logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Peralatan Masak Tradisional Indonesia Tungku / Hawu

Sampurasun ... Rampes ...

MANGYONO.com – Sekarang jaman sudah modern, semua peralatan rumah tangga juga sudah beralih semua dengan menggunakan sistem elektronik dan menggunakan listrik serta bekerja secara otomatis sesuai keinginan si penggunanya.

Seperti Peralatan Masak, banyak peralatan masak yang digunakan kini sudah menggunakan elektronik yang modern dan otomatis serba praktis tanpa harus ditongkrongin. Penggunaan peratan yang modern ini menyebabkan banyak orang yang meninggalkan peralatan masak tradisionalnya. Mungkin juga jaman sekarang sudah tidak banyak orang yang mengenal Peralatan Masak Tradisional bahkan generasi sekarang gak tau bentuk tungku dan cara kerjanya ... Hehehe.


Berikut ini beberapa jenis peralatan masak tradisional yang ada di Indonesia yang mungkin dapat mengingatkan kita atau istilahnya bernostalgia lah hehehe. Seperti Tungku Api atau Hawu, Dandang atau se’eng, Kukusan bambu atau Aseupan, Tampah atau Nyiru dan masih banyak lagi. Mungkin akan saya coba tulis satu persatu.

Tungku / Hawu adalah Peralatan Masak Tradisional Indonesia.
Tungku / Hawu adalah Peralatan Masak Tradisional Indonesia. Hawu saya ini terbuat dari semen tahan api ( Castable ). Foto jepretan admin

Tungku Api atau Hawu
Tungku Api atau di tempat saya daerah sunda tepatnya di Dusun Gardu, Desa Bendungan, Pagaden barat, Subang biasa menyebutnya dengan nama “ Hawu “ Ini adalah alat untuk memasak biasanya dibuat dari tanah liat, pasangan bata dengan perekat tanah, tumpukan batu bata atau pun dengan menggunakan semen Api atau istilah kerennya Castable. Dengan berbagai alasan, mereka lebih senang memasak dengan alat tersebut. Warga Daerah saya masih menggunakan alat masak yang tradisional dan hemat ini, dalam artian tidak usah mengeluarkan uang untuk mengisi Bahan Bakar Tungku karena kayu bakar masih mudah didapatkan.

Bahan bakar untuk memasak yang digunakan adalah kayu bakar. Di daerah saya Tungku / Hawu masih banyak juga yang menggunakan termasuk saya, mertua dan Nenek saya menggunakan Tungku / Hawu.

Bisa Hemat dengan Tungku Api. Memang betul kalau dilihat dari sisi kehematan, maka alat masak Tungku Api ini jauh dari hemat,.. tidak hemat lagi,... Tapi dapat dikatakan Tanpa Biaya untuk pengoperasiannya, karena tak susah keluarkan uang untuk kayu bakar ... yang demikian ini jauh terasa hemat bila dibanding dengan Kompor Minyak atau Kompor Gas yang harus mengeluarkan uang untuk membeli minyak tanah yang harganya selangit, dan atau Gas Elpiji yang jauh lebih mahal dan kadang sulit mendapatkan, padahal daerah saya ini hanya berjarak 10 Km ke Perusahaan Gas Alam Pertamina di daerah Cidahu, Pagaden Barat, Subang.
 Masak pakai Hawu / Tungku bisa hemat 99,9% ... hehehhe... Gak percaya, silahkan coba sendiri ...

Sisi Keamanan sepertinya Tak butuh KEAMANAN. Karena bahaya ledakan akibat kelalaian dalam masak lebih jarang terjadi,.. Berbeda dengan Kompor Minyak atau Kompor Gas yang akan meledak jika terjadi kebocoran. Tapi hati – hati juga sih kalau di sekitarnya ada yang mudah terbakar apinya bisa merembet.  

Sisi Kenikmatan,.. Banyak Orang bilang,.. "Hasil masakan dari Tungku / Hawu jauh lebih nikmat, lebih enek jika dibanding makanan yang masak dengan Kompor atau Listrik ... Gak percaya.... Silahkan buktikan sendiri.

Untuk alat tradisional Indonesia lainnya akan saya tulis pada lain waktu ya...

Silahkan baca juga Masak dengan kayu bakar

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

14 komentar

hehehe di rumah saya masih pake tungku hawu mang yono :p

Balas

emakku juga pake itu mang Yon...bener2 hemat kan ya pake tungku :)

Balas

sampe sekarang aja masih pakek itu sob...hehehe

Balas

kalau keluarga istri ditulung agung masih make tungku kayak gini cuma bedanya memanjang mang. tapi di surabaya kalau gak salah ada salah satu restoran tionghoa yang masih memasak pake tungku dengan kuali dari keramik. rasanya khas, enak, dan halal. lupa tempatnya. masalahnya pernah masuk juga pada luputan salah satu stasiun TV swasta. ok makasih infonya gan.

Balas

Hgahahah iya bener mba Dwi
Tungku lagi hhieiheihehieee

Balas

ahh yang bener neng?

Balas

jaman saya SD, ibu saya masih pake ini Mang.
setelah itu ganti minyak dan menyesuaikan keadaan sampai sekarang.
nah kalo saya senengnya pake tungku yang asepnya dingin, ada nggak?

Balas

jangan - jangan bohong ah :)

Balas

Tungku tanpa tertandingi :)

Balas

Masa ah... masih pakai tungku mas... Hari gini masih pakai tungku ... :)

Balas

Yang memanjang mungkin pakai batu bata merah yang disusun dan direkatkan dengan tanah ya Mas... Iya, masakan yang pakai tungku emang lain dari pada yang lain mas :)

Balas

Iya ya mas, sekarang sudah pada beralih pada yang lkebih moderen dan praktis..

Ada mas, yang asepnya dingin ... itu tuh yang suka ada di panggung - panggung hiburan atau pentas musik :)

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger