logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Cara Budidaya Jangkrik

Sampurasun ... Rampes.

MANGYONO.com –  Hari minggu pagi saya melihat tetangga yang sedang ternak jangkrik. Yah, ternak jangkrik merupakan suatu usaha yang cukup menjanjikan

Usaha ternak jangkrik adalah sebuah peluang usaha yang pada beberapa tahun lalu sempat booming ini sempat redup, tetapi sekarang mulai timbul kembali.

Usaha ternak jangkrik bagus untuk dikembangkan mengingat dengan sering dan banyaknya pecinta burubg, serta banyak yang mengadakan lomba burung, karena jangkrik juga merupakan pakan burung itu. 

Harga jual dari jangkrik dihargai mulai dari Rp. 50 ribu sampai dengan Rp. 60 ribu per kilo gram nya bahkan bisa lebih dari harga itu. Coba sobat bayangkan kalau kita bisa memproduksi 100 Kg Jangkrik , bisa dihitung berapa hasilnya, Ruarbiasa  ya?. Kata tetangga saya, usaha budidaya jangkrik itu minim resikonya.

Cara Budidaya Jangkrik
Cara Budidaya Jangkrik

Karena jangkrik biasa melakukan kegiatan diwaktu malam hari, maka kandang jangkrik jangan diletakkan dibawah sinar matahari, jadi letakkan ditempat yang teduh.

FOTO :  Jangkrik di kotak
FOTO :  Jangkrik di kotak

Dinding atas kandang bagian dalam sebaiknya dilapisi lakban keliling agar jangkrik tidak merayap naik sampai keluar kandang. Disalah satu sisi dinding kandang dibuat lubang yang ditutup kasa untuk memberikan sirkulasi udara yang baik dan untuk menjaga kelembapan kandang. Untuk ukuran kotak pemeliharaan jangkrik, tidak ada ukuran yang baku. Yang penting sesuai dengan kebutuhan untuk jumlah populasi jangkrik tiap kandang.

Dinding atas kandang bagian dalam sebaiknya dilapisi lakban keliling agar jangkrik tidak merayap naik sampai keluar kandang
FOTO :  Jangkrik di kotak, Dinding atas kandang bagian dalam dilapisi lakban keliling agar jangkrik tidak merayap naik sampai keluar kandang
Kotak (kandang) dapat dibuat dari kayu dengan rangka kaso, namun untuk mengirit biaya, maka dinding kandang dapat dibuat dari triplek. Untuk menghindari gangguan binatang seperti semut, tikus, cecak dan serangga lainnya, maka keempat kaki kandang dialasi mangkuk yang berisi air, minyak tanah atau juga vaseline (gemuk) yang dilumurkan ditiap kaki penyangga.

FOTO : Jangkrik sedang dikasih makan daun sigkong
 FOTO : Jangkrik sedang dikasih makan daun sigkong

Perawatan jangkrik yang sudah dikeluarkan dari kotak penetasan berumur 10 hari harus benar-benar diperhatikan dan dikontrol makanannya, karena pertumbuhannya sangat pesat. Sehingga kalau makanannya kurang, maka anakan jangkrik akan menjadi kanibal memakan anakan yang lemah. Selain itu perlu juga dikontrol kelembapan udara. Untuk mengurangi sifat kanibal dari jangkrik, maka makanan jangan sampai kurang. Makanan yang biasa diberikan antara lain ubi, singkong, sayuran dan dedaunan dengan pemberian secara bergantian setiap hari.



Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

5 komentar

Perlu dicoba nie...

Balas

silahkan di coba budidaya jangkriknya mas sink

Balas

keren budidaya jangkrik, sebenarnya mencari peluang usaha itu tidak terlalu sulit, cuma yang sulit adalah pelaksanaannya :)

Balas

Betul sekali, saya juga kalau banyak waktu senggang pengen sekali budidaya jangkrik sambil ngeblogg haha

Balas

makasih info nya mang,
saya akan coba ternak jangkrik. :)

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger