logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Cara ngurek / mancing belut di sawah yang benar

Sampurasun ... Rampes.

MANGYONO.com - Cara ngurek belut di sawah yang benar.

Sawah sudah 2 minggu ditanami bibit padi. akhirnya saya terlaksana juga mancing belut ( ngurek ),ini adalah kebiasaan saya waktu kecil... Sepulang sekolah SD sebelum masuk sekolah Madrasah saya sempatkan mancing belut di sekitar sekolah Madrasah... Maklum sekolahannya dekat sawah... Siwah... Sisi sawah ... hehehe. Baca juga Ngurek belut

Ngomong-ngomong sobat suka pada ngurek gak nih ?... Mungkin jarang kali yah yang suka hobi ngurek. Karena hobi ini kebanyakan diminati oleh orang-orang awam aja kayak saya. Coba kalo orang kota sawahnya aja jarang ada.

Cara ngurek / mancing belut di sawah yang benar
 Cara ngurek / mancing belut di sawah yang benar


Baca juga:  
Cara Menangkap Belut
Indahnya Mancing (ngurek ) belut di sawah 
Asyiknya Memancing Ikan Gabus di Sawah  
Memancing ikan Wader (Beunteur, Paray bahasa Sunda)

Ya Sudah biar dah gak ada yang suka ngurek juga... saya akan tetep nulis... Mau dibaca atau dijiplah terserah ... hehehe.

1. Pertama... Siapkan mata kail / pancingan yang pas.. gak terlalu besar dan gak terlalu kecil... Seperti pada Foto 1 dibawah ini...

Foto 1 : Mata kail / pancing belut yang pas
 Foto 1 : Mata kail / pancing belut yang pas

2. Buat pancing belutnya dengan kail dan tali dari rapia / tali plastik yang dirara dibuat tambang... Tujuan membuat tali yang dirara agar kaku dan mudah untuk memasukan ke lubang belut.... Seperti Foto 2 : Membuat tali urek dengan tali plastik yang dirara

Foto 2 : Membuat tali urek dengan tali plastik yang dirara
Foto 2 : Membuat tali urek dengan tali plastik yang dirara

3. Siapkan umpan dari bancet ... Yaitu anak kodok yang kecil... Carilah sawah yang ada lubang belutnya. Ciri-ciri lubang belut biasanya masuk kedalam gak kesamping, tapi ada lubang yang atasnya kelihatan miring tapi pas kedalamnya masuk kebawah. Seperti Foto 3 : Umpan kodok yang sudah terpasang pancing dimasukan ke lubang belut

Foto 3 : umpan kodok yang sudah terpasang pancing dimasukan ke lubang belut
Foto 3 : Mmpan kodok yang sudah terpasang pancing dimasukan ke lubang belut
 
4. Masukkan pancingannya atau ureknya kedalam lubang dengan cara di gere atau diputar kekiri dan kekanan dengan menggunakan jari telunjuk dan ibu jari. Seperti Foto 4 : Memasukan urek kedalam lubang belut dengan digere

Foto 4 : Memasukan urek kedalam lubang belut dengan digere
 Foto 4 : Memasukan urek kedalam lubang belut dengan digere
5. Jika si lubang mengeluarkan air maka itu artinya lubang itu ada belutnya dan sedang menghampiri umpan anda. Yang harus anda lakukan yaitu terus putar pancingan anda tapi agak perlahan. Jika umpan anda dimakan lepaskan saja pancingannya biarkan umpan anda ditarik. Seperti Foto 5 : Lepaskan urek bila umpan ditarik dari dalam lubang

Foto 5 : Lepaskan urek bila umpan ditarik dari dalam lubang
Foto 5 : Lepaskan urek bila umpan ditarik dari dalam lubang

6. Lihat tali yang sedang di tarik itu jika tarikannya agak kencang namun sebentar. Seperti mie yang di seruput kencang. Langsung tarik saja tali anda secara perlahan. Jika tarikan mengalami perlawanan atau sibelut menariknya. Anda harus menariknya lebih keras lagi hingga si belut keluar. Seperti Foto 6 :Menarik tali urek dan belut pun kelura .

Foto 6 :Menarik tali urek dan belut pun kelura .
Foto 6 :Menarik tali urek dan belut pun kelura .


Nah, kalau pengen lihat vidio cara mancing / ngurek belut disawah silahkan kunjungi Vidio cara ngurek / mancing belut di sawah..

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

2 komentar

Sampurasun..

Mancing belut, jadi ingat Boku kecil dulu mang,
tapi generasi sekarang sudah jarang yang mancing belut di sawah,
sukannya mancing belut secara instant, yaitu di pasar, hehehe..
Terima kasih tipsnya.

Balas

Sekarang pake setrum biasanya. Kalau malam2 di sawah sambil bawah alat setrum, kalau gk dapat belut ya kodok :)

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger