logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Tahap Perkembangan Kelinci Dari Lahir Hingga Dewasa

Tahap Perkembangan Kelinci Dari Lahir Hingga Dewasa

Memahami sifat reproduksi dan tahap kehidupan pada hewan kelinci bisa membantu membuat kelinci yang kita pelihara tetap sehat dan lincah.

Kelinci adalah hewan mamalia, artinya mulai berkembang sejak di dalam rahim induk mereka.

Tahap Perkembangan Kelinci Dari Lahir Hingga Dewasa
 Tahap Perkembangan Kelinci Dari Lahir Hingga Dewasa


Kehidupan kelinci dimulai dari sebuah telur dari induk betina yang dibuahi oleh sperma dari kelinci jantan yang disebut zigot.

Sel telur yang sudah dibuahi tersebut kemudian membelah menjadi blastokis (blastocyst).

Blastokis lantas berubah menjadi embrio dan terus berkembang sampai tiba masa kelahiran. Kelinci membutuhkan sekitar 31 hari mulai dari konsepsi (pembuahan) hingga melahirkan.

Bayi kelinci pada waktu lahir masih dalam keadaan telanjang tanpa bulu, buta, dan tuli. Bayi kelinci bergantung sepenuhnya pada induk mereka.



Bayi kelinci masih dalam keadaan telanjang tanpa bulu, buta, dan tuli saat lahir.
Bayi kelinci masih dalam keadaan telanjang tanpa bulu, 
buta, dan tuli saat lahir. 

 
Nah, Tak perlu khawatir jika induk kelinci terlihat jarang bersama dan menjauh bayinya. Karena induk kelinci tidak akan berbaring bersama bayi mereka seperti halnya anjing maupun kucing, karena kelinci tidak mau menarik perhatian pemangsanya ke sarang mereka... alias pemalu ... Hehehe... Kelinci akan merawat bayi dan menyusui bayi mereka satu atau dua kali dalam sehari.

Tugas kita adalah memeriksa bayi kelinci untuk melihat apakah mereka baik-baik saja dan periksa terjadinya distensi pada perut atau tidak.

Jika pada perut bayi kelinci terlihat distensi (menonjol keluar), hal ini menunjukkan induk kelinci tidak tepat dalam memberi makan bayi mereka.... Untuk selanjutnya yang harus merawat anak kelinci ya kita sendiri alias dipisahkan dari induknya.

Bayi kelinci disapih dari induk mereka pada usia tiga minggu. Sebelum disapih, bayi kelinci diberi makan dua kali sehari oleh induknya.

Induk kelinci memberi makan bayi kelinci dengan air susunya, dan saat bayi akan disapih, bayi kelinci akan diperkenalkan dengan rumput dan makanan lain.


Saat bayi akan disapih, bayi kelinci akan diperkenalkan dengan rumput dan makanan lain.
Saat bayi akan disapih, bayi kelinci akan diperkenalkan
 dengan rumput dan makanan lain.

 
Setelah disapih, bayi kelinci tidak akan diizinkan untuk minum air susu oleh induk mereka.

Bayi kelinci biasanya meninggalkan sarang induk mereka pada usia tujuh minggu. Pada saat ini mereka akan menemukan sarang dan menemukan wilayahnya sendiri.

Kelinci adalah hewan yang soliter, meskipun kelinci muda masih tetap bersama-sama untuk jangka waktu yang tidak lama. Setelah itu, kelinci akan menemukan sarang dan jalan hidup mereka sendiri.

Kelinci mencapai kematangan seksual pada usia tiga bulan. Pada masa ini, mereka akan siap untuk kawin dan beranak.



Masa kematangan seksual kelinci pada usia tiga bulan. Pada masa ini, mereka akan siap untuk kawin dan beranak.
Masa kematangan seksual kelinci pada usia tiga bulan. 
Pada masa ini, mereka akan siap untuk kawin dan beranak.

 
Selama proses kawin, kelinci jantan akan berkelahi satu sama lain untuk menentukan mana yang lebih tangguh atau dominan.

Setelah muncul kelinci jantan yang dominan, kelinci jantan tersebut akan menari dengan kelinci betina yang diakhiri dengan perkawinan dan reproduksi bayi kelinci yang baru.





Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger