logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Ngadulag Menjelang Puasa Tinggal Kenangan

Ngadulag Menjelang Puasa Tinggal Kenangan

Ketika saya masih anak-anak sekitar tahun 90-an salah satu tradisi menyambut Ramadhan yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak dan remaja adalah ngadulag. 

Ngadulag... Yaitu menabuh bedug secara terus menerus disertai kohkol (kentungan) dengan nada yang diatur sendiri. Bunyi dulag pertama kali didendangkan selepas shalat shubuh sehari menjelang puasa Ramadhan yang biasa disebut sebagai dulag kuramas yaitu menabuh bedug untuk memberikan tanda berkeramas karena esoknya mulai berpuasa.

Ngadulag Menjelang Puasa Tinggal Kenangan


Dulag berfungsi sebagai alat komunikasi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat sunda jaman dulu. Dulag adalah tanda atau isyarat bagi masyarakat selama bulan Ramadhan. Bunyi yang dihasilkan dulag selama bulan Ramadhan menandai aktivitas yang akan atau telah dilakukan masyarakat sunda. Tidak salah juga apabila ada yang berpendapat ngadulag sebagai seni sebab keterampilan ngadulag dan bunyi yang dihasilkan dulag di berbagai daerah di Jawa Barat dan Banten memiliki kekhasannya masing-masing. 

Namun..... Seiring berkembangnya alat komunikasi, dulag sebagai alat komunikasi massa di bulan Ramadhan bagi urang Sunda, fungsinya semakin berkurang. Fungsi dulag perlahan-lahan digantikan oleh pengeras suara yang mulai beredar di mesjid-mesjid. Hadirnya siaran televisi di waktu sahur semakin meminggirkan acara ngadulag di mesjid. Sebagian warga masyarakat lebih senang menonton televisi sambil menyantap makan sahur atau menunggu waktu berbuka puasa di depan televisi. Informasi waktu imsak, shalat, buka puasa tidak hanya didapat dengan mudah di depan televisi tetapi juga di telepon genggam yang sudah tersebar ke desa-desa. Kini cerita ngadulag sepanjang bulan Ramadhan mulai ditinggalkan, mungkin akan jadi kenangan, mungkin hanya akan ditemukan di sebagian pelosok desa. 

Ngadulag sekarang bukan lagi sesuatu yang sangat penting di bulan Ramadhan. Ngadulag sudah dianggap sebagai aktivitas seni yang hanya ditampilkan di tempat-tempat tertentu dan pada acara-acara tertentu. Ngadulag sudah tergilas oleh jaman. Sama dengan tradisi menyambut bulan Ramadhan lainnya seperti membuat meriam - meriaman dari bambu betung, dan mandi keramas bareng-bareng di sungai.


Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger