--> Skip to main content

Vidio : Cara memelihara dan memisahkan anak ayam dari Induknya

Sampurasun ...


Cara memelihara dan memisahkan anak ayam dari Induknya


MANGYONO.com - Dengan memisahkan anak ayam kampung dari induknya akan mendapat hasil yang lebih cepat. Karena induk ayam tidak harus mengasuh sampai berbulan-bulan. Jadinya sang induk ayam akan segera kawin dan bertelur kembali dan tentunya akan segera menetas kembali.

 Setelah anak ayam menetas, biarkan induknya mengasuh dan mengerami sampai berumur 4 – 6 hari atau induk ayam mengajak keluar dari kandang , karena masa-masa ini anak ayam sangat rentan mati.



Cara memelihara dan memisahkan anak ayam dari Induknya
Cara memelihara dan memisahkan anak ayam dari Induknya

 

Pisahkan anak ayam dari induknya. Ambil anak ayam satu persatu dan masukkan ke dalam kandang secara hati-hati agar tidak terjadi cidera pada kaki anak ayam

Pembuatan Kandang anak ayam terbuat dari ram kawat / kawat ayam atau bambu yang dibelah. Untuk ­+ 30 ekor anak ayam buatlah kandang ukuran +  1 m2.

Kandang anak ayam ini diletakan di emperan lumbung padi. Kandang selalu dalam keadaan kering dan bersih serta udara lancar keluar masuk.

Sebagai penghangat tubuh pada malam hari agar anak ayam tidak mati kedinginan, karena pada usia masih dini kira-kira 0 - 2 minggu adalah usia paling kritis anak ayam kampung, karena belum memiliki bulu lengkap untuk melindungi dan menghangatkan tubuh dari pengaruh cuaca lingkungan. Untuk itu sebaiknya disediakan penghangat berupa lampu 10 – 60W didalam kandang. Dengan adanya lampu tersebut, anak ayam akan mencari sendiri tempat yang paling nyaman dan hangat sesuai kebutuhan.


Berikan minuman ber-vitamin
Anak ayam kampung sebaiknya diberi vitamin misalnya vitachick yang dicampurkan kedalam air minum. Minuman harus selalu tersedia di kandang anak ayam dalam wadah khusus.  Pada 3 hari pertama wadah air cukup taruh di lantai agar mudah dijangkau oleh anakan. Setelah 3 hari dan anak ayam sanggup berdiri tegak maka wadah bisa dinaikkan sedikit.

Berikan pakan pur 100%

Pemberian pakan ayam anakan harus murni pur kering 100%.  Pakan campuran dedak atau nasi sekilas tampak anakan kenyang, tembolok besar/penuh, tapi faktanya badan akan lambat tumbuhnya dan ini malah merugi. Lebih baik makan sedikit dengan pur 100% daripada makan kenyang dengan pur campuran.  Pakan harus kering.  Pakan basah bisa menyebabkan anakan gampang kena pilek (karena hidung basah) dan menyebabkan kandang jadi lembab sehingga mengundang penyakit.


Untuk lebih jelasnya silahkan tonton vidio Cara memelihara dan memisahkan anak ayam dari Induknya DI SINI


...

...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Comments
0 Comments