logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Cara mengatasi Keong Emas dengan saluran air.

Sampurasun ...

Cara mengatasi Keong Emas dengan saluran air.

MANGYONO.com - Persoalan hama keong emas kerap menjadi suatu momok yang menakutkan yang dihadapi oleh petani, khususnya yang ada di Pagaden Barat, Subang.  Akan tetapi, permasalahan itu dapat diatasi apabila petani mengunakan kiat kiat jitu. Kiat – kiat tersebut tidak perlu merogoh kocek para petani namun cukup dengan pengetahuan dan keuletan  si petani sendiri.

Keong emas bukan sebagai suatu masalah. Yaitu dengan pembuatan saluran air yang dibuat membelah sawah menjadi tiga atau empat bagian untuk pembuatan saluran air. Lahan sawah kadangkala harus bisa dikeringkan. Oleh karena itu, dibutuhkan saluran air sebagai sarana untuk membuang air yang ada di dalam sawah. Melalui saluran pembuang, pencegahan hama itu bisa dilakukan secara maksimal, karena petani bisa membuang air dalam areal sawah dengan cepat ketika air tersebut tak dibutuhkan. Ladang sawah yang kering membuat hama tak bisa memakan padi dan keong juga mudah untuk diberantas. Keong emas bisa dikendalikan dengan mengeringkan sawah, karena keong emas tidak bisa berjalan di areal sawah yang kering.

Cara mengatasi Keong Emas dengan saluran air.
Cara mengatasi Keong Emas dengan saluran air. 
Foto tanaman padi NAZWA MANGYONO.com 
disawah Cibandung / Sawah Rawa, Des. Bendungan, 
Pagaden Barat, Subang, Jabar

Padi yang berumur dari 1-20 hari sangat rentan terkena serangan keong emas. Keong emas kurang menyukai padi yang berumur di atas waktu tersebut karena tekstur tumbuahannya mulai mengeras. Dengan begitu, keong emas akan kembali memakan rumput yang secara tidak langsung membantu petani untuk mengontrol rumput di sawah.

Racun hama tak lagi dibutuhkan. Racunpun berbahaya bagi petani, karena menjadikan kuku kaki membusuk akibat karena air sawah yang telah ditebari racun. Di samping itu, cangkang-cangkang keong emas yang sudah mati bisa membahayakan kaki petani ketika bersawah. Cangkang keong bisa membuat telapak kaki terluka apabila menginjaknya. Rumah keong emas itu akan masuk ke tanah setelah mati. Lalu telapak kaki petani bisa tertusuk ketika menginjak benda itu.

Saluran air bisa dibuat sederhana yang membelah area penanaman padi. Namun, apabila ada persawahan yang tak memiliki irigasi dengan terpaksa harus memunguti keong mas atau apabila banyak keong masnya harus menggunakan racun ... Hehehe

Tapi pembuatan saluran air di persawahan kadangkala tidak berjalan karena petani menginginkan waktu singkat untuk bercocok tanam. Petani maunya praktis, walaupun kadang-kadang tahu dengan resiko yan akan ditanggung. Tapi gak usah bingung setelah padi ditanam pun kita bisa membuat saluran air pada legowo atau mencabut satu baris dan memindahkan tanaman padi.

Lihat vidio Cara mengatasi Keong Emas dengan saluran air DI SINI atau dibawah ini

...

...

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger