Skip to main content

Ngurek belut

Ngurek belut atau mancing belut di sawah

Assalamu'alaikum..... Sampurasun.... Rampes..  Blog Mang Yono kali ini saya mau pergi liburan atau berlibur yang menghemat biaya sambil hiburan yaitu memancing belut.  

Memancing Belut atau lebih tenarnya Ngurek belut adalah suatu kegiatan menangkap belut secara tradisiaonal yang sangat mengasikkan.Untuk memancing Belut yang kita butuhkan adalah kail belut dan kenur atau senar yang agak kaku (senar Leader) kira-kira 3meter yang tujuanya adalah agar saat memasukkan ke dalam lobang lebih mudah.

Cara Merakitnya
  • potong tali tersebut menjadi 2 bagian
  • Ikatkan ketiga kenur tersebut ke kail ( seperti ikatan kail ikan )
  • Pilinlah kedua kenur tsb hingga menjadi satu kesatuan yg lebih kuat ( dirara )
Umpan memancing belut yang paling sering digunakan adalah cacing tanah, katak atau keong yang sudah di ambil dagingnya.
 
Ngurek belut atau mancing belut di sawah


Nah kira-kira hanya itu alat yang dibutuhkan untuk memancing belut, dan sekarang siap untuk strike belut, karena belut hidupnya dilumpur maka yang kita cari adalah sawah, Bagi anda yang merasa jijik untuk turun kesawah sebenarnya ngga perlu nyebur dan cukup di pematang sawah, 

Nah disinilah lokasi yang kita cari untuk memulai berburu belut, mula-mula kita harus mencari lubangnya, kita bisa mencarinya dipinggiran sawah atau pematang sawah yang ada airnya sedikit dan sebagian lumpurnya kelihatan.


Cara Memancing
• Dari lubang yang telah ditemukan, masukan mata kail yang sudah diberi umpan katak/cacing tanah tersebut. Masukkan secara pelan dan perlahan.

• Setelah kail masuk kedalam lubang lalu putar-putar senar pancingnya secara pelan-pelan  tujuannya agar masuk kedalam lubang secara sempurna. (dikit demi sedkit rasakan kenikmatan, biarkan agak dalam masuknya)

• Naik turunkan senar pancingnya untuk memancing belut keluar. naik dan turunkan senar tersebut.

• Perhatikan tanda-tanda bahwa belut sudah bereaksi dengan kehadiran umpan tersebut. Biasanya ditandai dengan keluarnya kotoran lumpur bercampur air. Itu tanda-tanda si belut sudah akan menyambar si umpan.

• Ketika umpan disambar tentunya senar pancing akan menjadi tegang. Biarkan umpan kita dibawa kedalam lubang sambil ditahan senarnya.

• Setelah dirasa cukup segera tarik senar secara perlahan, jangan ditarik dengan kuat.  pelan-pelan nikmati perlawanan belutnya. Bagian ini adalah bagian yang paling asyik dan menegangkan buat si pemancing.

• Setelah kepala belut keliatan dipermukaan bisa anda tarik senar pancing anda dan bantinglah si belut ke pematang sawah tujuannya agar  si belut pingsan supaya bisa kita mudah ambilnya.
 

• Untuk yang sudah master, dapat dipakai cara seperti ini. Jika belut sudah keluar  dari lubang dan terlihat kepalanya segera jepit kepalanya dengan menggunakan jempol dan telunjuk. Setelah itu tarik belutnya.

Selamat mencoba Ngurek belut atau mancing belut di sawah semoga berhasil,....!!



Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar