Cara perkembangbiakan generatif dan penyerbukan pada tumbuhan

Sampurasun ... Rampes.

MANGYONO.COM Pada tumbuhan terdapat dua cara perkembangbiakan, yaitu vegetatif (perkembangbiakan tak kawin) dan generatif (perkembangbiakan kawin). 

Pada artikel kali ini saya akan membahas perkembangbiakan generatif pada tumbuhan, ini seperti pada pelajaran Biologi SD ya hehehe, ya sudah, untuk mengenang kemasa lalu aja ya. 

 Cara perkembangbiakan generatif dan penyerbukan pada tumbuhan

Perkembangbiakan generatif yaitu proses memperbanyak keturunan yang dilakukan dengan menggunakan sel-sel kelamin, yaitu sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan melalui proses penyerbukan dan pembuahan atau proses perkawinan. Disini saya ambil contoh proses Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan Jeruk Bali. Alat kelamin tumbuhan pada umumnya terletak pada bagian bunga. Bunga yang lengkap memiliki bagian-bagian sebagai berikut:
Perkembangbiakan generatif
Perkembangbiakan generatif pada pohon jeruk bali

Perhiasan bunga.  
Yang termasuk perhiasan bunga yaitu kelopak bunga dan mahkota bunga. Perhiasan bunga berfungsi untuk menarik perhatian serangga dalam membantu proses penyerbukan.

Alat kelamin jantan. 
Alat kelamin jantan bagi tumbuhan adalah benang sari. Benang sari terdiri dari tangkai sari dan kepala sari. Di dalam kepala sari terdapat butir-butir serbuk sari.
Alat kelamin jantan dan Alat kelamin betina pada bunga Jeruk bali.
 Alat kelamin jantan dan Alat kelamin betina pada bunga Jeruk bali.

Alat kelamin betina. 
Alat kelamin betina untuk tumbuhan adalah putik. Putik terdiri dari kepala putik, bakal buah, dan tangkai putik. Di dalam bakal buah terdapat bakal biji. Di dalam bakal biji terdapat kandung lembaga atau sel telur.

Penyerbukan bakal buah akan terjadi bila serbuk sari jatuh di kepala putik. Penyerbukan bunga bisa terjadi karena hembusan angin, air, serangga, maupun dengan bantuan manusia si penanamnya. 
Kumbang sedang membantu proses penyerbukan bunga Jeruk bali

Adapun hewan yang membantu proses penyerbukan bunga yaitu burung pipit, kupu-kupu, lebah, Kumbang, kelelawar dan masih banyak lagi. Ada juga tumbuhan memerlukan bantuan manusia agar bisa terjadi pembuahan, misalnya tanaman salak ataupun pada tanaman vanili. Sebuah tanaman salak hanya memiliki salah satu jenis kelamin, yaitu jantan atau betina. Oleh karena itu petani salak mengawinkan salak agar bisa berbuah. Kalau pada bunga Pohon Naga berarti masih bisa termasuk bunga yang lengkap, cuman karena waktu mekarnya dimalam hari, kemungkinan serbuk sari jatuh di kepala putik untuk maksimalnya dilakukan oleh manusia.

Selanjutnya buluh serbuk sari akan menghasilkan buah muda
Selanjutnya buluh serbuk sari akan menghasilkan buah muda

Selanjutnya serbuk sari akan tumbuh menjadi buluh serbuk sari yang di dalamnya terbentuk sel kelamin jantan, begitulah kira - kira. Buluh serbuk sari akan melalui tangkai putik menuju ke bakal biji. Bila sel kelamin jantan dapat bersatu dengan sel telur di dalam bakal biji, maka akan terjadi pembuahan. Setelah terjadi pembuahan, tanaman pada umumnya akan menghasilkan buah muda hingga berkembang menjadi buah matang dan siap dipanen.
Selanjutnya buah muda akan menjadi buah matang dan siap dipanen.
Selanjutnya buah muda akan menjadi buah matang dan siap dipanen.

Mudah-mudahan tulisan saya seputar cara perkembangbiakan generatif pada tumbuhan dan proses penyerbukan tanaman ini bisa menambah wawasan sob dat saya dan menambah pengalaman ilmu Biologi.

Untuk tulisan perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif akan saya coba bahas pada artikel selanjutnya.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar