Skip to main content

Di PT. Vico Indonesia, Muara Badak, Kalimantan Timur

Sampurasun... Rampes . 

MANGYONO.com - Di PT. Vico Indonesia, Muara Badak, Kalimantan Timur

Beberapa hari ini saya gak bisa lagi Posting tulisan di blogg ini, tapi ini coba - coba saja posting, sekalian kirim email ke tempat saya bekerja di Jakarta sinyal internet gak stabil .

Satu minggu ini.... Saya ikut kerja di PT. VICO Indonesia, di Muara Badak, Samarinda, Kalimantan Timur. Tepatnya di Satellite 4 ... 

 FOTO : Admin di PT. VICO Indonesia.. Satelit 4... Keren ya... hihi..
 FOTO : Admin di PT. VICO Indonesia.. Satelit 4... Keren ya... hihi..


Sekilas tentang PT. VICO ...
VICO atau Virginia Indonesia Company, LLC adalah salah satu perusahaan pengeboran minyak dan gas bumi

Berdiri dengan nama awal HUFFCO Indonesia atau Huffington Company Indonesia yang didirikan oleh pengusaha minyak asal Texas, Roy Huffington dan pengusaha asal Virginia, General Arch Sproul.

Dengan menggandeng perusahaan Ultramar Indonesia Limited, Union Texas East Kalimantan Limited dan Universe Tankships, Inc., pada bulan Februari 1972 HUFFCO menemukan daerah Badak, sebagai salah satu cadangan minyak dan gas terbesar di Kalimantan-Timur.

Pertamina, dengan dukungan dari HUFFCO, menandatangani 20-tahun kontrak penjualan LNG pada bulan Desember 1973 dengan lima perusahaan energi Jepang dan sebuah perusahaan baja Jepang dan mendirikan perusahaan kilang gas di Bontang.

Pengiriman LNG pertama yang diproduksi dari Badak dikirimkan ke Jepang pada bulan Agustus, 1977 hanya 5,5 tahun setelah penemuan gas dan merupakan rekor dunia saat itu.

VICO mengoperasikan 7 lapangan produksi minyak dan gas bumi di daratan (onshore) Kalimantan Timur, Indonesia, dekat dengan Delta Mahakam. 

Lapangan-lapangan itu adalah :
  • Badak
  • Nilam
  • Pamaguan
  • Semberah
  • Mutiara
  • Beras
  • Lempake. 

Produksi minyak dan gas bumi yang dihasilkan lapangan-lapangan tersebut diproses di empat stasiun produksi. Stasiun produksi pertama yang dibangun adalah Badak (1972), diikuti Nilam (1982), Mutiara (1990) dan Semberah (1991).

Gas yang dihasilkan dari stasiun produksi disalurkan ke PT Badak NGL, sebuah pabrik penghasil LNG (Liquid Natural Gas) dan LPG (Liquid Petroleum Gas) di Bontang, dan pabrik pupuk serta pabrik metanol di Kawasan Industri Kalimantan Timur, melalui jaringan pipa. LNG tersebut kemudian dijual ke konsumen di Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan. Sedangkan minyak dan kondensat (liquid/cairan) yang dihasilkannya disalurkan melalui pipa ke terminal yang dioperasikan Chevron Indonesia di Tanjung Santan untuk dikapalkan ke pembeli.

Nah itulah sekilas tentang VICO... Kalau admin sih bukan karyawan VICO... tapi cuma pekerja proyek .... hehehe...


FOTO : Admin ( paling kiri ) kuli dulu di PT. Vico Indonesia
FOTO : Admin ( paling kiri ) kuli dulu di PT. Vico Indonesia, Muara Badak, Kalimantan Timur

Baca juga : Asiik ... Mang naik pesawat gratis ke Kalimantan Timur
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar