Skip to main content

Segarnya Buah Peletosan / Ciplukan Rambat / Letupan

Sampurasun ...

Segarnya Buah Peletosan / Ciplukan Rambat / Letupan

MANGYONO.com - Masa kecil saya terbilang cukup indah walau cuma seorang penggembala sapi. Lingkungan saya pada saat itu masih hija, aliran sungai masih jernih, begitu juga dengan pinggiran sungai masih hijau dan ditumbuhi semak yang buahnya bisa dimakan.

Di pinggir sungai terdapat tanaman liar merambat, buahnya kecil warna oranye jika sudah masak. Buah itu sering disebut ciplukan rambat, ada juga yang menyebutnya Peletosan rasanya manis sedikit asam daging buahnya mirip seperti markisa.... Buah ini makanan burung dan makanan ular.. tapi saya dan teman makan juga ... Hehehe.

Segarnya Buah Peletosan / Ciplukan Rambat / Letupan
 Segarnya Buah Peletosan / Ciplukan Rambat / Letupan

 


Saya rasa anak yang lahir di era sekarang gak mengenal buah ini. Dulu, buah ini gampang saya temui pada semak-semak di lahan kosong ataupun di pagar rumah, pinggir sungai. Gak jelas kenapa dinamai Peletosan ketika isi dalamnya lebih mirip markisa. Saat muda warnanya hijau dan akan berubah kuning/oranye saat tua. Rasa buahnya manis.... Seger.. Yang kaya dengan vitamin C. Pucuk dan bunganya boleh kukus atau direbus dan dijadikan lalapan. Rasanya enak dicocol sambel kacang. Selain itu, pucuknya juga enak disayur.

Ternyata Peletosan ini juga mempunyai khasiat yangbisa menyembuhkan gatal-gatal kulit, luka dan batuk.

i. Untuk mengobati gatal-gatal kulit
Batang pohon peletosan, akarnya dibersihkan lalu direbus sehingga mendidih. Setelah suam - suam kuku, airnya digunakan sebagai air basuhan yang gatal. 

ii. Untuk mengobati batuk
Caranya sama dengan mengobati gatal - gatal... Cuma air rebusannya diminum setelah suam - suam. 

iii. Untuk mengobati luka
Ambil beberapa helai daun peletos, lalu dilumatkan, setelah itu dipopokan pada bahagian yang luka.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar