Skip to main content

Gombyang Hulu Utik Bi Endar

Sampurasun ...

Gombyang Hulu Utik Bi Endar

MANGYONO.com - Kepala ikan yang biasanya terbuang, ternyata sangat nikmat untuk dikonsumsi. Di Kampung Saya, Gardu, Bendungan, Pagaden Barat, Subang, Jawa Barat, kepala ikan utik ( ikan ini mirip dengan ikan hiu, tapi jangan - jangan ini ikan putri duyung ... Hehehe) diolah dengan racikan rempah-rempah, menjadi menu kuliner sejenis gule kepala ikan. rasanya siap diadu dengan kuliner di daerah lain.

Gombyang Hulu Utik Bi Endar
 Gombyang Hulu Utik Bi Endar


Kepala ikan yang biasanya menjadi bagian yang tidak pernah disentuh, ternyata sangat nikmat untuk disantap dan dijadikan menu kuliner khas. Namun, tidak semua kepala ikan bisa dibuat masakan ini. Hanya ikan-ikan tertentu saja, seperti kepala utik dan ikan manyung.

Di kampung saya ada penjual masakan kepala ikan ini yang diolah menjadi sajian kuliner dengan sebutan gombyang. Tidak jauh beda dengan asam pade di Palembang atau olahan ikan lain di nusantara.

Gombyang diracik dengan menggunakan rempah-rempah seperti kunyit, jahe, lengkuas, kemiri, bawang merah dan bawang putih serta sejumlah bumbu rahasia. Sebagai penghilang bau amis, digunakan belimbing wuluh, sehingga rasanya menjadi asam dan pedas.

Harga kuliner tradisional ini sangat terjangkau. Kuliner ini banyak diminati masyarakat di kampung saya, terutama anak saya yang sulung.

Penjual pindang gombyang "Bi Endar" mengaku, untuk mendapatkan masakan gombyang yang menggugah selera, harus memilih kepala ikan yang segar.


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar