Tugu Tani Menteng, Jakarta Pusat

Seputar Jakarta.

Tugu Tani Menteng, Jakarta Pusat

MANGYONO.com - Tugu Tani di Menteng, Jakarta Pusat. Lokasinya diapit oleh tiga jalan: Jl Menteng Raya, Jl Prapatan dan Jl Arief Rachman Hakim. Frasa 'Tugu Tani' muncul lantaran tugu ini menggambarkan sepasang petani.

Patung pria digambarkan sebagai seorang petani lengkap dengan caping di kepalanya, menyandang bedil dan patung wanita yang sedang memberikan bekal makanan kepada sang pria. Dikutip dari Ensiklopedia Jakarta, patung ini dibuat oleh pematung terkenal Rusia bernama MatvManizer dan Otto Manizer.


Tugu Tani Menteng, Jakarta Pusat
Tugu Tani Menteng, Jakarta Pusat




Dilansir dari berbagai sumber, patung ini menjadi sumbangan Uni Soviet kepada Indonesia sebagai dua negara yang bersahabat kala itu. Selain sebagai hadiah, patung ini juga sebagai manifestasi dari persahabatan kedua Negara. Patung dikirim ke Indonesia (Jakarta) menggunakan kapal laut. 

Uni Soviet banyak membantu pembangunan di Indonesia, misalnya Stadion Gelora Bung Karno di Senayan, yang pada masa Orde Baru namanya diubah menjadi Stadion Utama Senayan. 

Meski yang digambarkan di patung itu adalah sosok petani, namun rupanya maksud dari tujuan awal pembuatan patung itu adalah untuk menggambarkan sosok pahlawan. Ide awal pembuatannya berasal dari Presiden Soekarno yang ingin membuat patung mengenai perjuangan bangsa Indonesia. 

Tema idenya bercerita tentang seorang ibu yang melepas anaknya yang mau pergi perang. Itu simbol petani, itu simbol rakyat yang mendukung perjuangan militer membebaskan Irian Barat dari penjajahan Belanda. Diresmikan Presiden Soekarno tahun 1963, dengan menempelkan plakat pada vootstuk-nya berbunyi ", 'Hanja Bangsa Jang Menghargai Pahlawan-Pahlawannja Dapat Mendjadi Bangsa Jang Besar'.



Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar