logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Apakah Boleh Atau Tidak Boleh Gadai

Sampurasun .... Rampess...

Blog Mang Yono. Dalam Postingan kali ini saya selaku Admin Blog Mang Yono tidak akan berbagi Tips atau Cara, tetapi Blog Mang Yono mau berbagi tentang kebingungan yang dialami saya tentang Gadai, Apakah Boleh Atau Tidak Boleh Gadai Sawah menurut Islam.

Tentu kita telah mengetahui tentang muamalah yang disebut gadai. Gadai adalah penjaminan hutang dengan suatu barang. Bahkan Pemerintah pun membuat lembaga Perum Pegadaian untuk membantu masyarakat yang ingin meminjam uang dengan cara menggadai kan barang.

Apakah Boleh Atau Tidak Boleh Gadai Sawah menurut Islam

Allah SWT berfirman:
 “Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu’amalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang jaminan yang dipegang.” (QS al-Baqarah: 283).


Baca : Karena susah air di Blok Tegalsungsang akhirnya saya menanam palawija

 
Adapun pemanfaatan barang gadaian sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Penggadai memungkinkan merawat barang gadaian, seperti mengairi tanaman, menanam tanaman karena itu bermanfaat bagi barang gadaian tetapi pihak penggadai tidak boleh menjualnya.

Cerita tentang gadai Sawah yang dialami saya,  Ada tetangga saya yang memiliki sawah membutuhkan pinjaman uang. Kemudian dia  meminjam kepada saya hutang berupa uang dengan akad gadai. Adapun sebagai barang jaminan adalah sawah yang dia punyai. Kemudian tanah atau sawah tersebut berpindah tangan dengan diserahkan kepada saya .

Sawah yang menjadi jaminan tersebut berada dalam penguasaan saya sampai pelunasan hutang. Selama berada ditangan saya, hak penggarapan dan penanaman sawah berada ditangan saya mau di tanam tanaman padi , jagung atau palawija lainnya itu menjadi urusan saya, bahkan hasilnya mau untung atau rugi itu juga menjadi urusan saya...Tapi mudah – mudahan untung ya... hehehe.
Gadai Sawah menurut Islam

Hasil panen yang melimpah dari sawah pun menjadi hak saya. Terkadang sawah yang di jaminkan ke saya itu sampai sekarang belum sempat di tebus / hutang belum terlunasi bahkan sudah bertahun-tahun bahkan hasil keuntungan menggarap sawah itu sudah lebih besar dari nilai hutang yang dipinjamkan tapi ada juga ding yang baru setahun sawahnya sudah di tebus atau hutangnya sudah di lunasi, nah sesuai kebiasaan gadai sawah di tempat saya, batas minimal penebusan / atau pembayaran hutang yaitu sampai tanaman tersebut bisa di panen, tapi untuk batasan maksimalnya tak terbatas mau setahun, dua tahun bahkan berpuluh – puluh tahun.

Dari Cerita dan kejadian gadai sawah yang dialami saya di atas diketahui praktek gadai sawah dimana terdapat unsur keuntungan dari peminjaman hutang. Dan saya masih bingung Apakah Boleh Atau Tidak Boleh Gadai Sawah menurut Islam.  Padahal setiap pinjaman yang menghasilkan keuntungan maka itu adalah riba. Bukankah akad hutang piutang dalam islam adalah dalam rangka tolong menolong bukan mencari keuntungan. Ditunggu masukannya di kotak komentar sob ...

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

54 komentar

duh kalo saya kurang mengerti hal2 seperti ini mang.. mungkin kalo yang di gadein bukan sawahnya orang masih sah2 saja mang hohoho

Balas

Gadai menggadaikan dalam Agama Islam Hallal-Hallal saja Mang
Selama yang di Gadaikanya Milik Pribadi bukan milik orang lain
Asalkan Menggadaikan jangan merugikan sebelah pihak.

Balas

Betul sekali deh kata Mas Andes Mang

Balas

Dalam hal gadai dalam pandangan Islam memang tidak di larang kang, namun pasti ada aturan mainnya menurut agama Islam, dan mengenai gadai lahan produktif yang menghasilkan mungkin ada hitungan yang lmengatur di dalamnya. Apalagi hasilnya sudah melebihi batas dari hasil yang dipinjamkan. Kalau saya tidak tau rumusan persisnya menurut hukum agama Islam, namun bila analisa saya pribadi tidak ada salahnya bila kita mau bersikap bijak Kang. Misalnya keunungan dari pengolahan lahan tersebut dapat di bagi rata, sehingga mempermudah si pemilik lahan juga mengembalikan dana yang dia pinjam. Toh juga kita dapat membantu kesulitannya, dan hal ini akan kembali kepada diri kita sendiri sih. Itu saja.


Salam,

Balas

Saya rasa sih lebih baik menanyakan kepada akhli hukum agama. Karena ini akan berdampak kepada hukum Tuhan. Apalagi masalah tanah. jangan samapai kena rashasia Illahi. he,, he,, he,,,,

Balas

Saya setuju sama mas indra hehehe :D

Balas

ga paham, izin saya nyimak aja

Balas

saya juga setuju dengan komentar - komentar diatas yo.

Balas

Yang saya tau juga itu bukan hal yang dilarang mang selama itu milik sendiri yang pasti aja jangan milik orang digadein lalu yang punya harus nebus itu sih pengen di lempar panci

Balas

hemmm aku gak terlalu mengerti gan, disamping itu juga gak punya sawah :(

Balas

Saya tidak tahu pasti hukumnya gadai sawah, lagian saya juga gak punya sawah jadi gak pernah gadai sawah, ntar deh kalau sudah punya sawahn di Jogja, tak gadaian sawahnya ke mang Yono, jadi mang Yono bisa sering2 ke Jogja untuk ngurusin sawah saya .. hehehe

Balas

oke deh saya juga setuju dengan komentar - komentar di atas...

Balas

menyimak saja, menunggu yang berkompeten urun rembug

Balas

saya menyimak aja kang nggak berani menjawab karena tidak paham tentang masalah ini

Balas

wah saya juga kurang paham mengenai ini mang yono.. tapi kalau di daerah persawahan memang gadai-mengadai sawah itu sudah biasa mang... kalau kata orang yang menggadai sih itung-itung menolong orang yang meng gadai begitu mang...? hehehehe

Balas

wah sama kayak ane di rumah tu!!!!!!!!!

Balas

waduh saya nyimak aja sob
sekalian berkunjung dan klik apa yang bisa di klik

Balas

Maaf mang, saya hanya mau beri masukan dari artikel yg saya baca di : http://abusalman1430.wordpress.com/2010/02/13/hukum-gadai-dalam-islam/
Nah pada bagian ini : APABILA PEMILIK BARANG GADAI RUSAK / HILANG DI TANGAN PEMEGANG BARANG
point ke 2 nya menyebutkan : Dan didasari pula karena barang yang ada di tangan pemegang adalah amanah, maka barang tersebut tidak boleh dimanfaatkan kecuali dengan seizin pemiliknya yang sah; sedangkan orang yang diberi amanah tidak menanggung kerusakan kecuali jika ada unsur kesengajaan.
Mungkin itu aja mang.. selebihnya bisa dibaca disana mang :)

Balas

iya juga ya kang kalau barang hasil colongan mah tetep haram meskipun diizinkan oleh si gadai

Balas

iya mas selagi yang punya barang mengizinkannya untuk di garap kan itu bukan termasuk rentenir ya ... terimakasih mas masukannya

Balas

non pasti gak punya sawah ya? hehehe.. kalau ladang timah punya ya ehhehe

Balas

iya Mbak Jenx kalau milik orang lain di gadai juga, jangan cuma di lempar panci tapi dilempar golok sekalian ehheeh

Balas

gak apa - apa mas, yang penting kunjungannya hehehe

Balas

hehehe cepetan dong mas beli sawahnya biar saya sering liburan ke jogja hehehe

Balas

iya mas, saya juga lagi menunggu hehehe

Balas

iya mas , gak apa - apa saya juga gak maksa kok... yang penting kunjungannya mas hehehe

Balas

Kalau masalah hukum Islam saya blm berani berkomentar, ilmu saya masih dangkal :)

Balas

nah jawaban itu sama sesuai argumen di temopat saya mas, jangan - jangan Mas Nady sekampung sama saya ya? hehehee

Balas

ooh sama ya sob... terimakasih kalau sama

Balas

silahkan mas... terimakasih klikannya semoga klikan yang sah ya hehehe

Balas

iya mas terimakasih jawaban dan keterangannya saya sudah berkunjung ke alamat itu, sesuai dengan sumber dan ulama ada yang bilang boleh ada juga yang bilang gak boleh.. tapi saya ikut yang boleh aja deh, selagi itu masih menjadi kesepakatan kedua belah pihak ... urusan yang benar atau tidaknya Wallahu a’lam ya mas . daripada ada orang yang pinjam/ menggadaikan dan kita tolak malah lebih gak boleh ya mas ... siip dah

Balas

iya kang gak apa - apa kok, yang penting sudah berkunjung ke tempat saya juga dah ... makasih bangedd

Balas

saya juga setuju aja deh..

Balas

kalau gadai pacar kira-kira boleh nggak Mang?

Balas

gadai pacar gadai cinta nanti dimarahin Gombloh, Bli... hehehe

Balas

Kl sdh menyangkut duit, mk ini adl urusan yg sensitif. Mudah bikin perpecahan dan curiga. Krn itu Islam mengajarkan, agar semuanya "tercatat", artinya ada perjanjian tertulis.

Balas

saya tidak berani kasih komentar mang, takutnya salah jalan nanti.
gadai atau sewa mang ? asalkan mang yono tidak manarik lebih uangnya saat akad pengembalian barang. itu saja mang pesan saya.
sebenarnya bisa kok dengan akad sewa menyewa, seperti petak kebun saya, saya sewakan ke pihak ke dua, dan klir saya tidak mau tau urusan mau ditanami apa, untung berapa, dan bentuknya seperti apa, asal wujud tanah tidak berubah. dan saya taunya terima uang sewa , itu saja kok mang.

Balas

Saya paling bawah jadi saya juga sangat setuju ma yang di atas, Parkiran di tutup :)

Balas

asik nih tinggal bagi hasil uang parkiran hehehe

Balas

Betul sekali mas, selai saya buatkan kwitansi saya buatkan perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh kedua belah pihak termasuk saksi - saksi..

Balas

iya mas kalau uangnya minta lebih itu yang di larang... kalau sewa khan ada jatuh temponya mas, kalau gadai gak ada batasannya bahkan berpuluh - puluh tahun, saya juga ada tuh yang sejak nikahan sampai sekarang belum ke tebus sama orangnya.

Balas

kejadian ini sudah saya alami Mang,tapi hasilnya saya bagi dua dengan yang punya sawah ( setiapkali panen ) tersebut,dengan alasan : dia menggadaikan sawahnya karena kebutuhan,sedangkan sawahnya itu sendiri juga adalah tumpuan hidupnya,ini saya lakukan atas saran orang yang mengerti hukum,demikian Mang, wallohua'lamu

Balas

saya dan keluarga udah 2 kali menggadei sawah mang
trus 3 kali jual sawh
untuk bertahan hidup
itu dulu sekali
tapi hasilnya sekrang keluarga punya usaha sendiri
dan syukur2 bisa menghidupi semua nya

Balas

Ngebahas perihal Hukum, ngeri-ngeri sedap Mang Yono.
Khawatir ada yang beda pengertian bisa menimbulkan fitnah.

Yang jelas jawabannya ada di Surat Al-Baqarah ayat 283 itu sendiri.

Kata Kang Dede Thea itu benar sekali (kembalikan kehati)
Punten nya Mang Yono, Abdi lain ngaguruan.

Balas

saya setuju dengan kang dede... siiip deh kang

Balas

Iya bang, namanya orang hidup pasti kadang dibawah kadang di atas, seperti kata lagu Bang Haji Roma Irama, serta dapat pelajaran yang berharga dari pengalaman itu ya Bang, malahan pangalaman yang pahit bisa menjadi sukses

Balas

Betul juga Bray... tapi kalau gak di tanyakan kan makin bingung hehehe..

tentunya sesuai kesepakatan bersama.. Haturnuhun bray.

Balas

Saya juga tak tahu sebab ga pernah gadai soalnya Ga Bisa tani hehe

Balas

Kalo bapakku memilih nyewa dari gadai apa mungkin Ga boleh gadai ya, Ach aku juga belum tahu

Balas

betul sekali itu mang
dari kehidupan susan membuat kita belajar bahwa memang susa hidup ini mang...
dan itu menimbulkan semagnat agar kita tidak hidup susah lagi

Balas

saya ikutan mengaji di kolom ini.

Balas

Mang yono sy mau tanya. Kk sy menggadaikan swahnya kepda org selama 5 thun. Sebesar 8jt. Tpi belum cukup 5 thun yaaaa kurang lebh setahun lbh lah sudah. Terus dia mw tebus gadainya itu. Tpi ornya gak mu krna belum cukup 5 tahun. Adapun klaw mw di tebus sekarg dia jtus byar denda sebesar 3.5jt per thunnya. Itu gmna yaa mang... sy jdi kasian sma kk ipar sy.

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger