Cara membuat tiang penopang untuk tanaman buah naga

Cara membuat tiang penopang untuk tanaman buah naga


Sampurasun .... Rampes. Ini adalah postingan awal tahun 2014, Selamat tahun baru 2014 ya, Blog Mang Yono kali ini mau menuliskan tentang cara pembuatan tiang penopang untuk tanaman buah naga, kalau cara menanam tanaman buah naganya sudah sempat saya tulis di Blog ini dengan judul Cara Menanam Pohon Buah Naga. Tanaman Buah naga termasuk tanaman merambat sehingga membutuhkan penopang/panjatan untuk menopang tanaman supaya bisa berdiri tegak dan tidak goyang - goyang. Tiang panjatan untuk tanaman buah naga harus kuat dan tahan lama selama beberapa tahun karena usia tanaman buah naga yang panjang.

Cara membuat tiang penopang untuk tanaman buah naga
Tanaman Buah Naga di halaman depan Rumah Mang Yono

Cara pembuatan tiang penopang untuk tanaman buah naga dan tiang panjatan bisa menggunakan beton, panjatan pohon baik itu pohon mati atau pohon hidup. Kalau yang saya buat di tanaman buah naga saya yaitu menggunakan kayu persegi sebagai tiang tapi ditanam juga pohon hidupnya, supaya nanti kalau tiang panjatan kayu keropos atau lapuk kan pohon panjatan hidupnya sudah besar dan kokoh, untuk panjatan pohon hidupnya saya tanam pohon hanjuang, karena pohon hanjuang ini tahan terhadap pemangkasan berat, supaya di pangkas daunnya tetap tumbuh.


Terus di bagian atas kira kira setinggi  2 meter dibuat Besi lingkaran, besi lingkaran ini berfungsi sebagai tempat menopang cabang dan anak cabang atau tunas. Berhubung besi betonnya mahal, ya saya pakai yang murah meriah saja, bahkan tidak usah membelinya tingal minta langsung pasang ... hehehe.  Nah, lingkaran atasnya saya menggunakan ban sepeda motor bekas atau kalau sobat tidak punya ban sepeda motor, awas jangan ngelepas ban sepeda motor yang masih di pakai ya... hehehe.  bisa juga sobat memakai silangan kayu.

Tiang penopang untuk tanaman buah naga
Tiang Penopang Tanaman Buah Naga
Dulu bibit tanaman buah naga ini saya peroleh dari daerah Bangka yaitu ngambil di kebun buah naga Bangka Botanical Garden, tapi sebelum ngambil saya bilang dulu loh... hehehe. Bawa bibitnya saya cuma satu, maklum barang bawaan saya banyak, saya paling males kalau bepergian dengan membawa barang bawaan berlebih. Selain bibit tanaman buah naga, saya bawa juga / motes pohon sirih merah dengan panjang cuma 4 ruas, eh sampai dirumah malah di ketawain sama keluarga saya, katannya begini “ Jauh – jauh dari bangka cuma bawa batang sirih merah 4 ruas doang apakah bisa tumbuh?” dan ternyata tuh batang 4 ruas sirih merah sekarang sudah setinggi 6 meter lebih... hehehe.

 Awalnya Stek saya tanam di pot pelastik ukuran diameter 10 Centimeter yang berisi media yang terdiri dari  1 tanah, 1 pupuk kandang, 1 Arang sekam bakar. Setelah tumbuh dan berakar kuat, tanaman buah nagannya saya pindahkan ke tanah langsung / tanpa menggunakan pot, waktu itu kalau gak salah saya melakukan pembibitan pas bulan puasa tahun 2012, berarti sekarang sudah hampir 2 tahun ya, berhubung saya tidak tau trik dan tip cara menanam tanaman buah naga, mungkin pertumbuhannya agak lambat ya, maklum saya baru coba – coba, dan sekarang tingginya 2Meter lebih dikit, tapi belum berbuah... hehehe.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar