logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Bunga Beras Tumpah atau Dieffenbachia

Bunga Beras Tumpah atau Dieffenbachia


Sampurasun .... Rampess... Blog Mang Yono Masih cerita soal Bunga di sekitar Rumah  Admin yaitu soal Bunga Beras Tumpah atau Dieffenbachia, tanaman ini merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki daya tarik lewat bentuk dan ciri khas daunnya, karena tanaman ini tidak memiliki bunga, daunnya hijau dengan bercak-bercak putih, krem, atau kuning. Tanaman ini lebih sering digunakan sebagai dekorasi, penghias di dalam ruangan.

Bunga Beras Tumpah atau Dieffenbachia juga dikenal mudah dalam perawatan dan perbanyakannya. Katanya Daun Dieffenbachia mampu menyerap racun di udara. Menempatkannya dalam ruangan, selain mempercantik ruang, juga membersihkan udara. Menanamnya di halaman, bisa ikut membantu mengurangi gas polutan di sekitar rumah kita.
Bunga Beras Tumpah atau Dieffenbachia
Bunga Beras Tumpah atau Dieffenbachia


Di Negara atau di daerah tanaman ini mempunyai nama yang berbeda . Di Jakarta tanaman ini terkenal dengan nama “blanceng”, di jawa tanaman ini disebut sebagai “beras wutah” yang artinya beras tumpah, karena bercak-bercak kecil dan putih yang tersebar pada daunnya, nampak seolah seperti beras yang tumpah berceceran.

Bunga Beras Tumpah, Mang Yono
Bunga Beras Tumpah, Mang Yono


Di Amerika Tengah tanaman ini dinamakan “dumb cane” atau tanaman pembisu. Hal ini karena dahulu tanaman ini digunakan untuk menyiksa para budak. Getah batang dieffenbachia jika mengenai kulit akan menyebabkan gatal gatal dan pedih. Jika terkena mulut, dapat menyebabkan pembengkakan pada mulut yang dapat menyebabkan tidak bisa berbicara alias bisu dalam beberapa hari. 

Cara untuk memperbanyak tanaman Bunga Beras Tumpah atau Dieffenbachia yaitu dengan cara


Dengan Anakan.

Anakan yang tumbuh disekitar tanaman induk  lama kelamaan akan membentuk rumpun. Anakan ini bisa dipisahkan dari induknya dengan cara memotong bagian pangkal yang berada di dalam tanah. Pemotongan dengan menggunakan pisau tajam agar tidak merusak akar tanaman induk maupun akar anakannya.



Dengan  Setek batang

     Batang yang akan dijadikan setek biasanya berasal dari tanaman yang sudah cukup tua.



Cara membuat setek batang yaitu Batang dipotong 5 - 10 cm. kemudian ditaruh ditempat yang kering dan dibiarkan sekitar 24 jam agar getahnya mengering.

Terus ditanam pada media tanam yaitu Tanah, Arang sekam padi dan kompos dengan perbandingan sama.



Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

32 komentar

Sampurasun.......kumaha Mang damang,,,??,,,beras tumpah kalau dirawat dengan baik pasti jadi menarik,,,,tapi sebaliknya kalau diterlantarkan akan menjadi rumpun yang mengganggu penglihatan,,,,,,seperti dibelakang rumah saya ,karena tidak dirawat ahirnya yaaa gitu dech,,,,,,,mangga Mang bade ka masjid heula,,,,,

Balas

Kalo soal tanaman Mang Yono emang jagonya :)

Balas

Sampurasun.......kumaha Mang damang (niru mas Dede dlu),,,??
saya baru tahu loh mang manfaat bunga bers tumpah ini....
menarik infonya mang
tak lahap abis ni info

Balas

ini adalah salah satu bunga yang saya jauhi saat kecil, bener kata mang yono. tanaman ini suka bikin gatal, apabila terkena kulit...

Balas

terima kasih telah share gan, ingin memperbanyak juga bunga beras kutah ini

Balas

Makasih infonya mas.. bisa menambah pengetahuan

Balas

bunga ini di kampung saya namanya beras kutah mas, hehehe :D biasanya ditanam didalam pot berjejer banyak di depan rumah :)

Balas

Ini namanya bunga beras saya sendiri pernah lihat banyak bunga di perpustakaan kampus ditanam bunga seperti ini ternyata manfaatnya sangat besar sekali ya mas.

Balas

wah tempat saya apa ya namanya?

Balas

Nyimak Kang, saya bukan pencinta bunga sih, cuma pencinta wanita aja hehehe

Balas

nah.. kalau tanaman yang ini saya punya nih di rumah. waktu itu juga memperbanyaknya dengan stek mang.. :)

Balas

Kunjungan malam hari sambil nonton tv gan

Balas

tanaman ini saya pernah lihat mang, berarti bahaya juga yah kalau sampai kena mulut bisa bisu beberapa hari, ngeri juga yah :)

Balas

Bagus banget ya bunga beras tumpah..., bunganya pake caping .. heheheh

Balas

Alhamdulillah sae kang... setuju deh dengan kang dede, apapun jenisnya kalau tidak dirawat ya pasti kurang menarik kang heheeh

Balas

Cuma sedikit tau saja mas, gak lebih kok heheeh

Balas

tuturut munding nya bang hehehe.. sae atuh sehat..

tapi bunga beras tumpah jangan ikut dilahap Bang, nanti pada bengkak loh

Balas

bener2 baru tau istilah ini. keren Mang, makasih ilmunya

Balas

iya mas harus hati - hati terhada bunga ini, terutama getah pohonnya, gatelnya gak ketulungan, serasa pengen nangis eheheh

Balas

silahkan mas, tapi hati - hati dengan getahnya ya

Balas

terimakasih juga kunjungannya mas

Balas

oooh beras kutah kirain beras wutah hehehe... iya kalau banyakan bagus juga

Balas

iya mas bisa menyedot racun hehehe

Balas

beras bercecer mungkin mas

Balas

pencinta bunga desa atau bunga kota mas hehehe

Balas

oh punya ya mbak, hati hati dengan getahnya mbak, Athar nanti motes pohonnya

Balas

terimakasih kunjungan malamnya gan

Balas

iya mas.. dan hati hati juga kena kulit gatelnya gak ketulungan.

Balas

keren ya mas, setiap bunga di tempat saya pakai caping ehheeh

Balas

tipa daerah mungkin berbeda nama dan julukannya mas hehehe

Balas

Saya punya beberapa kokeksi difenbachia....klo di medan namanya bungaa keladi...klo gatal sih ia klo kena kulit...tp klo kena mulut sampai bikin bisu hampir gak ...percaya...ntar dicobain dulu...trnyata bunga ini anti polusi....alhamdulillah.

Balas

Ngobatin gatal pada kulit gimana caranya ?

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger