logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Menanam Pare Di Pojok Kebun

Sampurasun.... Rampes...

MANGYONO.com – Buah Pare merupakan salah satu sayuran yang unik karena rasanya yang agak pahit – pahit giman – gimana gituh, tetapi bila dimasak dengan cara yang benar, rasa pahit dari pare tersebut justru malah menambah selera makan para penyukanya, termasuk saya juga ... Hehehe.

Buah pare biasanya dikonsumsi untuk makanan maupun obat herbal, tak ada salahnya khan bila kita menanam sendiri di pekarangan rumah, entah dikebun belakang, depan rumah, di tanah langsung atau menggunakan pot.

 Menanam Pare Di Pojok Kebun. Foto jepretan admin di kebun pare Menanam Pare Di Pojok Kebun. Foto jepretan admin di kebun pare

Tanaman pare memang memerlukan perawatan yang ekstra, terutama kebutuhan akan air. Namun saat musim hujan, tanaman ini akan meringankan pekerjaan anda, jadi kalau musim hujan jangan disiram ya... Apalagi nyiramnya sambil hujan – hujanan ... Hehehe. Biasanya petani pare lebih suka menanamnya di pemantang sawah selama musim tanam padi dan dipematang sawah ditanami pare. Karena air bisa didapatkan dengan mudah sambil mengairi sawah yang ditanami padi air tersebut menyerap ke pematang sawah. Baca Menanam paria / pare di sawah dan khasiat dari pare

FOTO: Buah Pare sengaja di buat tua dan matang dipohon
FOTO: Buah Pare sengaja di buat tua dan matang dipohon, ini untuk benih / bibit pada penanaman pare berikutnya.


Pemupukan yang tepat yaitu saat pare mulai berbunga. Karena tidak beberapa lama tanaman pare akan berbuah. Pupuk kompos bisa diberikan disekitar tanaman. Namun pupuk yang cair sangat disarankan, karena akan mempercepat pasokan nutrisi ke akar tanaman pare tersebut.

Tanaman pare akan berbuah dan tumbuh dewasa. Besarnya buah pare sangat beragam tergantung pada jenis bibit pare yang ditanam.
FOTO: Pare yang sudah menguning tandanya pare sudah tua
 FOTO: Pare yang sudah menguning tandanya pare sudah tua, daging bijinya berwarna merah.

Bila buah pare sudah cukup besar bisa segera dipanen. Namun jangan sampai terlalu tua, biasanya bila terlalu tua, warnanya bisa menjadi kekuningan, kalau yang warna kekuningan bijinya cocok untuk di buat bibit lagi sedangkan kulitnya bisa dimasak. Silahkan baca cara mengolah kulit pare di postingan saya dengan judul Cara Membuat Tumis Pare

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

4 komentar

buah pare, pahit-pahit enak ya mang...berkhasiat lagi

Balas

betul sekali kang pahit yang khas, kalau gak pahit itu namanya bukan buah pare ya heheh

Balas

sekarang saya juga lagi berkebun mg, tapi cuma sedikit untuk penghilang suntk aja..

Balas

Waw hebat nih mas Gunawan... betul sekali mas, kalau sudah melihat dan berkebun rasa suntuk hilang, walau berkebunnya cuma sedikit

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger