logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Duuh. Harga Rambutan di tingkat petani cuma Rp 3.000

Sampurasun ... Rampes.

MANGYONO.com – SUBANG 1/3/2015. Panen raya buah rambutan di wilayah Subang kurang menggembirakan bagi para petani Rambutan. Hal ini disebabkan harga jual Rambutan baik eceran maupun borong dipohon atau sistem tebas dipohon cukup rendah. Baca Panen Raya Buah Rambutan Di Kabupaten Subang, Jawa Barat Indonesia.

Beberapa petani Rambutan di wilayah Subang, khususnya di Kecamatan Pagaden Barat, pada panen raya saat ini harga jual dari pohon hanya berkisar Rp 3.000 per Gedeng ( dua ikat ).  

Karena itu, kebanyakan petani lebih suka menjual Rambutan dengan sistem tebas di pohon, daripada harus memetik sendiri. Seperti mertua saya menjual buah rambutan dengan sisitem tebas dipohon atau borongan dipohon pada 2 dua bulan yang lalu, sebelum harganya anjlok. Kalau memetik sendiri rugi, harga Rp 3.000 per gedeng itu tidak sebanding dengan tenaga untuk memetik di pohon. Kalau sistim tebas dipohon, pohon rambutan yang besar dihargai Rp. 600.000 dan yang kecil dihargai Rp. 400.000. Mertua saya aja menjual 10 pohon dihargai 5 Juta, dengan sistem tebas dipohon.

Duuh. Harga Rambutan di tingkat petani cuma Rp 3.000
Duuh. Harga Rambutan di tingkat petani cuma Rp 3.000

Para pedagang musiman yang menjual buah rambutan di Kabupaten Subang akhir-akhir ini semakin marak di mana - mana.

Penjual buah rambutan tak hanya ditemui di pasar-pasar di daerah Subang. Tapi marak bermunculan di sejumlah ruas jalan, mulai pusat kota hingga ke beberapa daerah sentra penghasil rambutan.

Saat dijual Buah rambutan mertua saya dengan sistim tebas, kondisi buah rambutannya masih segini
 Saat dijual Buah rambutan mertua saya dengan sistim tebas, kondisi buah rambutannya masih segini

Sementara itu dengan semakin banyaknya buah rambutan yang dipanen maupun pedagang berpengaruh besar terhadap harga jual kepada konsumen. Meski harga jualnya bervariasi apabila dibandingkan dengan awal musim panen harga jualnya menurun drastis.

Sebab ketika awal musim panen harga jual rambutan kualitas sedang sekitar Rp 15.000 per gedeng, saat ini sudah mencapai harga Rp 7.500 - Rp 8.000 per gedeng. Bahkan bisa lebih murah dari itu itu ditingkat pedagang loh, apalagi ditingkat petani, harganya berkisaran Rp 3.000 – Rp 5.000.

Kebun rambutan mertua di blok Tegalsungsang.
Kebun rambutan mertua di blok Tegalsungsang.

Selain kualitas buah yang dipilih, harga juga dipengaruhi oleh kesegaran buah rambutan. Biasanya rambutan yang baru dipanen dan gak jauh dari lokasi pemanenan, harganya lebih mahal dibanding yang sudah lama atau sudah agak layu – layu.

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

10 komentar

Sayang banget ya mang coba kalau bisa diekspor kali harganya bisa tinggi khan rambutan buah asli indonesia.

Balas

Kalau yang jenis kelengkeng lebih mahalan ya..?

Balas

masih termasuk lumayan mahal kalau di subang mah ya mang, sebulanan lagi deh rambutan subang bakalan buming nih.

Balas

Hukum ekonomi mas. Stok banyak harga turun, stok sedikit harga melambung. Alhamdulillah uah rambutan belakang rumah saya engga jadi ditebas. Jadi bisa dipetik setiap saat. Monggo mas yono kalau mau berkunjung di rumah saya di daerah Magelang Jateng gratis petik dan makan buah rambutan sepuasnya :)

Balas

Harga Rambutan kalau di Pontianak jika sedang pas Musim Musimnya Rambutan harganya 10.000 untuk 3 (tiga) sampai 5 (lima) ikat Rambutan

Balas

Iya mas, harusnya bisa di ekspor ya di masukan kemasan kaleng atau dibuat manisan hehe

Balas

Jenis kelengkeng yang gimana sob... rambutan Rapiah ya?.

Balas

BSebulan lagi mah sudah habis dipohonnya kang... hehehe

Balas

Betul juga mas... mungkin sudah begitu ya kalau sulit mahal kalau gampang harga jadi murah ... di belakang rumah saya juga ada 2 pohon mas, gak di tebas, khusus buat yang bertamu aja, yang bertamu suruh naik sendiri hehehe

Balas

berarti murah juga ya kang di pontianak, itu harga di pedagang ya... harga dipetani pasti lebih murah dari itu ya kang

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger