logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Cara memelihara tanaman kumis Kucing di dalam pot.

Sampurasun ... Rampes.

MANGYONO.com – Kemarin saya menulis tentang Cara menanam Pohon Kumis Kucing di postingan saya yang berjudul Cara menanam pohon kumis kucing

Nah, kalau sekarang saya akan mencoba menulis tentang cara memelihara tanaman kumis Kucing di dalam pot. Selain bermanfaat untuk kesehatan, kumis kucing juga bisa berfungsi sebagai tanaman hias di halaman rumah kita.

Kalau kita serius ingin membudidayakan tanaman ini maka salah satu hal yang perlu kita cermati yaitu cara pemeliharaannya atau merawatnya agar tanaman kumis kucing yang kita tanam tumbuh subur. 

Cara memelihara tanaman kumis Kucing di dalam pot.
 Cara memelihara tanaman kumis Kucing di dalam pot.

Nah, di bawah ini adalah sekilas informasi dari admin yang sesuai admin praktekan tentang  pemeliharaan tanaman kumis kucing.

a. Penyiangan tanaman kumis kucing. 
Saat tanaman masih muda harus sering disiangi dari gulma – gulma yang tumbuh disekitar tanaman kumis kucing.

b. Pemupukan tanaman kumis kucing.
-Untuk pupuk organik, diberikan dengan jumlah 1-2 kg pupuk per tanaman 2-3 minggu sekali.
-Untuk pupuk Kimia, sebaiknya menggunakan pupuk urea 75 gram per tanaman, tiap 6-9 minggu sekali, disebar dalam lubang yang dangkal diantara tanaman lalu segera ditutup tanah kembali.

c. Penyiraman tanaman kumis kucing. 
Untuk tanaman awal pertumbuhan sebaiknya melakukan penyiraman 1-2 kali sehari. Saat kumis kucing sudah nampak kuat dan rimbun penyiraman dikurangi.. Yang terpenting kita sebaiknya menjaga jangan sampai tanah menjadi kering.

d. Penyemprotan pestisida. Hal ini dilakukan jika tanaman mempunyai gejala diserang hama penyakit. Jadi Anda tidak perlu sering-sering menyemprotkan pestisida. Kalau saya biasanya melakukan penyemprotan dengan bahan alami yang diperoleh dari ramuan bawang putih. Nah, untuk cara meramu bawang putih untukj penyemprotan tanaman kumis kucing bisa sobat lihat pada tulisan saya tentang

e. Penggantian media tanah dan pot, sebaiknya media tanah diganti setelah 3 bulan atau jika media tanah tersebut sudah padat, dalam umur 3 bulan biasanya tanaman kumis kucing sudah besar, jadi sebaiknya potnya diganti juga hehehe.


Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

3 komentar

Wah asik nih buat saya pelajari, apalagi ini memang bisa menghasilkan uang juga loh.

Betul kan mang?

Makanya kumis kucing banyak juga yang menanamnya, tapi anehnya kenapa dinamai kumis kucing ya ? Apa dibalik filosofinya? Jadi penasaran juga.

Balas

Silahkan Pak dosen ... betul sekali, banyak orang yang membudidayakan tanaman yang satu ini...

Dinamai kumis kucing karena bunganya mirip dengan kumis kucing... Kalau yang di Foto saya ini belum ada bunganya .. baru pohon kucing ... ehhehe

Balas

waktu masih kecil saya kira tanaman ini hanya candaan belaka, eh ternyata beneran ada :D

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger