logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Tanam mentimun kakek saya kekeringan

Tanam mentimun kakek dan nenek kekeringan.

Hari minggu tanggal 27 Maret 2016 kebetulan saya pulang kampung ke Kmp. Gardu I, Desa Bendungan, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Indonesia... Hehe. 

Pagi - pagi saya menyempatkan melihat tanaman mentimun Kakek dan nenek saya... Ternyata tanaman Mentimunnya layu karena gak ada hujan... Tanaman mentimunnya juga belum berbuah.. Kira - kira umur tanamannya baru 3 mingguan...  Baca Tanaman Mentimun (Cucumis sativus)

Tanam mentimun kakek dan nenek kekeringan  


Tanaman yang ditanam dilahan tadah hujan itu harus mempersiapkan dari segala keperluan guna kelancaran penanaman. Mulai dari pengolahan lahan yang baik, pembenihan bibit, menyiapkan segala jenis pupuk guna menyuburkan tanah dan tanaman. Antisipasi pertumbuhan gulma serta hama penyakit yang akan menyerang tanaman padi juga dilakukan. Semua hal tersebut harus dipersiapkan hingga masa panen tiba. 

Namun dari sederetan hal yang harus dilakukan itu, air  merupakan unsur utama yang diperlukan dalam penanaman di lahan tadah hujan guna mengairi areal lahan tanaman. Harus bersusah payah guna mendapatkan air, agar lahan pertanian yang ditanami mentimun tidak mengalami kekeringan sekaligus antisipasi kegagalan  panen.

Baca juga : 
Cara Pemberian Pupuk Kucur Pada Tanaman Mentimun 
Cara Pengendalian (Penyiangan) Gulma Pada Tanaman Mentimun 
Pemupukan Tanaman Mentimun dengan cara ditugal 
Cara menanam, memupuk dan pemeliharaan Mentimun

Nenek dan kakek saya ini sangat menggantungkan kehidupan mereka dari hasil tanaman padi dan pertanian lainnya. Air menjadi ancaman utama mereka pada tanaman mentimunnya, karena tidak memiliki irigasi di atasnya. Ini tentu saja menyulitkan mereka apabila hujan tidak kunjung turun.... Kalau harus memikul air dari irigasi... duh irigasinya berada di bawah sana dengan turunan yang agak sulit.

Karena tanaman mentimun Kakek dan Nenek saya ini secara geografis, letaknya lebih tinggi dari sungai Ciasem, Bendungan Macan. Sehingga air yang ada tidak sampai atau masuk ke areal tanaman mentimun Kakek dan nenek

Jadi langkah selanjutnya yaitu harus menggunakan mesin pompa air untuk mengairi tanaman mentimun... Harus mengeluarkan biaya tambahan guna membeli bahan bakar bagi mesin pompa penyedot airnya. Tentu saja ini  sangat memberatkan dirinya. 

Menggunakan pompa air untuk mengairi tanaman mentimun kakek
Menggunakan pompa air untuk mengairi tanaman mentimun kakek dari sungai Ciasem, Bendungan Macan. Pompa air harus mendorong air naik dengan ketinggian 15 Meter ke atas kebun Kakek dengan panjang selang sekitar 100 meteran.


Jika musim penghujan tiba, ya syukur tidak menggunakan mesin dan air hujan dapat diandalkan. Tetapi jika musim kering di saat-saat tertentu, harus mendapatkan air dengan cara memakai mesin pompa. Kalau tidak diairi, tanaman akan gagal panen. Kan Nenek dan Kakek juga yang rugi. Makanya Mereka saya bantu menggunakan mesin pompa untuk menyedot air dan mengalirinya ke kebun mentimun.

Mengairi tanaman mentimun...
Mengairi tanaman mentimun... Akhirnya tanaman mentimun tidak layu lagi.. 

Disaat saat tertentu memang dihadapakan dengan kesulitan air. Hal ini disebabkan jauhnya jarak sungai yang ada. Bahkan paretpun kondisinya lebih rendah dari lahan yang ada, untuk itu Kakek dan Nenek harus menggunakan mesin pompa penyedot air untuk mengairi lahan pertanian yang ada. Tentunya dengan saya bantu... Melihat kondisi Sungai berada di bawah sana... Kasihan kakek harus mondar - mandir mempersiapkan mesin pompa dan selang untuk mengalirkan air ke tanaman mentimun. dari permukaan air sungai ke tanaman mentimun kakek saya ini harus naik ke atas setinggi 15 Meter terus menuju tanaman mentimun sejauh 100 meteran... 

"Kasihan kan kakek sudah tua harus naik turun ke tinggian 15 meter dengan medan yang agak curam.... Duh kakek.. maafkan cucumu ini belum bisa membahagiakan kakek dan nenek."

Air mengalir dari selang plastik diameter 2"
Air mengalir dari selang plastik diameter 2" ... Satu jam juga sudah bisa mengairi tanaman mentimun kakek

Tulisan ini saya buat saat membantu mengairi tanaman mentimun kakek dan nenek admin... Sambil menikmati semilirnya angin di pagi hari... Hehehe. Jarak dari rumah saya ke kebun mentimun kakek saya ini sekitar 200 Meteran.. Tuh gundukan rumah saya ada di kampung itu.. Heheh. Baca Menanam palawija dan sayuran di pematang sawah

 Sambil nunggu mengairi tanaman mentimun sambil ngeblogg... Hehehe


Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

2 komentar

suplay air memang sangat mempengaruhi tumbuhan yang mang yono.
salam kenal mang yono. berkunjung dirumah saya
www.daunjationline.com

Balas

Kok bisa sampai kekeringan yah... padahal ditempat saya tiap hari hujan terus tuh mang..

Setiap tumbuhan memang memerlukan suplai air yang cukup apalagi buat mentimun yah.

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger