logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Panen Raya Padi Remaja "Gebot" Padi

Sampurasun ... Rampes ..

Sebagai petani yang sering di sawah, karena semua di tempat mamang pada ke sawah apa lagi sekarang

Panen Raya Padi Remaja "Gebot" Padi untuk bantu - bantu dan harus tau penentuan saat panen meskipun bukan ahlinya karena merupakan tahap awal dari kegiatan penanganan pasca panen padi.  Ketidaktepatan dalam penentuan saat panen dapat mengakibatkan kehilangan hasil yang tinggi dan mutu gabah/beras yang rendah.  Penentuan saat panen dapat dilakukan berdasarkan pengamatan visual 

 Panen Raya Padi Remaja "Gebot" Padi



Pengamatan visual dilakukan dengan cara melihat kenampakan padi pada hamparan lahan sawah.  Berdasarkan kenampakan visual, umur panen optimal padi dicapai apabila 90 sampai 95 % butir gabah pada malai padi sudah berwarna kuning atau kuning keemasan.  Padi yang dipanen pada kondisi tersebut akan menghasilkan gabah ber-kualitas baik sehingga menghasil-kan rendemen giling yang tinggi.
Umur Panen Padi
Pemanenan padi harus dilakukan pada umur panen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut :
(a)  90 – 95 % gabah dari malai tampak kuning.
(b)  Malai berumur 30 – 35 hari setelah berbunga merata.
(c)  Kadar air gabah 22 – 26 % yang diukur dengan moisture tester.
     Cara Pemanenan Padi dengan Ani-ani.       
Ani-ani merupakan alat panen padi yang terbuat dari bambu diameter 10 – 20 mm, panjang ± 10 cm dan pisau baja tebal 1,5 – 3 mm.  Ani-ani dianjurkan digunakan untuk memotong padi varietas lokal yang berpostur tinggi. 
Pe-manenan padi dengan ani-ani dilakukan dengan cara sebagai berikut :
    # Tekan mata pisau pada malai padi yang akan dipotong.
    # Tempatkan malai diantara jari telunjuk dan jari manis tangan kanan.
    # Dengan kedua jari tersebut tarik malai padi ke arah pisau, sehingga malai ter-potong.
  #Kumpulkan di tangan kiri atau masukkan kedalam ke-ranjang.
      Cara Pemanen Padi dengan Sabit             
Sabit merupakan alat panen manual untuk memotong padi secara cepat. Sabit terdiri 2 jenis yaitu sabit biasa dan sabit bergerigi.  Sabit biasa/ bergerigi pada umumnya digunakan untuk memotong padi varietas unggul baru yang berpostur pendek seperti IR-64 dan Cisadane.  Penggunaan sabit bergerigi sangat dianjurkan.  Spesifikasi  sabit bergerigi yaitu:
#   Gagang terbuat dari kayu bulat diameter ± 2 cm dan panjang 15 cm.
#   Mata pisau terbuat dari baja keras yang satu sisinya bergerigi antara 12 – 16 gerigi sepanjang 1 inci.
Pemotongan padi dengan sabit dapat dilakukan dengan cara potong atas, potong tengah dan potong bawah tergantung cara perontokan.  Pemotongan dengan cara potong bawah dilakukan bila perontokan dengan cara dibanting/digebot atau meng-gunakan pedal thresher.   
 Berikut ini tata cara panen padi dengan sabit biasa/bergerigi: 
# Pegang rumpun  padi yang akan dipotong dengan tangan kiri, kira-kira 1/3 bagian tinggi tanaman.
# Tempatkan mata sabit pada bagian batang bawah atau tengah atau atas tanaman (tergantung cara perontokan) asal jangan di bagian tangan kiri heheehhe, dan tarik pisau tersebut dengan tangan kanan hingga jerami terputus Selamat mencoba heheheh




Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

18 komentar

nyeri cangkeng mang kalau ikutan ngagebot padi teh...hheu

Balas

makin rajin posting nih... :D
Urusan panen saya teringat sama Alm kakek dan nenek klw lihat padinya sudah menguning. :(

Balas

hehehe minum jamu dulu kang biar greng heheheh

Balas

wah jadi inget dulu di kampung halaman mang, pernah gebot juga hehe...

Balas

hehe selagi sempet mbak ...

iya kalau makan di suasana sawah suka nikmat hehehe... wah mbak indah luas dong sawahnya...

Balas

iya kang sekalian olah raga hehehe

Balas

tempat saya sudah pada panen mang, tapi banyak juga yang padinya rusak hehehe...

Balas

mantap mastah.... ditempat saya sekarang sudah tandur lagi :)

Balas

saya udah jarang liat petani manen padinya pake ani-ani, karena nama ani ini menurut bang Haji Rhoma Irama berprilaku TERR...LAA..LUUUU.

#cling..menghilang, takut dilempar topi aneh milik mang yono..buwahahaaa

Balas

saya juga rindu ngeliat panenan petani. dulu jaman di Cilacap yang kota, malah sering liat. tapi sekarang saat hidup di desa, malah nggak ada acara panenan.

Balas

hehe... topi aneh ya Kang...
hehe, nggak aneh sih. Kang Hadi aja yang topinya pinjem Mang Yono

Balas

oooh... rusak kenapa mas?

Balas

yup.... tandur nanam padi sambil mundur ya hehehe

Balas

ani ani memang tinggal kenangan... berkelana 3 hehehe...

heheheh naksir topi caping ya... sebagai tabir surya petani mas ...

kalau mau pesen bisa via online.. setelah tranfer barang dikirim hehehehe

Balas

sudah tergantikan perumahan, dan pabrik ya mas....

Kab Subang sebagai lumbung padi kedua, kan lucu kalau di kabupaten ini ndak ada sawahnya heheheh

Balas

Selamat panen raya Mang,,,kirim sakintal Mang hehehe
NGAGEBOT istilah di sana yah ,tapi kalau dikampung samah namanya ngagebug,,,,,

Balas

heheeh mangga candak didieu kang.. ehehehe sami nya kang

Balas

Alamat Warung Benih MANGYONOcom
Kmp. Gardu 1 RT 009 RW 03
Ds. Bendungan
Kec. Pagaden Barat
Kab. Subang – Jawa Barat
(Belakang TKA Assalam atau PAUD Assyafaah)

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger