Upacara Kehamilan Tujuh Bulan di Pagaden Barat, Subang

Sampurasun.... Rampes...

Blog Mang Yono. Sudah lama saya tidak nulis langsung di blogg .. heheheh. Akhir – akhir ini saya nulis blogg dengan cara dijadwalkan, ya begitu deh akhir – akhir ini saya lagi agak sibuk tapi postingan saya pengen terbit tiap harinya.

Ya, dengan cara dijadwalkan jamnya akhirnya saya bisa terbit tiap hari, dengan nulis puluhan artikel terus terbitnya tiap hari satu... Mantab khan, maklum dikampung sinyalnya agak susah, jadi posting di Jakarta 5 postingan cukup deh buat lima hari kedepan heheheh.

Ups, malah ngelantur  yuk kita kembali lagi ke pokok permasalahan.. hehehe

Upacara Kehamilan Tujuh  Bulan di Pagaden Barat, Subang

Nah,  kali ini saya mau berbagi cerita tentang Upacara adat sunda mungkin di Jawa juga ada ya,  yaitu Upacara Kehamilan Tujuh Bulan, ini upacara masih di laksanakan atau pun masih di lestarikan di daerah tempat tinggal mamang yaitu tepatnya di daerah Kabupaten Subang, Jawa Barat, Indonesia Raya....

Lihat :
Vidio Upacara 7 ( Tujuh ) Bulan Kehamilan di Subang


Hari minggu tanggal 22 September 2013 mamang menghadiri Upacara Kehamilan Tujuh Bulanan di tempat saudara, Anaknya Uak ( dibaca Paman ) yang setahun lalu melangsungkan pernikahan. Waktu itu tidak langsung saya posting di belog Mang Yono, maklum belum terjun di dunia perblogeran eheheh, cuma bisa bikin setatus di Pacebook, dan dapet like doang... hehehe.

Upacara Kehamilan Tujuh Bulanan ini tepatnya di Kampung Bendungan, Desa Bendungan, Kecamatan Pagaden Barat, Subang, Jawa Barat, Indonesia Raya... Merdeka.


Upacara Kehamilan Tujuh  Bulan dilakukan  Apabila seorang perempuan mengandung Tujuh Bulanu tapi ada juga upacara kehamilan di laksanakan pada umur kehamilan empat bulan dengan di sebut Upacara Kehamilan Empat Bulan. Upacara mengandung Tujuh Bulan ini di laksanakan dengan pengajian, yaitu undang – undang tetangga, ustadz , kerabat, dan saudara untuk  membaca ayat-ayat Al-Quran surat Yusuf, surat Lukman dan surat Maryam.
 

Baca :  Upacara Empat Bulanan kehamilan Istri Saya

Di samping itu dipersiapkan pula peralatan untuk upacara memandikan ibu hamil yang seba tujuh macam, diantaranya :
  • Buah - buahan tujuh rupa
  • Umbi - umbian tujuh rupa
  • Rujak yang terbuat dari tujuh macam buah
  • Kain samping tujuh lembar
  • Belut tujuh ekor
  • Bunga tujuh rupa- lampu minyak tujuh buah , sekarang pakai lilin Tujuh buah yang di kasih alas atau tatakan dari alat cobekan
Upacara Tujuh bulan dilaksanakan agar bayi yang di dalam kandungan dan ibu yang melahirkan akan selamat.  Dan dilakukan Tingkeban berasal dari kata Tingkeb artinya tutup, maksudnya si ibu yang sedang mengandung tujuh bulan tidak boleh bercampur dengan suaminya atau melakukan gituan *Pasti udah pada paham khan?. ..  Hehehe. Tingkeban berlangsung sampai empat puluh hari sesudah persalinan, dan jangan bekerja terlalu berat karena bayi yang dikandung sudah besar, hal ini untuk menghindari dari sesuatu yang tidak diinginkan.
Acara  Siraman ( Mandi ) di perempatan jalan.

Nah, Setelah pengajian selesai maka seterusnya dilakukan Acara  Siraman, berasal dari kata siram yang artinya Mandi. Kalau waktu itu pelaksanannya dilakukan di jalan perempatan. Siraman dilakukan oleh para sesepuh (orang yang dituakan) atau pak Ustadz dan pak kiyai serta mertua calon kakek dan suami dari ibu hamil tersebut,  untuk bergantian memandikannya. 

Kalau bisa, diusahakan berjumlah 7 (Tujuh) orang. Secara filosofinya tujuh dalam bahasa Jawa artinya pitu, yaitu pitulungan/pertolongan .. katanya sob.. kata orang Jawa hehehe. Setelah siraman dilakukan 7 ( Tujuh ) orang, akhir acara dilakukan memecahkan kendi yang di dalamnya berisi belut tujuh ekor serta uang recehan. Maksud dari siraman ini adalah untuk membersihkan lahir batin baik bagi calon ibu maupun janin yang dikandungnya dan semoga mendapat pertolongan dari Allah SWT.  Demikian banyak hal - hal positif yang bisa diambil dari upacara tradisional tujuh bulanan ini. 

Namun kalau menurut rangkaian upacara begitu banyak rangkaian yang sudah sebagian di tiadakan atau dikurangi rangkaian – rangkaian upacaranya. Mungkin karena kesibukan, ribet atau lainnya. Sehingga upacara tersebut dibuat lebih simpel dan semoga tidak mengurangi makna.
Pak Ustadz Memimpin Acara  Siraman.
  
Untuk Postingan Selanjutnya mamang siapkan Vidio Upacara Kehamilan Tujuh  Bulan yang mamang ambil vidionya di acara  Upacara kehamilan Tujuh Bulan Hari Minggu tanggal 22/09/2013 di tempat Uak / Paman. Tunggu saja ya Vidio You Tubenya pada postingan tanggal 24/09/2013,  jam 00.00 WIB ... hehehe
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar