Skip to main content

Cara Untuk Mengatasi Anak Supaya Tidak Ngompol

Sampurasun... Rampes.. #Cara/Tips. Kali ini Blog Mang Yono mau sedikit berbagi tentang si buah hati, setelah sebelumnya saya pernah menulis tentang Cara Mulai Mengenalkan Makan Nasi Pada Bayi berhubung makan nasinya sudah lancar bahkan suka ngemil Anak Saya Tiada hari Tanpa tahu tempe minum susunya juga susu cap tempe. Kalau sekarang saya mau mencoba menulis tentang Cara Untuk Mengatasi Anak Supaya Tidak Ngompol.

Apa itu Ngompol? Ngompol yaitu pengeluaran urine yang tidak disadari pada saat tidur. Terkadang definisi ngompol juga digunakan untuk menyebut anak - anak yang gagal mengontrol pengeluaran urine saat mereka terjaga.



Ada kepercayaan yang beredar di masyarakat khususnya di kalangan  kaum ibu bahwa gigitan capung bisa menghentikan kebiasaan anak mengompol. Anak saya Gigin (1,8) sudah tidak ngompol sejak usia 1 tahun. Ada tetangga yang mempunyai anak sudah berumur 5 tahun, tapi masih mengompol juga.

Cara Untuk Mengatasi Anak Supaya Tidak Ngompol
Kalau Gigin sudah pegang- pegang sesuatu, pasti mau pipis hehehe

Katanya, dengan capung menggigit pusarnya bisa mengatasi masalah suka mengompol. Tapi, saya ragu dengan hal itu mungkin benar mungkin juga mitos ( bukan mie atos / mie keras).

Saya malah suka berfikir walau kadang saya tidak bisa mikir, tapi berhubung sekarang sedikit bisa mikir ya saya mikir... hehehe, kalau capung digigitkan malah saya takut nantinya justru membuat anak menjadi phobia capung. Sebenarnya, bagaimana cara agar anak tidak ngompol lagi, ya sudah saya tanya saja ke bu dokter cantik tentang kebiasaan anak masih mengompol . Berikut ini jawaban dari bu dokter cantik ... Yuk, kita buka sikit joszz.

Jawaban bu dokter cantik:

Mang Yono, menaruh capung di atas pusar anak untuk mengatasi masalah mengompol bukan solusi yang tepat. Perlu diketahui apa sebenarnya penyebab mengompol. Ada 2 faktor penyebabnya, fisiologis dan psikologis ( bener tidak ya tulisannya).

(!). Faktor fisiologis. Bisa saja ada kelainan pada kandung kemih atau kurangnya kepekaan terhadap rasa ingin pipis. Akibatnya anak tidak sadar bahwa kandung kemihnya penuh sehingga tanpa disadari ia akhirnya mengompol. Dalam hal ini, perlu konsultasi lebih lanjut dengan dokter anak Anda.

(!!). Faktor psikologis. Perlu ditelusuri apakah mengompol ini terjadi terus menerus sejak usia dini. Sebaiknya, bila anak masih menggunakan pospak, penggunaannya dihentikan dan biarkan ia merasa tidak nyaman apabila mengompol.

Lakukan beberapa cara di bawah ini untuk mengurangi kebiasaan anak mengompol:

(!). Ajari anak untuk membereskan bekas ompolnya, misalnya mencabut seprai dan mengganti sendiri pakaiannya yang basah, ini kalau anak sudah agak besar, kalau si anak masih kecil mana bisa brow..
(!!). Tidak perlu sambil dimarahi, karena mungkin saja anak pun merasa bersalah terhadap perilaku mengompolnya. Memarahi anak tanpa mengetahui penyebab pastinya akan semakin membuat anak merasa tertekan.
(!!!). Biasakan anak untuk buang air kecil sebelum tidur, bawa anak ke toilet walau dia tidak ingin buang air kecil.


Kalau
Cara Untuk Mengatasi Anak Supaya Tidak Ngompol. diatas masih bingung dan ragu ya sobat konsultasikan kepada dokter atau psikolog mengenai masalah ini.


Menurut yang saya peroleh dari sumber lain, kebiasaan mengompol dari Faktor keturunan, mungkin Ayah bunda mempunyai riwayak yang sama dulu seusia anak anda suka ngompol... Bahkan sekarang juga sudah punya anak suka ngompol juga... # Semprul hahahha
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar