Rambutan Kabupaten Subang sedang berbuah, petani tinggal menghitung hari

Rambutan Kabupaten Subang sedang berbuah, petani tinggal menghitung hari

Sampurasun... Rampes. Sebentar lagi buah berbentuk bundar dengan bulu-bulu disekujur kulitnya ini akan berjejer di pinggir jalan daerah Subang. Petani di Kabupaten Subang sekarang tinggal menghitung hari dan akan menikmati hasil jerih payahnya. Komoditi andalan Kabupaten Subang itu kini sedang berbuah, nah buah apa itu yang bulat dan berbulu?, hahaha ya gak adalain itu buah Rambutan.

Kalau pas Panen Rambutan  mereka memanfaatkan pengguna jalan yang melintas di jalur tersebuat, khususnya rombongan bus yang datang dari jakarta menuju wilayah Ciater atau tempat lainnya.


Rambutan Kabupaten Subang sedang berbuah, petani tinggal menghitung hari
Rambutan Kabupaten Subang sedang berbuah, petani tinggal menghitung hari, kendatia demikian, sejumalh petani Rambutan berharap ada intervensi dari pemerintah. Selain soal pemasaran, petani juaga berharap pemerintah melakukan inovasi buah rambutan menjadi makanan ringan sejenis keripik atau makanan kalengan. Ini mengingat, daya tahan buah rambutan tidak lebih dari 4 hari sampai sepekan.


Menurut saya akan lebih bagus lagi kalau pemerintah melakukan inovasi. Misalnya dibuat jadi kue ringan dan ini bisa dimasukkan ke minimarket-minimarket yang ada di Subang dan sekitarnya.

Berhubung saya punya pohon Rambutannya sedikit, ya ini buat pribadi saja, gak di jual, kalau ada yang beli sih di jual ding... eheheh.
Rambutan sedang berbuah

Buah rambutan Subang salah satu jenis buah lokal yang mampu bertahan atas serbuan buah impor. Bahkan Buah Rambutan  Indonesia ini mampu menggeser dominasi pasar buah impor di sejumlah sentra penjualan buah.
Salah satu sentra produksi buah rambutan berada di wilayah Kabupaten Subang. Di Subang terdapat areal perkebunan rambutan.

Rambutan asal dari daerah Kabupaten Subang ada Empat  jenis yang suka ditanam petani Rambutan di Subang yakni rambutan Lebak, Binjai, Rapiah, dan Si Pelat. Dari keepat jenis itu yang paling banyak ditanam petani adalah rambutan jenis Lebak. Kendati hargnya murah, pohon rambutan Lebak burbuah sangat lebat dan rasanya cukup enak dan nikmat.
Kebun Rambutan

Kalau mau cari yang paling enak  yaitu buah rambutan jenis Rapiah dan Si Pelat. Namun rambutan jenis itu sulit tumbuh dan buahnya jarang, sehingga harganya mahal.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar