Supa Lember / Jamur kuping termasuk jamur yang tidak beracun

Supa Lember / Jamur kuping termasuk jamur yang tidak beracun

Sampurasun.... Rampes... Setelah sebelumnya Blog Mang Yono menulis tentang Berburu Jamur su’ung bulan / supa su’ung / jamur Barat dan Cara mengetahui ciri dari jamur liar yang beracun atau tidak beracun. Nah kali ini mau mencoba menulis tentang Supa Lember / Jamur kuping termasuk jamur yang tidak beracun.  Kenapa di namakan jamur kuping?, karena jamur ini mirip kuping, awas jangan asal kira jamur ini bukan terbuat dari kuping yang diiris... #Semprul heheh.

Jamur kuping terdiri dari 3 jenis yaitu, jamur kuping putih, jamur kuping hitam dan jamur kuping merah ketiga jenis tersebut tidak beracun. Nah karena jamur ini berwarna aneh, tetapi jamur ini aman untuk dikonsumsi, kalau saya berburu jamur ini biasanya tumbuh pada batang-batang pohon yang sudah lapuk, jadi cari saja pohon yang sudah lapuk atau sudah ditebang, bisa juga pada pohon yang belum di tebang tetapi sudah mati dan lapuk.

Supa Lember / Jamur kuping
Supa Lember / Jamur kuping

Tapi sekarang Jamur kuping sudah banyak di budidayakan ada yang membudidayakan  dengan cara ditanam pada potongan kayu gelondongan berdiameter 20 centimeter atau kurang dikit. Tapi karena sulit mencari kayu gelondongan, harganya mahal dan sayang khan untuk dilapukan, maka dicari media tanam lain, dari bahan limbah organik, seperti serbuk gergaji, ampas sagu, pucuk tebu, kertas bekas atau kertas koran, dan kapas bekas pabrik pemintalan. Ternyata kayu karet katanya merupakan jenis kayu yang paling baik untuk pertumbuhan jamur kuping. Setelah disiram atau terkena air hujan, selang beberapa bulan jamur kuping akan tumbuh pada batang kayu karet.


Keunikan dari supa lember ini kalau di pepes pas dimakan rasanya enak dan ada kenyal – kenyalnya hehehe
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar