Cara Memilih dan memindahkan tanaman anggrek ketempat yang cocok untuk tanaman Anggrek,

Sampurasun … Rampes ….

Anggrek  dihabitat aslinya sesuai yang saya ketahui ada dua tempat tumbuh tanaman anggrek.

Yang Pertama yaitu tanaman Anggrek yang hidup menempel pada tanaman lain seperti pohon – pohon liar yang tumbuh besar dan tidak mengganggu tanaman yang ditempeli, nah saya juga dengan melihat ini jadi penasaran apakah bisa saya melakukan atau mempraktekan cara penanaman anggrek ini supaya hidup menempel di pohon, dengan modal nekat, akhirnya berhasil juga saya menempelkan Anggrek dipohon Palem, makanya dari mulai cara penempelan dan berhasil saya berani nulis di Blog Mang Yono dan memposting  Cara menanam anggrek dengan ditempel pada pohon atau papan pakis. dan Akhirnya Berhasil sampai Anggrek berbunga juga.

Yang Kedua tanaman anggrek yang hidup atau tumbuh ditanah. Biasanya hidup pada tanah berhumus yang subur tanaman anggrek yang hidup ditanah ini sudah saya tulis pada postingan sebelumnya, maklum khan saya berani menulis karena saya punya tanaman jenis anggrek yang yang hanya bias tumbuh ditanah, silahkan baca ya tentang Menanam Anggrek dengan media tanah..

Cara Memilih dan memindahkan tanaman anggrek ketempat yang cocok untuk tanaman Anggrek,
Tempat ini terlalu panas, jadi saya pindahkan ketempat yang agak sesuai


Sebenarnya menurut saya yang minim pengetahuan tentang Anggrek menanam anggrek itu sangat mudah dan sederhana apalagi menurut para master atau pembudidaya Anggrek pasti Kecil lah menurutnya ya hehehe, Asalkan dalam menekuni dunia peranggrekan diperlukan kesabaran, ketelatenan dan fokus. 


Usahakan dalam penanaman anggrek itu perakarannya tidak rusak, batang dan akar tanaman Anggrek tidak goyang dan sirkulasi air atau draenase lancer, kalau tidak lancer nanti akarnya membusuk loh. 


Untuk penanaman Anggrek diperlukan tempat yang mirip dengan habitat aslinya, karena sudah banyak contohnya yang saya alami bila penanaman anggrek pada daerah yang kurang sesuai sehingga pertumbuhan dan bunga yang dihasilkan juga tidak maksimal, tapi berkat pengalaman ini saya sedikit lebih tahu tentang Budidaya atau tempat yang disukai anggrek heheh.


Seperti yang saya lakukan ini, menempelkan Anggrek pada pohon yang sudah mati, tumbuh – sih tumbuh, tapi pertumbuhannya kurang maksimal, ini saya lakukan penempelan anggrek pada pohon jeruk Bali yang sudah mati dan sengaja tidak saya tebang pohonnya, ya itu tadi saya bermaksud untuk mencoba menanam anggrek dengan cara ditempel di pohon yang sudah mati.


Ternyata setelah berjalan satu bulan tanaman anggrek yang saya temple di pohon mati ini, pertumbuhannya sangat lamban daunnya menguning , setelah saya perhatikan ternyata tempat penanaman anggrek ini kurang cocok karena tersiram matahari penuh, dari pagi sampai sore terkena sinar matahari.


Nah setelah saya pikir – pikir, mungkin sabaiknya saya memindahkan tanaman anggrek ini ketempat agak teduh, yang terkena sinar matahari pada pagi hari saja. 


Akhirnya hari minggu tanggal 13 April 2014 saya memutuskan untuk memindahkan tanaman anggrek saya ini, tidak hanya memindahkan anggreknya saja tetapi dengan media pohonnya juga.


Setelah saya amati tempat yang cocok menurut saya yaitu di dekat pohon anggur, tempat ini hanya terkena sinar matahari pagi sampai siang.


Sobat juga bingung khan cara memindahkannya. Lha, jangankan sobat saya juga bingung bagai mana cara untuk memindahkannya.




Ya sudah dari pada bingung simak saja cara yang saya lakukan, entah cara ini salah atau melanggar saya belum tahu 

Memilih dan memindahkan tanaman anggrek ketempat yang cocok untuk tanaman Anggrek,

.

(1). Pertama siapkan gula kopi, jangan lupa langsung diseduh ya, ini untuk menemani pekerjaan ini pemindahan Anggrek, biar tidak mengantuk heheh,


(2). Potong bagian bawah dari batang pohon yang menjadi media tempel untuk Anggrek, saya memotong pohon dengan menggunakan gergaji tangan, dan diusahakan pemotongan batang pohon dengan hati – hati, jangan sampai gergaji yang buat motong tuh pohon terjepit dan patah, kan bahaya kalau sampai patah, apalagi gergajinya dapat pinjam dari tetangga, nanti bisa – bisa dimarahin sama tetangga loh hehehe.


(3) Setelah pemotongan selesai, saya langsung melakukan pengeboran pada pangkal bagian bawah pohon media Anggrek tersebut, tepatnya pada tengah – tengah atau Poros batang tersebut, dengan menggunakan bor listik dengan mata bor diameter 10 mm, kalau tidak punya bias dengan menggunakan bor manual yang di puter pakai tangan, sekalian olah raga biar sehat eheheh.


(4) Setelah pengeboran dengan kedalaman 7 – 10 Cm itu saya rasa sudah cukup, dan tahap selanjutnya saya menancapkan besi behel atau besi beton dengan diameter 12 mm dengan panjang 30 Cm dengan membenamkan 7 - 10 cm pada ujungnya ke batang pohon yang sudah dibor tadi, ini saya pakai besi lebih besar dari lubang bor yang hanya diameter 10 mm, tujuannya untuk menghasilkan anggkur yang kuat dan tidak goyah.


(5). Tahap selanjutnya yaitu membenamkan besi atau angkur yang tersisa angkur yang masuk ke batang pohon tersebut, ini bias memakai adukan semen atau mengebornya ke lantai beton,kebetulan tempat yang dibuat untuk mendirikan pohon saya ini adalah cor beton, jadi cuma mengebor saja tanpa menggunakan semen atau pasir heheeh.

Anggrek dan media pohon matinya saya pindahkan ketempat agak teduh
Anggrek dan media pohon matinya saya pindahkan ketempat agak teduh


Penanaman dengan cara ditempel dengan media Pohon Mati lebih simple dan tidak membutuhkan media dan apabila tempat tidak cocok bias memindahkannya ketempat yang cocok. Biasanya kita tidak menyadari hal-hal sederhana, namun penting dalam penanaman anggrek. Baru menyadari ketika tanaman kurang bagus pertumbuhannya, daunnya menguning atau akarnya membusuk bahkan sampai mati. Mungkin posting diatas dapat membantu anda para pecinta anggrek. Setidaknya menambah pengalaman dan sebagai pembanding apa bila anda mempunyai cara penanaman lainnya


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar