Camilan Kedelai Rebus pas untuk nonton Bola Piala Dunia

Sampurasun .... Rampes ...

Blog Mang Yono. Kedelai rebus. Ya, cemilan yang pas disaat nonton bola apalagi sekarang sedang berlangsung Piala Dunia hehehe.

Berhubung saya tinggal di daerah pedesaan yang deket dengan sawah, tapi agak jauh ding sekitar 1 Km hehehe. Dengan pemandangan hamparan sawah yang sejuk bila di pagi hari. Kalau tinggal didesa memang selalu ada makanan khas pedesaan seperti ini, atau makanan camilan yang lain seperti Opak singkong, kacang rebus, jagung rebus / bakar, Ranginang, kutu mayang dan masih banyak lagi.

 Baca juga : Cara merebus kacang tanah di saung sawah

Bukan makanan langka memang tapi mungkin Anda - andini jarang menemui makanan-makanan tersebut di perkotaan. Mungkin Anda - andini pernah melihat / menemukan kedelai mentah yang masih terbungkus kulit ini di pasar. Sambil bertanya heran, buat apa itu kacang kedelai yang masih terbungkus kulit, bahkan lengkap dengan tanggkai atau pohonnya.

Kedelai menurut yang saya baca banyak sekali nama daerahnya, yang dikenal dengan berbagai nama: sojaboom, soja, soja bohne, soybean, kedele, kacang ramang, kacang bulu, kacang gimbol, retak mejong, kaceng bulu, kacang jepun, dekenana, demekun, dele, kadele, kadang jepun, lebui bawak, lawui, sarupapa tiak, dole, kadule, puwe mon, kacang kuning (aceh) dan gadelei.
Kedelai dipanen saat daun mulai berwarna kuning dan gugur tetapi bukan karena hama atau penyakit sementara buah berubah dari warna hijau menjadi kekuningan dan retak. Biji kedelai inilah yang menjadi bahan pokok produk pangan lain seperti tempe, tahu dan kecap.

Kedelai yang masih muda juga dapat dikonsumsi. Polongnya masih lunak dan kulitnya masih berwarna hijau. Cara pemasakannya mudah saja hanya dengan merebus kedelai hingga kulit yang hijaun berubah warna agak kecoklatan.

Yang unik adalah cara makannya yaitu Ditekan saja dan apa yang terjadi, bijinya loncat. Terus dimakan deh.

Kedelai rebus ini menurut saya satu cemilan khas pedesaan yang sehat. Karena kedelai kan sumber protein nabati yang baik, dan saya suka cemilan ini karena mengupas kulitnya gak selama / serepot mengupas kacang. Cuma butuh menekan bijinya sampai keluar dari kulit, hap! Langsung ditangkap masuk deh ke mulut.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar