Belajar membuat taman sendiri

Sampurasun ... Rampess ..

Blog mang Yono. Taman didepan rumah juga bisa membuat rumah terlihat lebih indah dan memikat hati, asalkan kita tahu trik dan cara mengolahnya.

Untuk memulai membuat taman sendiri di rumah kita memang tidak mudah. Bahkan, banyak orang yang memercayakan pembuatan tamannya pada seorang ahlinya atau lanskaper. Baca Membuat Taman Rumah Minimalis

Belajar membuat taman sendiri. Mang Sukri sedang membuat taman Belajar membuat taman sendiri. Mang Sukri sedang membuat taman 


Untuk menghemat biaya, apalagi jika kita suka berkreasi dan utak - atik serta mau menyisakan sedikit waktu untuk mencoba belajar membuat taman, disini saya bukan ahli membuat taman loh, tapi saya juga sedang belajar juga hehehe.

Menurut yang saya dapatkan dari tukang taman tempo hari, langkah pertama yang kita lakukan untuk membuat taman yaitu membersihkan pekarangan. Maklum, biasanya pada rumah yang baru mau dibuat taman, banyak sekali berceceran sampah atau pecahan – pecahan genteng, batu bata bahkan kerikil. 

Selanjutnya, memerhatikan kondisi dan kelembapan tanahnya. Apakah tanah itu subur atau tidak? Kalau tanahnya sudah subur, Kita tidak perlu lagi menambahkan tanah gembur. Namun, jika harus menambahnya, Anda bisa mendapatkan tanah berkualitas baik dan subur di kebun – kebun, kalau gak punya kebun minta tetangga aja hehehe.

Terus selanjutnya, kita menentukan jenis tanaman. Taman tanpa tanaman tentunya tidak lengkap, seperti sayur tanpa garam hehehe. Untuk menanam tanaman di taman, kita juga harus mengetahui sifat tanamannya. Apakah tanaman itu sesuai dengan kondisi taman, terus kita harus mengenali bagai mana perkembangan atau pertumbuhan tanaman tersebut, dari mulai pertumbuhan tinggi, warna daun dan bunga, karena kecepatan pertumbuhan tiap tanaman itu berbeda, meski saat dibeli berukuran mungil, setelah ditanam tanaman cepat sekali tumbuh. Jadi, jangan sampai kita keliru dengan menempatkannya di tengah. Setelah beberapa lama, bunga ini justru dengan cepat tumbuh hingga menutupi bunga yang berada di belakangnya.

Selain itu, perhatikan cara menanamnya. Jika tanaman berukuran 1 meter, minimal tinggi lubangnya harus 30 cm.

Selanjutnya untuk penyiraman untuk tanaman yang baru ditanam. Kita harus mengetahui tanaman mana yang membutuhkan air lebih banyak, mana yang tidak

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar