Makan Ikan Menyebabkan Cacingan

Sampurasun ... Rampes.

MANGYONO.com –  Memang sungguh ironis terdengarnya, disa’at bangsa indonesia terus membangun dan membutuhkan generasi mudah yang cerdas dan sehat. Proses penyuluhan perikanan harus terhambat oleh mitos yang mengatakan bahwa "Makan ikan dapat menyebabkan cacingan".

Mitos ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda ... Katanya, maklum pada jaman itu saya belum lahir ... Hehehe. Mungkin salah satu penyebab masyarakan enggan makan ikan adalah karena ikan di anggap barang mewah dengan harga mahal. Sedangkan masyarakat pada jaman itu memiliki keterbelakangan ekonomi yang sangat parah, sehingga timbulah mitos yang menyatakan bahwa makan ikan dapat menyebabkan cacingan.

Makan Ikan Menyebabkan Cacingan
 Makan Ikan Menyebabkan Cacingan

“Tong, ngadahar lauk wae atuh, bisi cacingan siah “

Kalalau diterjemaah kan mungkin begini

”Jangan, makan ikan terus, nanti cacingan “

Padahal katanya menurut ahli Gizi ikan itu merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung berbagai macam zat nutrisi. Ikan merupakan makanan sumber protein yang sangat penting untuk pertumbuhan tubuh. 

Disamping itu  ikan terdiri dari Omega 3 yang mengandung DHA, ALA dan EPA yang jika dikonsumsi secara rutin dalam menu harian akan meningkatkan kecerdasan otak terutama DHA. Zat ini terutama terkonsentrasi di daerah otak yang bertanggungjawab kepada kemampuan berpikir kompleks dan konsentrasi. Dengan kata lain DHA adalah stuktur utama lemak di dalam otak dan retina mata. Zat ini juga memegang peranan penting pada fungsi dan perkembangan visual bayi (Gerai Fit). Jadiiii ... Mulai sekarang kita harus mulainya, karena penting sekali untuk kita mengkonsumsi ikan untuk kecerdasan otak.

Tapi apa yang terjadi pada pemerintah kita saat ini malah lebih bangga mengekspor ikan dengan nilai jual tinggi seperti tuna, udang, kerapu dan lain-lain daripada konsumsi di negeri sendiri. Hal ini tentunya akan mempengaruhi kualitas sumberdaya manusia di masa yang akan datang.... Betul Tidak ?.


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar