Musim Hujan Rejekinya Ojek Payung

Sampurasun ... Rampes.

MANGYONO.com – Beberapa hari terakhir ini wilayah Jakarta dan sekitarnya sering diguyur hujan, Hujan mengguyur Jakarta hampir tiap sore. Hujan pun identik dengan ancaman. Genangan air di jalan tiba-tiba bisa menakutkan apabila berubah menjadi banjir....

Namun, bagi anak-anak pengojeg payung, guyuran air hujan bagaikan guyuran uang yang siap-siap dipanen. Anak – anak membawa payung dan menawarkan jasa kepada orang-orang yang punya duit yang tak mau basah akibat kodrat alam.

Musim Hujan Rejekinya Ojek Payung
 Musim Hujan Rejekinya Ojek Payung 

Senin, 2 Maret 2015, siang hari, air hujan seolah tak tertahankan untuk turun begitu derasnya di Grogol Petamburan, kota Jakarta Barat. Entah dari mana mereka berdatangan, tiba-tiba saja ketika hujan deras - derasnya, anak-anak itu sudah siap di dekat Halte Bus. Mereka masing-masing menggenggam sebuah payung besar.

“Om, payung om…” ucap mereka menawarkan jasa pada setiap orang yang hendak menyeberang ke lampu merah atau ke jembatan penyebrangan. Ketika ada yang mau, ojek payung itu akan menyerahkan payungya pada penyewa dan membiarkan dirinya basah kuyup mengikuti langkah si penyewa payung.

“Berapa ongkosnya dek ?” tanya saya usai memakai jasa ojek payung.
“Terserah berapa saja Om…”

Dari jawaban itu, bisa disimpulkan tak ada tarif tertentu yang mereka tetapkan. Tergantung keikhlasan si penyewa saja. Namun, rata-rata sekali sewa, orang akan memberi Tiga Ribu hingga Lima ribu rupiah, kalau ada yang memberi lebih, sudah luar biasa bagi mereka.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar