Nikmat dan lezatnya lalapan Sintrong

Sampurasun ... Rampes.

MANGYONO.com – Daun sintrong itu selain dapat dimakan sebagai lalapan, sintrong juga bermanfaat untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Tapi saya belum pernah coba loh ... Ya sudah saya akan menulis tentang lalaban sintrong aja ya.

Di daerah sunda, sintrong merupakan idola bagi penghobi lalapan. Tidak perduli tua atau muda, laki atau perempuan sebagian besar dari mereka menyukai sintrong sebagai lalapan, termasuk saya hehehe.

Nikmat dan lezatnya lalapan Sintong
 Nikmat dan lezatnya lalapan Sintong

Sintrong merupakan tumbuhan yang sangat mudah berkembang biak. Sintrong berkembang biak dengan biji. Biji sintrong sangat kecil dan ringan. Menempel di setiap rambut bunga yang berwarna putih seperti kapas. Sekali tertiup angin ribuan biji akan terbawa terbang dan melayang entah kemana dan tumbuh dimana saja biji tersebut mendarat dan menyentuh tanah.  Mungkin itu sebabnya sintrong bisa di temukan dimana saja.

Sintrong memiliki ciri marfologi yang sangat mudah dikenali. Batangnya tegak, lunak dan beralur-alur dangkal serta dapat mencapai tinggi hingga 1 m. Daunnya memiliki harum aromatis yang khas apabila diremas dan dimakan. Sebelum mekar bunga yang mirip dengan gabus rokok mengantung lemas. Setelah berisi buah menjadi tegak dan setelah mekar akan menyebar berbentuk lingkaran dengan bulu-bulu putih yang memiliki diameter yang hampir sama. Setelah buah masak penuh, biji menjadi ringan sehingga mudah di terbangkan angin.

FOTO : Bunga sintrong masih kuncup.
 FOTO : Bunga sintrong masih kuncup.

Sepengetahuan saya, sintrong itu ada dua jenis. Yaitu sintrong berbunga merah dan sintrong berbunga unggu. Sintrong berbunga merah adalah yang umum di gunakan sebagai lalapan karena memiliki rasa dan aroma yang khas dan dapat merangsang nafsu makan. Tapi sintrong yang berbunga berwarna unggu memiliki bau menyengat seperti kambing jantan alias kambing bandot hehehe.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar