Puluhan meter tanggul penahan longsor sungai Bendungan Macan dihancurkan.

Sampurasun ... Rampes.

MANGYONO.com – Puluhan meter tanggul penahan longsor sungai Bendungan Macan, Pagaden Barat, Subang dihancurkan.

Tanggul penahan tanah sungai Ciasem / Bendungan macan sepanjang kurang lebih 30 meter di Kampung Gardu, Desa Bendungan, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subangi, dihancurkan, Selasa (16/02/2016). Tak sampai 1 Jam, tanggul penahan longsor tersebut berhasil dihancurkan alat berat "Becho".

Puluhan meter tanggul penahan longsor sungai Bendungan Macan dihancurkan
Puluhan meter tanggul penahan longsor sungai Bendungan Macan di Kampung Gardu, Desa Bendungan, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subangi, dihancurkan, Selasa (16/02/2016).
dihancurkan.


Tembok tanggul Sungai Ciasem untuk menahan air ambles ke sungai hingga pasangan penahan longsor runtuh. Disinyalir, tanah bantaran sungai labil dan adanya longsor dikedalaman tanah sehingga membuat tembok goyah tak kuat menahannya, padahal bangunan ini belum berumur tiga bulan. Baca Belum 3 Bulan tanggul penahan longsor sungai Bendungan Macan, Subang amblas.

Tanggul penahan longsor sungai Bendungan Macan amblas
 Tanggul penahan longsor sungai Bendungan Macan di Kampung Gardu, Desa Bendungan, Kec. Pagaden Barat, Kab. Subang amblas.


Alhasil, pihak Kontraktor sedang melakukan pengerukan tembok yang amblas Selasa 16/02/2016. Nanti akan segera dibangun kembali. Informasi ini sejalan dengan harapan masyarakat di Kampung Gardu, Desa Bendungan tersebut yang menghendaki segera dibangunnya tembok penahan air Sungai Ciasem. Anggarannya untuk normalisasi sungai Ciasem ini, informasinya sampai 110 miliaran untuk saluran sepanjang 15 kilometer, yang dimulai dari Bendung Macan Kecamatan Pagaden Barat hingga Desa Karangwangi Kecamatan Binong

Puluhan meter tanggul penahan longsor sungai Bendungan Macan dihancurkan
 Puluhan meter tanggul penahan longsor sungai Bendungan Macan dihancurkan


“Masyarakat mencemaskan kondisi tembok tersebut jika tidak segera dibangun karena sudah masuk musim penghujan, “

Amblesnya bangunan tembok disinyalir akibat kelabilan tanah bantaran sungai dan ada longsoran dikedalaman tanah sehingga bangunan goyah. Akibatnya, bangunan tembok sungai runtuh dan ambles kedalam sungai.


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar