Cimacan, Pagaden Barat, Subang dikenal dusun Cinta

Cimacan.... Satu dusun di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menjadi tempat primadona bagi pria hidung belang untuk memanjakan hasrat anunya.. Hehe.  

Dominan warga wanita dewasanya pernah menikah siri lebih dari dua kali. Mereka tak tergiur memasarkan cintanya via online. Berikut ini liputan admin ke dusun Cinta.

Menuju Dusun Cimacan yang berlokasi sekitar 130 km dari Jakarta itu gampang.... La wong admin tiap minggu pulang kampung lewat dusun ini ... Hehehe.... Tapi admin gak pernah mampir dulu ke dusun ini loh... Hehehe.

Cimacan, Pagaden Barat, Subang dikenal dusun CintaCimacan, Pagaden Barat, Subang dikenal dusun Cinta


Nah, biasanya admin sesampai di pertigaan Dangdeur atau depan SMA 2 Subang, terus turun... Naik ojek... Di Dangdeur banyak tukang ojek menunggu penumpang. Lantas menyusuri jalan beraspal berlobang-lobang sejauh sekitar 15 km. Di kanan-kiri sepanjang jalan selebar enam meter itu tampak hamparan tanaman padi. 

Sepintas Dusun Cimacan sama dengan dusun-dusun lainya. Pepohonan yang rindang di kanan-kiri jalan membuat udara sejuk di dusun dengan sekitar 500 warga itu. 'kampung cinta' tersebut tidak ubahnya sebuah perkampungan biasa. Masyarakatnya beraktifitas secara normal. Rumah-rumah bordil yang berada di salah satu gang di kampung itu juga sepintas tampak sepi. Hanya saja, jika ada mobil atau sepeda motor yang berhenti, beberapa perempuan keluar dari rumah dan memintanya untuk mampir.
"Mampir kang... Ngangetin badan dulu"

Dusun Cimacan, Desa Balimbing, Kecamatan Pegaden Barat, Subang. Dusun itu dikenal sebagai lokasi prostitusi sejak 1980-an, dengan julukan Dusun Cinta. Itu karena saat itu hampir setiap rumah di sana mejadi rumah bordir dengan puluhan wanita muda cantik yang siap melayani pria hidung belang.

Tapi sejak sekitar 10 tahun ini, rumah-rumah bordir di Dusun Cinta meredup. Itu lantaran kalah bersaing dengan tempat prostitusi di kawasan-kawasan Subang lainya. Selain itu, tidak sedikit warga perempuan dewasanya yang dinikahi secara siri (diam-diam) oleh pejabat dan pengusaha asal Subang maupun luar Subang. Sekarang rumah bordir saya kira kurang dari sepuluh... Maaf kalau salah... Maklum gak pernah masuk kerumahnya .... Hehehe.

Nah, jarak rumah admin dari dusun Cinta sekitar 2 KM, lain dusun, lain pula Desa... Cuman satu Kecamatan... Ya, Pagaden Barat... Ah, sudahlah.... Hehehe
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar