Skip to main content

Apa penyebab bulir padi hampa / bapuk / puso?.

Sampurasun ...

Apa penyebab bulir padi hampa / bapuk / puso?.

MANGYONO.com - Gabah yang berisi penuh (bernas) akan mempengaruhi berat dan kualitas gabah lebih baik, sehingga produksi menjadi naik, harga gabah menjadi lebih tinggi. Banyak petani yang menyemprotkan  pestisida tertentu agar bulir padinya berisi atau padinya menjadi bernas

Tetapi sebaliknya apabila banyak gabah yang hampa, selain mengakibatkan produksi turun, mutu gabahpun kurang baik, sehingga harga gabah dibawah standar akhirnya biaya yang dikeluarkan untuk modal tanam padi tidak mencukupi.

Apa penyebab bulir padi hampa / bapuk / puso?.
Apa penyebab bulir padi hampa / bapuk / puso?.

Terus apa sih Apa penyebab bulir padi hampa / bapuk / puso?.  Berikut ini penyebabnya:
1. Terkena hama dan penyakit
Terkena serangan hama Walang sangit atau kungkang. Walang sangit biasanya merusak bulir padi pada fase pemasakan dengan cara menghisap butiran gabah yang sedang mengisi. Akibatnya beras berubah warna dan mengapur serta gabah menjadi hampa.

2. Kurang unsure Kalium (K)
Daun padi terlihat hijau namun setelah fase pemasakan bulir, eeh.. ternyata banyak gabah yang hampa. Menurut pakar pertanian kondisi seperti ini kemungkinan adalah tanaman padi itu kekurangan unsure Kalium (K) atau lebih mudahnya kekurangan pupuk yang mengandung Kalium, dalam hal ini pupuk KCL atau pupuk NPK dengan kadar K nya yang tinggi. 

3. Kekurangan unsur  N (Nitrogen)
Gabah yang hampa juga bisa disebabkan karena kekurangan unsur  N (Nitrogen). Bila hal ini yang terjadi  tanaman padi dengan kondisi daun sudah menguning tetapi malai belum menguning, sehingga daun sudah tidak mampu mensuplai makanan untuk dibawa ke bulir padi, akibatnya malai yang tidak dapat kiriman makanan akan menjadi hampa. Untuk menghindari hal ini terjadi, upayakan pemupukan yang dilakukan tepat waktu, jenis, dan dosisnya.

Nah selain  tiga penyebab bulir padi hampa / bapuk / puso... Bulir padi yang hampa bisa disebabkan oleh cuaca yang tidak mendukung ketika terjadi pembuahan. 
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar