Bibit padi dari Tegalsungsang ditanam di Bakan Bandung, Subang

Sampurasun ...

Bibit padi dari Tegalsungsang ditanam di Bakan Bandung, Subang

MANGYONO.com - Benih padi saya yang di Tegalsungsang umurnya sudah 23 hari, merupakan benih yang sudah siap dibabut terus ditanam di sawah yang sudah diolah atau di taplak / diberi garis tanam. Namun, karena di Tegalsungsang, Pagaden Barat susah air dan banyak benih para petani yang terlantar akhirnya saya dan mertua memutuskan menanam benih di sawah bakan bandung, Dusun Gardu, Desa Bendungan, Kecamatan Pagaden Barat, Subang, Jawa Barat.

Babut / cabut benih padi. Bibit padi dari Tegalsungsang ditanam di Bakan Bandung, Subang.
Babut / cabut benih padi. Bibit padi dari Tegalsungsang ditanam di Bakan Bandung, Subang.

Proses babut pun dimulai, cari tetangga yang mau babut / mencabut benih padi. Dan pagi - pagi sekali saya dan mertua melakukan pompanisasi untuk pengairan benih padi yang akan di babut, supaya tanah jadi lembek dan bibit padi mudah dicabut, akar tidak putus.

Proses pompanisasi. Pengairan "Pawinian" tempat semai benih padi
 Proses pompanisasi. Pengairan "Pawinian" tempat semai benih padi

Proses babut ini menghabiskan waktu setengah hari. Benih padi yang dibabut/dicabut sebanyak 700 ikat.

Proses babut / mencabut benih padi
 Proses babut / mencabut benih padi

Setelah proses babut, selanjutnya adalah proses mobilisasi atau pengangkutan untuk ditanam di sawah admin yang jaraknya hampir 1 KM dengan pengangkutan sepedah motor dan memakai keranjang dari bambu untuk tempat - tempat benih.

Benih padi dimasukan keranjang bambu
Benih padi dimasukan keranjang bambu, satu keranjang memuat 120 ikat x 2, jadi yang bisa keangkut untuk satu pengangkutan sekitar 240 ikat.

Proses mobilisasi.. Eh, motornisasi ... hehehe..
Proses mobilisasi.. Eh, motornisasi ... hehehe.. 
Pengangkutan benih padi menggunakan sepeda motor
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar