Cara Sembuhkan Framboesia / Patek / Kururawit Dengan Kamboja Jepang (Adenium)

Sampurasun ...

Cara Sembuhkan Framboesia / Patek / Kururawit Dengan Kamboja Jepang (Adenium)

MANGYONO.com - Penyakit patek, kalau kata orang tua itu penyakit yang bisa menempel saat kita dikebun atau taman yang dipakai gituan “ tanda kutif”, Tapi menurut saya penyebabnya bukan itu, bisa saja tempat itu kotor, merang, banyak kuman, banyak bakteri.

Menurut kedokteran atau para dokter, penyakit Framboesia atau Patek adalah suatu penyakit kronis, relaps (berulang). Dalam bahasa sunda disebut patek / kururawit.

Cara Sembuhkan Framboesia / Patek / Kururawit Dengan Kamboja Jepang (Adenium)
Cara Sembuhkan Framboesia / Patek / Kururawit 
Dengan Kamboja Jepang (Adenium)



Penyakit kururawit adalah penyakit langka karena infeksi pada daerah tropis yang biasanya menyerang daerah kulit, tulang dan sendi manusia. Katanya penyakit ini bisa menjalar bersama darah ke seluruh tubuh, kalau menyerang tulang, maka tulang tersebut akan keropos dan hancur... Weeeh sereeeem.. Dan apa bila sudah sembuh, bekasnya susah hilangnya, karena akan menimbulkan kerak pada kulit.

Berikut ini cara menyembuhkan Patek, Kururawit dengan getah Kamboja Jepang atau Adenium

- Petik pucuk atau daun kamboja Jepang
- Oleskan ke kulit yang ada kururawitnya

Nah. Lakukan 1 - 2 kali, sampai Patek tersebut sembuh



LIHAT VIDIONYA DISINI


Share:

Anget , Enak ... Banyak Manfaat Makan Daun Pohpohan

Sampurasun ... 

Anget , Enak ... Banyak Manfaat Makan Daun Pohpohan

MANGYONO.com - Daun poh-pohan paling sering digunakan sebagai lalapan, terutama pada masakan sunda. Rasanya yang khas dan aromanya yang harum, sangat cocok untuk menambah citarasa makanan. Namun, bukan itu saja manfaat daun pohpohan. Daun ini sangat kaya nutrisi sehingga berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan.

Anget , Enak ... Banyak Manfaat Makan Daun Pohpohan
Anget , Enak ... Banyak Manfaat Makan Daun Pohpohan 

Sambal dan lalapan menjadi bagian tidak terpisahkan dalam tradisi kuliner Sunda. Sungguh berasa nikmat makan lalapan pohpohan. Apalagi lalapan itu ternyata juga mengandung antioksidan alami yang berkhasiat menjaga kesehatan badan.

Daun poh-pohan rasanya enak, wangi segar, serta hangat. Tanaman pohpohan tumbuh di daerah pegunungan. Tanaman pohpohan di Indonesia tumbuh pada ketinggian 500-2.500 m, biasanya tumbuh pada daerah yang ternaungi seperti hutan, tepian hutan, jurang, tepian sungai atau air terjun alias curug

Kandungan gizi daun pohpohan sangat lengkap, termasuk kalsium, protein, karbohidrat, vitamin A, zat besi, energi, vitamin C, zat fosfor, lemak, dan vitamin B1. 

Tidak hanya lezat sebagai lalapan, ternyata berkhasiat untuk menjaga kesehatan tubuh serta melawan berbagai penyakit. Dengan rutin mengkonsumsi daun ini, masalah akan teratasi.

Bukan hanya orang Sunda yang harusnya mempelajari tentang khasiat lalapan poh-pohan, tapi semua orang sebaiknya mengetahuinya. Apa saja manfaatnya.

Nah, inilah penyakit yang dapat diobati menggunakan daun pohpohan:
1. Sakit pinggang dan kram
2. Nyeri otot tulang.
3. Nyeri haid
4. Osteoporosis
5. Tekanan darah tinggi
6. Kencing manis
7. Kepikunan dini
8. Risiko kanker
9. Gangguan jantung
10. Kulit kering dan kusam
11. Mengatasi wasir
12. Mencegah reumatik
13. Menjaga kesehatan akar gigi
14. Membantu mineralisasi gigi




 LIHAT VIDIONYA DISINI



Share:

Cara Mengawetkan Cabe Rawit Agar Tahan Lama Hingga 1 Tahun Lebih

Sampurasun ...

Cara Mengawetkan Cabe Rawit Agar Tahan Lama Hingga 1 Tahun Lebih

Berhubung saya menanam cabai rawit di pekarangan belakang rumah dan selalu lebih dari yang dibutuhkan untuk penggunaan sehari-hari, untuk itu saya mengawetkan cabe rawit atau cengek ini.

Cara Mengawetkan Cabe Agar Tahan Lama Hingga 1 Tahun Lebih
 Cara Mengawetkan Cabe Agar Tahan Lama Hingga 1 Tahun Lebih


Cara ini saya lakukan untuk mencegahnya terbuang sia-sia karena membusuk. Solusi terbaik adalah mengeringkannya untuk bisa lebih tahan lama dan digunakan pada waktu-waktu mendatang. Pengeringan cabai jauh lebih sederhana daripada proses pengalengan dan kurang memakan waktu dibandingkan proess pembekuan.

Metode yang saya lakukan untuk mengeringkan cabai yaitu dengan cara tradisional. Dengan bantuan sinar matahari

Caranya ... LIHAT VIDIONYA DISINI



 

Share:

Cara Membuat Sambal Kukus Tanpa Minyak

Sampurasun ...

Cara Membuat Sambal Kukus Tanpa Minyak

MANGYONO.com - Masih dari dunia persambelan, saya mau ngasih rekomendasi sambal ya, tapi kali ini bikinnya dikukus. Mungkin bisa jadi rekomendasi buat teman-teman yang pingin ngurangin makan minyak.

Berikut ini bahan-bahannya...

Sambal Kukus Tanpa Minyak
Sambal Kukus Tanpa Minyak



Bahan-bahan   
1 genggam cabai rawit
1 buah tomat merah
2 siung bawang merah
1/2 sdt garam
1 sdt gula pasir


Langkah     
- Kukus cabai, tomat, bawang hingga matang.. Kurang lebih 10-15 menit atau sampai bahan pada layu. Lalu angkat. Tunggu hingga tidak panas
- Ulek hingga lembut.. Siap disajikan…
- Selamat mencoba


LIHAT VIDIONYA DISINI









Share:

Kuliner Ekstrim... Sambal Walang Sangit

Sampurasun...

Kuliner Ekstrim... Sambal Walang Sangit

Sambal Walang Sangit adalah sambal yang bahan utamanya adalah walang sangit dalam bahasa disebut kungkang.

Sambal ini adalah menu olahan utama dari walang sangit. Biasanya kaum petani sawah di desa-desa mengonsumsi ini sekaligus untuk menanggulangi hama pada tanaman padinya.
Sambel walang sangit ini memang cocok disajikan dengan nasi liwet yang pulen dan masih hangat.

Kuliner Ekstem... Sambal Walang Sangit
 Kuliner Ekstem... Sambal Walang Sangit



Cara membuat :
- Walang sangit dibersihkan dari kotoran daun padi, terus di dicuci.

 Walangsangit hama tanaman padi.
 Walangsangit hama tanaman padi.


- Kemudian digoreng dengan api kecil dan tidak terlalu kering.
- Siapkan cabe, garam (sedikit saja karena walang akan membuat lebih asin), bawang putih. Merica. Kemudian haluskan (diuleg) dalam coet,
- Stelah halus masukan walang sangit dan uleg agar sdikit hancur (tidak sampai halus).


Lihat vidionya DISINI


Share:

Heboh... Awan Jatuh di Sagalaherang, Subang - Jabar

Sampurasun ...

Heboh... Awan Jatuh di Sagalaherang, Subang - Jabar

MANGYONO.com - Warga Kabupaten Subang bagian Selatan, dihebohkan dengan munculnya gumpalan busa besar berwarna putih terhampar di areal persawahan di Desa Cibinong, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, provinsi Jawa Barat, Indonesia. Pada hari Jumat (31/5/2019) pagi. Warga meyakini busa tersebut adalah awan yang turun dari langit alias awan jatuh ( reu'euk murag). 

Heboh... Awan Jatuh di Sagalaherang, Subang - Jabar
 Heboh... Awan Jatuh di Sagalaherang, Subang - Jabar


Keberadaan gupalan busa mirip awan ini menarik perhatian warga setempat. Mereka berbondong-bondong datang memadati areal pesawahan yang jadi lokasi fenomena langka itu terjadi. 

Warga mengabadikan momen langka itu dengan berfoto dan merekam video menggunakan kamera handphone lalu diunggah ke media sosial. Kontan saja, fenomena itu menjadi viral.

Belum diketahui apakah busa mirip awan itu berbahaya atau tidak. Fenomena itu menurut warga lainnya pertama diketahui oleh warga yang akan pergi ke sawah pagi hari, sebelum akhirnya kabar keberadaan benda mirip awan itu menyebar luas ke masyarakat.

Lihat Vidionya DI SINI



 

Share: