logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Anak saya dan Ayam kampung

Sampurasun … Rampes ….    


Kali ini Blog Mang Yono tidak akan menulis tentang bunga, tapi mau nulis tentang Ayam kampus… Ups, Ayam kampung bray … hehehe. Ayam kampung merupakan ayam tradisional yang sudah berada di Indonesia ini semenjak ratusan tahun yang lalu,katanya, kata sejarah sudah ada sejak zaman kerajaan Kutai dahulu.Padahal sebelumnya blog ini pernah menulis tentang beternak ayam kampung ala Anak - anak saya, dan menulis juga Bakakak atau bakar ayam kampung sampai acara bikin Nasi Liwet dan ayam bakar bumbu cobek.


Dinamakan ayam kampung karena ayam – ayam tradisional ini hidup di kampung, kalau dahulu dalam bentuk upeti dan kini dalam bentuk aliran bisnis. Persamaanya adalah tetap dari daerah pedesaan ke wilayah kota dan pasar - pasar.

Anak saya dan Ayam kampung
Ayam kampung anak saya


          Ayam kampung atau ayam tradisional Indonesia ini memang berkembang perkembangan di desa – desa. Termasuk saya juga yang tinggal di desa ya ikut memelihara ayam kampong…  ups, tapi bukan saya ding, yang memelihara ayam kampung, yang rajin memelihara ayam kampung yaitu anak sulung saya, anak saya ini rajin kalau soal beternak ayam kampung, kalau ternak ayamnya semua terserang penyakit TETELO, dia tidak pernah putus asa, tetap saja piara ayam kampung lagi, kebiasaai ini diikuti anak saya yang kedua, meskipun anaknya masih kecil tapi saya kasih kesempatan atau mulai dikenalkan untuk memelihara ayam, Kakanya sengaja ngasih ayam untuk adiknya supaya terbiasa tiap pagi memberi pakan, itu sesuai yang saya ajarkan pada anak saya yang sulung pada waktu dia masih kecil… hehehe. 


Telur Ayam kampung untuk dierami maksimal 12 Biji
Telur Ayam kampung untuk dierami maksimal 12 Biji


         Penyakit yang sangat ganas untuk ayam kampung yaitu penyakit N.D ( Newcastle Deseases) atau lebih dikenal dengan nama TETELO, tetapi penyakit ini bias ditanggulangi dengan pemberian vaksinasi yang benar dan sesuai prosedur.



Penetasan telur ayam Kampung bisa dilakukan dengan dua cara yaitu, penetasan dengan alat pemanas dan penetasan dengan secara alami yaitu dengan dierami induknya. 

Induk Ayam sudah mulai mengerami Telur Ayamnya
Induk Ayam sudah mulai mengerami Telur Ayamnya


Setelah induk bertelur biasanya induk akan segera mengerami telur-telur tersebut selama 21 hari, setelah telur-telurnya menetas induk ayam akan mengasuh anak-anaknya selama 2-3 bulan. 


Pada waktu menetas ini peternak bisa langsung memindahkan anak ayam dalam kandang tersendiri bersama dengan induknya. Jumlah anak ayam yan dipelihara bersama dengan induknya paling banyak adalah 12 ekor, sebab kapasitas ini sudah maksimal bagi induk untuk menghangati anak-anaknya nah apabila Induk ayam sudah bertelur 12 maka sebaiknya telur yang ke 13 dan seterusnya diambil saja, bagus tuh buat jamu kuat hehehe, daripada memaksa untuk dierami dan telurnya tidak menetas kan saying ya.



Karena pabila anak ayam lebih dari 12 maka anak yang diasuh induk ayam tidak akan mampu diberi khangatan oleh Induknya. Maka anak ayam akan kedinginan dan mengalami kematian. 


Nah, apabila ingin memelihara anak ayam lebih dari 12 ekor maka kita harus memisahkannya yaitu dipelihara secara terpisah dari induknya, maka anak ayam bias lebih banyak sesuai kapasitas kandangnya.



Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

18 komentar

amankan dulu pertamax...hehehe

Balas

kalau ayam kampung tinggalnya di kampung, berarti kalau ayam yang di kota di sebut ayam kota yaa Kang, hehehehe. :D

Balas

seru juga ya anaknya miara ayam kampung, selain bisa dijadikan tambahan uang jajan, bakakak nya itu loch yang ngga nahan...

Balas

kalau ayamnya tinggal di perumahan, namanya ya ayam perumahan, yang jadi masalah kalau tinggalnya dikampus....ayam kampus atuh dong?

Balas

nggak ada lahan buat melihara, rupanya maksimal 12 telor untuk dierami

Balas

Memelihara ayam kampung mempunyai keasyikan tersendiri ya mas.Untuk keperluan kebutuhan gizi keluarga, ternyata daging ayam kampung lebih gurih. Anak saya juga gemar pelihara ayam kampung namun telurnya untuk dia jual, bukan untuk dikonsumsi sendiri...

Balas

wahh kali ini tentang ayam hehe :) saya baru tahu kalau anak ayam lebih dari 12 akan mati karena tidak mampu diberi kehangatan.. nice share mang :)

Balas

Yang namanya Ayam kampung, tetep aja namanya ayam kampung yah Mang?
Walaupun di bawa ke Kota, atau kemana aja masih tetep namanya Ayam Kampung

Balas

Numpang nyimpang dari topik Mang Yono, mau tanya sama Mas Alden
Kenapa blog nya gak bisa di komentari. dan ada laporan comments
Bukan usernya. kenapa yah Mas. coba di koreksi opsi blog nya :)

Balas

iya kang, saya kan gak sempat piara ayam, kalau makan bakakaknya boleh deh eheheh

Balas

kalau ada yang nyebut ayam kampus pikiran saya jadi kemana - mana heheeh

Balas

pakai kandang kecil gak apa mas sekarang dipiara besok dipotong hehehe... Kalau terlalu banyak mendingan di masak aja telornya heheeh

Balas

iya Uda, buat tambah - tambah uang jajan sambil menyalurkan hobinya hehehe

Balas

betul mas kalau kebanyakan tidak bisa keurus sama induknya, kalau pengen banyak mendingan dipisah dan dihangatkan dengan lampu listrik

Balas

berarti namanya sudah paten ya kang ... ayam kampung gito loh

Balas

kunjungan pertama kang,
ayam kampung ini sudah jarang di daerah saya kang, kebanyakan ayam sayur sadaya.. :D

di antos follow balikna kang :D

Balas

Nah kalau ini saya juga pelihara Kang hehehe

Balas

bagi ih..pahanya.
bakakak..maksudna...:)

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger