logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Kolecer sebagai pengusir burung Pipit di sawah

Sampurasun .. Rampes ..

Blog Mang Yono. Kalau Anda – andini mungkin ada yang belum tahu tentang Kolecer ( bahasa sunda ), tapi kalau sudah berkunjung ke Subang Jawa Barat, Pasti deh tahu hehehe.

Kolecer ( bahasa sunda ) merupakan sebuah mainan atau alat yang berupa kincir angin, baling-baling terbuat dari kayu jati dan ditopang oleh bambu. Untuk memutarkan Kolecer dengan maksimal dibutuhkan angin yang besar, sehingga terkadang bunyi dari putara tersebut bagaikan deru mesin pesawat terbang, ramainya kolecer tergantung cuaca atau musim yang mendukung. 

Silahkan Baca juga :  Liburan Ke Sawah Wisata Murah Meriah

 

Kolecer sebagai pengusir burung Pipit di sawah
Kolecer dipanjer di petak sawah. Poto by Mang Yono

Banyak warga di daerah subang yang memasang kolecer di sawah, pekarangan rumah. Apabila angin sedang besar maka terdengar gemuruh dari baling-baling tersebu. Ukuran baling-baling sekitar 1 meter hingga lebih dari 6 meter. Berbicara mengenai kincir angin tradisional. Kalau Negara Belanda terkenal dengan kincir anginnya sehingga mendapat julukan negeri kicir angin. Maka dengan banyaknya kolecer yang tersebar di Kabupaten Subang, sudah sepantasnya Subang juga dijuluki “Subang Kota Kolecer”.

Silahkan Baca juga : Tips Berlibur Dan Wisata Ke Sawah
Tetapi seiring dengan perkembangan zaman sampai saat ini, mainan tradisional tersebut sudah mulai tergerus arus modernisasi, kolecer yang ada sekarang tidak banyak atau sudah tidak lagi ramai seperti tahun-tahun pas saya masih kecil. Semoga saja kolecer  tetap ada menjadi salah satu warisan budaya kita, bila perlu dikembangkan menjadi salah satu tujuan wisata yang menyenangkan dengan membangun desa kolecer yang tentunya akan membantu masyarakat setempat.

Bagi para petani, Kolecer akan sangat bermanfaat digunakan saat padi mulai menguning. Kolecer – kolecer tersebut digunakan sebagai pengusir burung pipit. Biasanya kolecer tersebut dipasang atau dipanjer di petakan sawah, satu petak sawah memerlukan satu kolecer, jadi kalau 20 petak sawah  memerlukan 20 Kolecer hehehe.

Nah untuk cara membuat kolecer silahkan baca dipostingan selanjutnya tentang Cara membuat Kolecer dari bambu atau kayu


Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

7 komentar

kolecer bisa mengusir burung pipit, kalau mengusir pocong bisa gak mang?.hehehe...

Balas

bisa om, tinggal dibacakan mantra dan ditempeli tulisan jawa kuno, insya Allah :D

Balas

Perlu ada riset atau studi lagi mengenai "Kolecer" ini. Ini merupakan tradisi yang unik, dan sudah pasti menarik buat pengunjung dari luar kota. Bentuknya yang mirip Kincir Angin di Belanda bisa menjadi daya tarik tersendiri jika dikembangkan.

Balas

kalau mau nangkap atau ngusir pocong pakai oli aja mas, cecerkan dilantai nanti pocongnya jadi kepeleset. ... wiiih serem nih hehehe

Balas

Iya kang, Agar tradisi Kolecer tersebut menjadi wisata daerah ya kang, karena bayak orang yang tidak tahu tentang kolecer

Balas

ai sugan teh kolecer yang banyak juga di sini cuman buat kesenangan soalnya ada yang ngadu kolecer juga disinih mah.
fungsi utamanya mah buat ngusir burung ya?
burung mang yono ikutan terbang dong :p

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger