logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Cara membuat benih padi sendiri.

Sampurasun ... Rampes ...

Blog Mang Yono. Anda ingin budidaya tanaman padi ? coba pelajari cara menanam padi yang akan coba saya bahas di tulisan ini, ini pembuatan bibit padi yang saya jepret pada hari minggu 10 Agustus 2014, setelah hari minggu tanggal 3 Agustus 2014 melakukan panen di sawah saya yang dapat ditanami 3 kali dalam setahun. Sebelumnya saya mohon maaf, bukannya saya menggurui, tapi hanya sedikit berbagi saja. Banyak tahap-tahap yang perlu kita pelajari tentang membudidayakan tanaman padi.  Cara menanam padi ini terbagi ke dalam beberapa tahapan, yang dimulai dari memilih benih sampai kepemeliharaan yang berlanjut ke tahap pemanenan.

Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh para petani seperti saya ini sebelum memulai penanaman padi, hal yang paling penting adalah pemilihan jenis padi dan pembenihan.

Cara membuat benih padi sendiri.
Perendaman benih padi. Poto Tgl 10/8/2014 by. Mang Yono

Pemilihan benih atau bibit adalah hal yang utama dalam membudidayakan tanaman padi. Pilihlah benih yang sesuai dengan areal lahan yang akan ditanami tanaman padi, untuk sawah yang tadah hujan pilih yang sesuai, begitu juga untuk lahan sawah yang rawa - rawa atau sawahnya selalu ada airnya dan jangan lupa juga untuk memperhatikan air dan sumber air yang terdapat pada lahan yang akan ditanami.


Banyak sekali benih padi saat ini beredar di pasaran. Hanya saja Anda tidak pernah bisa memastikan apakan benih padi tersebut benar-benar berkualitas atau hanya ASPAL. Saya pernah mengalami. Saya membeli benih padi bersertifikasi atau benih padi berlabel namun ketika panen hasilnya tidak seperti yang diharapkan bahkan benih itu tidak tumbuh pada waktu penyemaian di PAWINIAN (perbenihan).

Cara saya yang biasa dilakukan lakukan untuk mendapatkan benih padi kualitas baik, yaitu dengan membuat benih padi sendiri.

Karena petani sering dihadapkan pada persoalan biaya untuk membeli benih unggul bersertifikat. Meskipun Kementerian Pertanian memiliki program penyediaan benih gratis melalui BLBU, SLPTT, dan sejenisnya yang ditujukan untuk membantu penggunaan benih unggul bagi petani, namun belum semua petani bisa menikmati program tersebut tiap musim tanam. Sementara, benih merupakan salah satu dari beberapa komponen utama untuk memperoleh produksi padi yang tinggi. Tapi saya sering juga ding dapat bantuan benih geratis hehehe. Tapi benihnya tidak cukup untuk ditanam di sawah saya, ya terpaksa buat sendiri atau beli di kios pertanian.

Berikut ini cara membuat benih padi sendiri yang didapat dari panenan sendiri.

Pertama : Melakukan pengambilan padi pada satu bibit / padi yang penanamannya tidak tercampur dengan jenis padi yang lain. Seperti pada poto di bawah yang saya jepret pada area sawah saya, sebelum kegiatan pemanenan padi dilakukan.
Pemanenan pada padi satu bibit
Bibit padi diambil dari tanaman padi satu jenis. Poto jepretan tgl. 3 Agustus 2014 di sawah saya sebelum melakukan pemanenan padi.

Kedua : Melakukan penjemuran padi dengan maksimal , usahakan padi yang akan dijadikan benih tersebut tidak tercampur dengan padi - padi jenis yang lain.

Penjemuran padi dengan maksimal. Poto tgl. 10/8/2014 by. Mang Yono

Ketiga : Kemudian Pisahkan benih padi yang bernas dengan yang kosong dengan cara merendam benih padi tersebut selama satu malam agar terpisah antara benih hampa dan yang bernas. Cara tersebut masih menghasilkan pertumbuhan bibit padi yang tidak seragam dan produksi belum maksimal. Sebabnya, benih dengan indikasi tidak memenuhi syarat tumbuh baik (indikasi retak dan hampa) masih tenggelam di dasar wadah, kemudian dianggap sebagai benih bernas. Padahal tidak.

Perendaman bibit padi / gabah
Perendaman bibit padi, di poto ini saya melakukan perendaman 40 liter padi /gabah

Cara ketiga diatas untuk mendapatkan benih padi yang bernas dengan maksimal yaitu dengan cara memanfaatkan sebutir telur dan garam, akan diperoleh benih yang benar-benar bernas. Pada kondisi normal, telur tenggelam dalam air. Dengan menambahkan garam, air menjadi larutan garam yang lebih banyak kemudian mampu mengangkat telur ke permukaan air (mengapung). Bila telur saja dapat diapungkan dalam larutan garam, apalagi benih hampa dan retak. Cara ini biasanya di terangkan pada penyuluhan - penyuluhan pertanian.

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

4 komentar

Ternyata pemanfaatan telur dan garam juga bisa digunakan untuk benis padi yang bagus juga ya Mang ? Baru tahu saya, makasih atas sharingnya.

Salam

Balas

betul kang, cara itu malah setiap ada penyuluhan pertanian di kelompok tani suka di informasikan, saya khan termasuk kelompok tani di kampung saya, walau sawah saya sedikit hehe

Balas

saya orang desa tapi hal yang mengenai membuat benih padi ini saya mah baru ngerti dari artikel mang yono ini...

Balas

ya saya percaya deh, khan kang lembu ini biasanya bukan nanam padi tapi nanam ubi cilembu, kalau nanam ubi malah saya belum tahu kang, coba deh atuh ih di share caranya hehehe

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger