logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Gak Perlu Ragu Menjadi Ibu Bekerja

Sampurasun ... Rampes

MANGYONO.com – Ketika harus meninggalkan anak di rumah untuk pergi bekerja, apa yang sering Kita rasakan sebagai seorang ibu bekerja atau ayah bekerja?. Kalau kita seorang Ayah sih mungkin gak terlalu masalah, tapi jikalau kita seorang Ibu, ini yang menjadi permasalahannya. Kita akan kasihan melihatnya menangis, ataukah perasaan bersalah karena tak dapat menemaninya bermain, makan dan mandi. Baca Membiasakan Anak mau ditinggalkan Ayah Bunda bekerja

Menurut yang saya baca di rubrik biro jodoh ... Ups, rubrik konsultasi anak. Katanya, semua rasa kasihan, tak tega, atau rasa bersalah ini seharusnya Kita kesampingkan dulu.

Gak Perlu Ragu Menjadi Ibu Bekerja
 Gak Perlu Ragu Menjadi Ibu Bekerja. Foto ilustrasi, Anak saya saat mau di tinggalkan bekerja.

"Ketika harus bekerja dengan alasan apapun, jangan pernah merasa bersalah kepada anak karena Anda harus pergi meninggalkannya untuk bekerja." 

Caranya: Berikan alasan yang masuk akal dan logis untuk dicerna anak. Jangan sekali-kali memberikan anak alasan yang dibuat-buat, seperti, "Mama bekerja untuk membeli susu kamu". Meskipun itu alasan yang tepat, namun bisa membuat anak berpikir, lebih baik ia tidak perlu minum susu yang tidak disukainya daripada ibunya harus bekerja.



Baca juga Cara Mendidik Anak Balita Yang Baik

Selain menjelaskan tujuan Anda bekerja, jelaskan juga kepada anak bahwa Anda suka melakukan pekerjaan itu. "Jangan hanya beri tahu anak alasan ekonomi saja, tapi jelaskan juga bahwa Anda melakukan pekerjaan itu dengan ikhlas dan senang.

Dengan penjelasan ini, anak juga mengerti bahwa ibunya memiliki pekerjaan yang menyenangkan. Anak menjadi lebih mengerti bahwa ibunya tidak bekerja hanya harus memenuhi kebutuhannya saja, dan  lebih "rela" melepas ibunya pergi bekerja.

Itulah, tips dan cara saat sang Ibu untuk bekerja dan meninggalkan sang buah hati, mungkin masih banyak juga sih tips – tipsnya tapi saya taunya cuma itu ... Hehehee. Mungkin ini bisa diterapkan bagi Ibu – ibu, Bunda – bunda, Mamah – mamah, Eteh – eteh, Mpok – mpok yang bekerja di Pabrik, perkantoran, Home Industi atau apa lah tempat bekerja lainnya ...

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

13 komentar

kalau menurut saya harus dilihat dari segi umur anak juga ya mang, kalo anaknya sudah tidak menyusui lagi, tidak apa apa di tinggal bekerja, Tapi kalau masih dalam masa menyusui, sebaiknya ditunda dulu, saya juga gak tega :)

Balas

kalau anak udah terbiasa sejak kecil ditinggal ibu kerja mah okeh-okeh saja, tuh anak-anak saya pada kuat-kuatkaya hulk

Balas

waktu saya kecil, ibu saya juga kerja, tapi saya gak paham apa2 dan kayanya saya gak kenapa2 juga waktu itu soalnya dititipin ke nenek *ini anak apa belanjaan pake dititp* haha

Tipsnya kereen Mang, bisalah dcoba buat mama2 baru yg pengen kerja tapi agak galau ninggalin anak..

Balas

saya mah gak kerja teh sejak nikah juga memang dilarang sama bapana... beliau bilang begini, kalau saya kerja anak2 jadi diasuh orang lain... atuh jadi teu puguh? ah ya sudah, nurut aja sama bapana...

Balas

Sebenarnya ibu-ibu pekerja mungkin ingin menghabiskan banyak waktu dengan anaknya ya, tanpa bekerja dan fokus mendidik anaknya. tapi karena ada alasan tertentu, beliau harus rela meninggalkan anaknya di rumah. yang penting seperti yang Mang Yono katakan, memberi pemahaman pada anaknya yah. ibu saya juga bekerja, Mang. dan bahkan sejak kelas enam SD, saya tinggal bersama Embah Kakung dan Putri. karena kedua ortu saya dinas di kepulauan. puji syukur, selama kuliah tidak begitu rindu berat. rindu pasti, cuma gak sampai nangis :D

Balas

saya kebalikannya sob, saya yang pergi, hahahaha,

Balas

nanti anak juga tau kalau ibunya bekerja, jadi tak perlu khawatir, asal menempatkan anak dengan pasti dan aman saat di tingalkan

Balas

wah iya betul mas,Achmad pinter masalah Ibu dan anak heheeh... cocok dah buat pakar anak ehehh

Balas

nah betul sekali kang, kalau anaknya gak bisa ditinggal ibunya ya apa boleh buat dirumah saja hehehe

Balas

Hehhehe seperti belanjaan aja ya dititip ... Silahkan dicoba Neng, tentunya nanti kalau dah punya anak hehe

Balas

Berarti sama sama saya, sejak nikah saya juga melarang istri untuk bekerja ... Nah, pikiran saya juga begitu jika istri bekerja nanti malah diasuh sama orang lain, iya kalau bener yang ngasuhnya kalau gak ....... gimana ...

Balas

kalau ibu dan bapak saya malah gak bekerja mas, saya tinggal bersama nenek dan kakek. Karena ibu dan bapak saya meninggal sejak saya berumur 5 tahun..

Balas

betul sekali mas, ibu dan bapaknya bekerja yang penting perhatian ke anaknya gak berkurang ya...

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger