logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Cicih Cangkurileung Maestro Jaipong dari Subang

Sampurasun ... Rampes ...

MANGYONO.com - Cicih Cangkurileung Maestro Jaipong dari Subang

Hajah Cicih Rukesih (70) saat memberikan tausiah masih belum hilang dalam ingatan masyarakat Kota Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang dan sekitarnya. Pemilik nama panggung Cicih Cangkurileung (Kutilang).  

Cicih Cangkurileung Maestro Jaipong dari Subang yang biasanya bersuara gahar (keras dan lantang) dan senggol (improvisasi) saat mengawih kliningan, tetapi lembut saat berdakwah, telah meninggalkan pencintanya untuk selamanya pada Selasa (18/9/2012) sekitar pukul 02.00 WIB di kediamannya, Kampung Sembung II RT 08/RW 04 Desa Gunungsembung, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang. Innalillahi waa inna illaihi rodjiun.


Cicih Cangkurileung Maestro Jaipong dari Subang

Sebagai warga Subang khususnya, merasa sangat kehilangan sosok panutan yang multitalenta.


Almarhumah bukan hanya dikenal sebagai maestro seni tradisional kliningan ataupun seni Sunda di Kabupaten Subang khususnya dan Jawa Barat pada umumnya. Akan tetapi, juga sosok wanita yang sangat ramah dalam memberikan ajaran atau ilmu seni (kawih kliningan) maupun wejangan agama saat dia menjadi dai

Kehilangan seorang maestro seni kawih kliningan Hj. Cicih Cangkurileung sangat jelas terlihat saat keranda diusung dari rumah almarhumah menuju TPU Celerek yang jaraknya sekitar 700 meter. Ratusan pengantar terdiri atas unsur Muspika dan Muspida Kabupaten Subang serta masyarakat, berdesakan dan menciptakan antrean panjang.

Sangat beralasan bila masyarakat sangat kehilangan Cicih Cangkurileung. Selain dikenal sebagai juru kawih kliningan penerus jejak langkah Titin Fatimah dan Upit Sarimanah, dalam tiga tahun terakhir ini almarhumah sangat dekat dengan masyarakat karena rajin berdakwah.

Cicih Cangkurileung sudah menimba ilmu sebagai juru kawih kliningan pada usia 5 tahun pada Cucun Cunayah dan Suwandi (juru rebab). Hal ini membuat sejumlah seniman tradisi waktu itu memprediksi Cicih kecil akan menjadi penerus Titin Fatimah dan Upit Sarimanah. Benar saja, hanya berselang dua tahun, atau tepatnya pada usia 7 tahun, Cicih muda yang diberi julukan Cicih Cangkurileung sudah menyabet juara pertama kawih kliningan. Dalam beberapa tahun, saat usianya menginjak remaja, namanya cepat dikenal, khususnya di kalangan pencinta seni kliningan dan bajidoran.

Bahkan, pada waktu itu, namanya dikenal sebagai juru kawih untuk kesenian bajidoran serta jaipongan yang saat itu digandrungi. Kelebihan Cicih Cangkurileung sebagai pesinden adalah pada warna suara yang gahar (lantang), improvisasi dalam senggol (ornamen lagu) terutama senggol kejawen, pedotan (teknik masuk, pada tiap baris lagu) juga kekuatannya manggung hingga dini hari tanpa juru kawih pendamping.

Bagi para pencintanya, Cicih Cangkurileung saat ini akan menjadi tinggal kenangan. Sang maestro bersuara gahar tersebut telah berpulang untuk selamanya.

Dilahirkan di tengah keluarga pemusik dan dalang, sejak kecil ia sudah menyanyi di depan umum. Nama panggung Cangkurileung (kutilang) mulai digunakan ketika mengikuti kontes sinden yang mengharuskan peserta menggunakan nama burung di belakang aslinya.

Tidak kurang dari 150 lagu telah almarhum ciptakan. Sementara untuk suaranya yang dipitakasetkan di antaranya album :

Sunda Klasik Titip Salam (bersama Mitra Kencana Gamelan Group)
Sunda Klasik Ngiring Bingah
Sunda Klasik Cicih Cangkurileung
Sunda Klasik Ngiring Bingali
Jaipong Ibingan Adumanis Cicih
Gita Jaipong Cicih Amplop Biru
Sunda Klasik Nikmat Duriat
Top Jaipong Gadis Subang


Terimakasih sobat sudah berkunjung dan membaca Cicih Cangkurileung Maestro Jaipong dari Subang

Terimakasih sobat sudah berkunjung dan membaca Cicih Cangkurileung Maestro Jaipong dari Subang 



    Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
    Enter your email address to get update from Mang Yono.
    Print PDF
    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    19 komentar

    Innalillahi wa Inna Illaihi Raaji'uun...
    genererasi penerus harus bisa meneladani nya ya mang...
    dan harus ada yang meneruskan perjuangan beliau dalam melestarikan seni sunda

    Balas

    iya kang... mudah - mudahan banyak penerusnya, seperti pepatah mengatakan gugur satu tumbuh seribu...

    Balas

    inalillahi..........

    semoga beliau diterima disisi Allah Swt.
    Ibu Hajah seorang pigur seniman sunda yang luarbisa, urang salakau urang sunda wajib ngamumule titinggal anjeuna,.............

    Balas

    Amiin.... menurut kabar Ibu Hajah meninggal setelah pulang ceramah dari Sumedang...
    Supaya tidak hilang dan kalah sama kesenian dari luar ya kang

    Balas

    turut berduka mang, semoga ada penerusnya yang handal ya mang

    Balas

    inalilahi wainailahi roziun ..
    moga amal ibadahnya di terima Allah SWT . amin ..

    semoga akan ada penerus yang lainnya,,yang memang mencintai kesenian ini bukan untuk menghancurkan citra jaipong itu sendiri .

    btw aku suka musicnya kang :)

    Balas

    Innalillahi waa inna illaihi rodjiun. Semoga ada sosok pengganti yg bisa meneruskan warisan budaya bangsa. Aamiiiin
    Dan semoga almh diterima di sisih NYA

    Balas

    innalillah...
    selamat jalan untuk sang maestro...

    harapannya pasti tari jaiping nggak lekang dimakan jaman dan generasi-generasi penerusnya terus bersemangat mengenalkan jaipong....hingga seantero dunia...

    Balas

    terimakasih ya mas... mudah - mudahan banya penerusnya mas biar ndak hilang tuh kesenian jaipongan

    Balas

    Amiin... mudah - mudahan banyak penerusnya ..

    Balas

    Amiin... mudah - mudahan ya mbak, banyak penerusnya.... kabarnya beliau meninggal setelah ceramah di Sumedang.

    tentang Istri Sejati ya...

    Balas

    Amiin ... mudah - mudahan seni Jaipong makin dikenal dunia

    Balas

    semoga sepeninggal beliau sang maestro semakin eksis generasi2 penerusnya ya bang...aamiin

    Balas

    Salut euy...
    Mamang mengangkat budaya jawa barat...

    Balas

    innalilahiwainailaihi rji'un, sampai sekarang saya masih sering memutat lagu2 nya, malah saya sedang mencari lagu yang sangat saya sukai di tapi belum ketemu karena lupa judulnya

    Balas

    mudah mudahan ya kang, gugur 1 tumbuh sepuluh ribu... Amiin

    Balas

    terimakasih Supportnya sob

    Balas

    mudah mudahan banyak penerusnya ya Kang... memeng lagu lagunya gahar dan enak didengar ya kang...
    Judulnya mungkin gadis subang, mojang bandung, adu manis atau daun pulus heheheh

    Balas

    kang punya link downloadnya gk ? pengen download yg full albumnya ada gk ?

    Balas

    Alamat Warung Benih MANGYONOcom
    Kmp. Gardu 1 RT 009 RW 03
    Ds. Bendungan
    Kec. Pagaden Barat
    Kab. Subang – Jawa Barat
    (Belakang TKA Assalam atau PAUD Assyafaah)

    Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger