logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Desa Bendungan di Pagaden Barat kabupaten Subang

Sampurasun ... Rampes ... 

Desa Bendungan, sebuah Desa dengan lima dusun; Gardu Besar, Gardu Kecil, Ciyuda, Nanggorak, dan Bendungan. 

 

Desa ini berada di pusat kecamatan Pagaden Barat yang memiliki Sembilan desa. 




Desa Bendungan di Pagaden Barat kabupaten Subang
Dikatakan pusat, sebab segala aktivitas, terutama empat desa terdekat selalu terpusat di perempatan desa Bendungan.

 Ini Kantor Desa Bendungan
 Dan Ini Kantor Kecamatan Pagaden Barat masih satu komplek dengan kantor desa

Kalau ini GOR kantor Desa Bendungan

Dengan letak geografis seperti ini, desa Bendungan memiliki potensi percepatan pertumbuhan yang unggul dibandingkan dengan desa-desa di sekitarnya. Sebagai gambaran, setiap hari senin malam, selalu ada pasar malam yang letaknya di perempatan desa Bendungan. Pasar malam itu didatangi bukan hanya oleh warga setempat, warga desa lainnya pun seperti Mekarwangi, Munjul, Margahayu selalu memadati jalan-jalan di sekitar perempatan untuk memenuhi kebutuhannya di pasar malam.


Sebagian besar penduduk desa ini bermatapencaharian sebagai petani pertanian desa Bendungan adalah padi. Jika kita berkeliling, sejauh mata memandang, hamparan padi hijaulah yang mendominasi mata. Seperti kebanyakan pola pembagian kerja masyarakat desa, ibu-ibu di desa Bendungan pada umumnya menjadi ibu rumah tangga tapi ada juga yang menjadi buruk pabrik. aannya.

Karangtaruna desa Bendungan memiliki anak-anak muda yang sudah 'terpelajar'. Beberapa diantaranya bahkan sudah dan sedang mengenyam bangku pendidikan tinggi, kebanyakan di Universitas Subang (Unsub). Dengan begitu, tidak mengherankan jika banyak sekali kegiatan yang dibidani oleh karangtaruna.
Di bidang kesehatan, dengan segala keterbatasan pemerintah desa, para warga berswadaya membangun lokasi-lokasi posyandu. Kader-kader kesehatan pun mulai terbentuk.


di desa Bendungan ini. Semua warga seperti keluarga, saling mengenal dengan baik satu sama lain.Seperti melihat sebuah keluarga yang tinggal di rumah besar, beratapkan langit, tidak bersekat dan bertembok, sebuah rumah yang di namakan: Desa Bendungan.
Dusun Gardu  (Gardu Besar atau Gardu Kecil) tempat mamang tinggal , yang terletak paling jauh dari dusun yang lain, kurang lebih 1-2 kilometer, seakan tidak terjalin komunikasi yang baik terutama jika dilihat dari sisi kepemudaan. Kalau membandingkan kondisi anak muda di dusun Gardu, dipandang "bengal dan bandel" dan paling banyak masalah, tidak seperti di dusun lain yang "baik-baik .

Disinilah salah satu tugas Karang Taruna di Desa Bendungan untuk merangkul mereka. Terpikirkan beberapa cara yang salah satunya adalah membuat sebuah acara rutin entah kompetisi sepak bola atau voli antar dusun dengan melibatkan anak muda disana. Pengadaannyapun secara bergiliran diadakan di lapangan Bendungan dan di lapangan dusun gardu. Tujuannya jelas untuk membaurkan warga dan anak muda antar dusun, dengan harapan anak muda disana terbuka pikirannya dan semangat mudanya disalurkan kepada hal yang baik.


Masalah paling mendasar dan selalu jadi keluhan warga desa Bendungan adalah tempat pembuangan akhir untuk sampah. TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang tidak disediakan pemerintah setempat membuat warga desa seringkali kebingungan harus menindaklanjuti sampah ini dengan cara apa apa buang kesungai saja hehehe. Maka ketika tercetus ide untuk membuat program “Pembuatan Tong Sampah” respon dari warga tidak begitu baik. Sebab meskipun di jalan-jalan disediakan tong sampah, akan menjadi percuma bila setelah sampah-sampah itu terkumpul, mereka tidak tahu harus dibuang kemana.


Proposal yang dibuat warga untuk pembukaan lahan TPA tidak disetujui pemerintah karena katanya APBD untuk pengembangan desa memang sedikit seharusnya warga melakukan inisiatif sendiri dengan cara gotong-royong membuka lahan TPA itu. Persoalan lokasinya bisa ditentukan dalam Musyawarah Rencana Pengembangan Desa. Jadi tidak ada salahnya jika warga juga lah yang mengelola TPA mandiri itu. Justru dengan begitu, pemerintah akan mendapat tamparan keras dan seharusnya merasa malu sebab TPA itu seharusnya memang tanggunjawab pemerintah.

sumber: berbagai sumber mulai dari tanya  atau mamang lihat langsung sendiri dan knmbendungan.blogspot.com





Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

18 komentar

bendungan di jawa tengah jga ada mang,,,,
jehehe,,,,

Balas

wah udah jarang y mang sekarang mah, sebuah daerah yg rasa kekeluargaannya masih kental gitu...kereen

Balas

Mamang pasti suka banget tuh liat ibu-ibu lagi senam..xixixi

Balas

oooh ada ya.... kok mamang ndak tau huu

Balas

ya kang WS mungkin karena bermunculan sinetron - sinetron heheehhe

Balas

hahahah Bli tahu aja dah, senam aerobik rutin pada hari minggu pagi ibu ibu dan mojang mojang dari 4 desa bergabung di GOR ini karena cuma desa Mamang yang punya GOR,

Balas

kantor desanya hidup ya mang, banyak kegiatan, jadi rame

Balas

wahh, jadi pengin turun di stasiun pegaden baru deh kalo pas naik kereta

Balas

iya mas sampai - sampai kantor Kecamatan nebeng di kantor desa ini

Balas

mirip istana negara

Balas

boleh mas, nanti mampir kerumah mamang ehheeh.... tapi kecamatan pegaden baru sekarang sudah di mekarkan kalau mamang masuknya kecamatan pegaden barat, kantor camatnya aja masih numpang di kantor desa

Balas

perhatiin aja, jangan2 mamang yono salah satunya di foto itu

Balas

kapan ya saya bisa maen2 kesana :D

btw itu gor nya jadi tempat senam ya mas..hehee

Balas

istana bunian..hehee

Balas

pasti mas fian mau ikut senam ya.... kalau bulan puasa di jadi tempat pesantren kilat sekecamatan

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger