logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Proyek Pulau Topang, Riau - Cara Peleburan Timah

Proyek Pulau Topang, Riau - Cara Peleburan Timah

Sampurasun.... Rampes... Pagi – pagi dapat kabar dari temen – temen Mamang yang kerja di Riau, katanya dia sudah sampai ke lokasi proyek dengan nyebrang ke pulau kecil yaitu Pulau Topang yang luasnya sekitar 3.500 hektare. 



Pulau ini terletak di garis batas antara Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau katanya sih pulau topang ini akan dijadikan sebagai daerah industri masa depan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Seperti ini gambarnya yang di buat di proyek Pulau Topang:
Proyek Pulau Topang, Riau - Cara Peleburan Timah

Terus temen saya bilang

“ waduh mang, disini sinyal internet susah, tidak bisa pesbukan dan BBM-an”
Dalam hati saya

“ Untung saya gagal berangkat kuli ke pulau Topang....  hehehe”.

Nah di Pulau Topang ini kru dari Perusahaan mau membuat Dapur peleburan, sepertinya peleburan Timah dan mamang sempet melihat gambarnya bahkan sempet mempelajarinya. 



Dan ini Persamaan pembuatan dapur/tungku peleburan Timah di PT. Donna Kembara Jaya , Bangka, yaitu TIMAH PUTIH waktu itu peleburannya cukup besar 1 Tungku  kapasitas 10 Ton dan ini ada 4 Tungku.... ckckc keren ya?

Poto dok. Mang Yono



Kebayang kalau dapur peleburan ini buat oven ubi... hehehe


Peleburan Timah kalau yang saya ketahui, yaitu melebur pasir Timah untuk di jadikan timah balok atau Timah batangan,  kira – kira berat per Batangnya 25 Kg.


Untuk proses peleburannya ada trik – trik tersendiri, supaya yang didapatkan timahnya dengan hasil yang maksimal dengan campuran batu bara dan bahan – bahan lain.. * Rahasiah Perusahaan nih ... Hehehe.


Mungkin sobat sudah pada tahu kan cara melebur timah tradisional, untuk pembuatan pemberat pancing eheheh. Nah prosesnya ndak jauh beda dengan itu, kalau penasaran pengen praktek dan sedikit lupa ... Yuk kita coba ingat – ingat bareng Mang Yono, tentang peleburan timah secara tradisional :

Nich mamang kasih cara tradisional yang biasa saya gunakan untuk pembuatan Timah pancing, biasanya model ini adalah timah hitam.
 

Siapkan Bahan & alat yang diperlukan:
 

( i ) Kaleng susu bekas atau pakai sendok juga bisa hehehe
( ii )  Lidi
( iii )  Daun pisang
( iv )  Ember diisi air.
 
(i) Pertama masukan timah kedalam kaleng bekas susu atau sendok, trus letakan diatas api, paling2 tidak sampe 5 - 10 menit timah sudah meleleh.

(ii)Saat timah dijerang diatas api siapkan cetakan berupa daun pisang yg digulung membentuk kerucut, trus letakan di pasir atau tanah dengan posisi tegak dan tidak goyang, masukan lidi ketengah kerucut daun pisang tersebut, nantinya ini untuk lubang timah, kalau bisa siapkan beberapa buah kerucut daun pisang, lidi , dan botol bekas untuk cetakan timah. jadi saat timah sudah mencair bisa langsung dicetak beberapa timah pancing sekaligus. saat dituang kedalam cetakan pegang ujung lidih agar lubang timah benar - benar berada tepat ditengah, setelah selesai diamkan beberapa saat, trus ceburin timah tersebut beserta cetakan daun pisangnya kedalam ember berisi air, setelah dingin cabut lidi perlahan-lahan...jadi dech timah model kerucut.

Jangan diketawain yach emang itu pernah saya lakukan. 



Itulah Proyek pulau Topang Riau

 

Nah untuk yang mau lihat Vidio Youtube-nya Klik Disini

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

34 komentar

o nggak jadi ya Mang, syukur ya, bisa blog-blogan tiap hari...hehehe

Mamang hobi mancing dulu ya?

Kira-kira kapan jadinya projek itu Mang? mana tau ada yang minat pengen kerja di sana...hehehe

Balas

iya mbak saya ndak jadi, ndak ada yang gantiin posisi saya di jakarta *posisi saya di OB jadi yang lain pada ogah.. hehehe

rencananya 3 bulan udah produksi,.. nebeng oven ubi di tungku juga bisa mbak... ehehe

Balas

keren banget mang proyek nya. ^^

Balas

wah kerjanaya beresiko tinggi ya mang, apalagi dengan timah panasnya itu

Balas

waktu SMP saya taunya timah buat nyolder doank mang,hehe..
setelah kuliah jurusan kimia,baru tau lebih jauh soal timah.
good luck mang proyeknya

Balas

aaaaaaaaaaahhhhh panas......... huff huff

#terlalu berlebihan ngebayanginnya :p

Balas

Wihh Mamang Emang Keren Yahh Sampe Sampe Mamang tahu cara Membuat Timah Pancing Itu Kaya Gimana (Y) Keren Dahh Keren Bangett Pokoknya :)
Makasiii dahhh Atas Infonya yahh Mang Infonya Sungguh Sangatt Bermanfatt ^_^

Balas

puyeng juga mas karena saya ndak paham sama perperoyekan begitu, hehe

Balas

iya mas, biasanya kalau pembuatan sudah selesai suka diminta untuk perawatan juga dan dapur ini paling lama 6 bulan terus diperbaiki lagi.

Balas

iya mas kalau sudah produksi peleburannya 24 jam ndak boleh padam tungkunya, kalau padam ya pemanasannya perlu waktu 2 minggu. orang yang bertugas melebur timah biasanya berpakaian levis dan pakai helem penutup muka juga.

Balas

timah banyak peminatnya ya mbak tapi orang kita belum tau mengolahnya.

Balas

heheh mas budy, padahal setelah di praktekan tidak sepanas yang dibayangkan... tim peleburan bergiliran selama 5 mernit sekali... mungkin tidak terasa panasnya karena kebutuhan keluarga juga ... hehehe

Balas

cuma sedikit tau saja sob... kalau peleburan timah ini ndak boleh di kasih tau itu rahasiah perusahaan, dan perusahaan ini berani bersaing dengan PT. Timah .. tapi itu dulu sekarang yang di bangka sudah di tutup dan fokus ke penghijauan lingkungan dengan membuat BANGKA BOTANICAL GARDEN..

Balas

Hehe memang sih ya mbak kalau ini kerjaan para cowok, tapi di tempat saya kerja ada juga loh pengawas/pelaksana cewek, insinyur lagi.. heheh

Balas

Pasti rata-rata cetakan yang dihasilkan dari timah cukup besar juga ya mas.

Balas

proyek besar pasti resiko juga besar...semangat mang

Balas

mamang pintar drawing juga ya? gehehehehe,,,,,,,

Balas

tapi lahan duit ya mang

Balas

saya dulu pernah buat mang ngelbur timah bekas bandul jaring, di lebur model kerucut dan di buat untuk bandul pancing, untuk mancing di laut...

Balas

Kalau bisa bekerja di peleburan timah ini pasti gajinya gedhe ya Master Mamang ^^

Tapi kalau masih jadi karyawan agak berat juga ya, soalnya gambarnya serem ada api-apinya hehe ^^

Balas

itu pulaunya ahok kan mang..?

Balas

kalau kerja di peleburan timah harus menjaga keselamatan juga karena berhubungan dengan api dan timah panas yah mang...

Balas

cetakannya 25 kg per balok, sekali cetak menghasilkan 10 ton x 4 dapur jadi kurang lebih 40 ton per cetak, bahkan penambang pasir warga jual nya ke PT. DKJ karena lebih tinggi harga belinya bila di banding dengan PT Timah (Persero) Tbk

Balas

betul sekali Mbak, sambil kerja ingat yang dirumah... semangat 45 hehe

Balas

pinter sih ndak, cuma ngerti dikit saja Mbak May

Balas

hehehe mungkin begitu hehehe

Balas

nah tuh kan mas agus juga ahli ... kalau saya pakai gandulan perangkap jaring yang di lempar apa namanya ya kalau ndak salah jaring, heurap, kecrik atau porog hehehe

Balas

ya mbak gaji gede tapi resikonya juga gede...

kalau udah jadi karyawan dan kenalalan sama apinya pasti menyenangkan ...aslinya karena tuntutan kebutuhan hidup juga hehehe

Balas

ya mas ini Pulau sebelahnya, kalau ahok di pulau Belitung.. masih satu propinsi juga ding hehehe... saya juga pernah kuli dan dapet proyek di pabrik pasir putihnya ahok di daerah Gunung nayo... wih daerahnya masih serem .. tiap hari harus panggil pawang/dukun hantu penampakan...

Balas

betul sekali mas.. dan perlu di waspadai terhadap percikan air kalau cairan timah kena percikan air bisa meledak - ledak, meskipun kena tetesan keringat.. apalagi kena air banyak, bisa bahaya.

Balas

Saya suka gambarnya yang mbulet bulet gitu di ujungnya Ini menunjukkan sang penulis blog kreatif, Nda kaya saya, Masang gambarnya wis plek gitu, nda dikreasikan. Makanya ujungnya lancip lancip gambarnya hiehiehiehiheiehiehihee

Balas

klo demi asap dapur biar tetap ngebul memang gitu, pak yono. panas dan dahaga meskipun mencekik harus ditahan.

Balas

itu yang cantik pacar Mamang dulu ya?

Balas

heheh iya, kok tau sih mas?

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger