logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Sawah di empat Desa di Pagaden Barat dilarang Nyawah

Assalamu'alaikum..... Sampurasun.... Rampes.. 

Sawah di daerah mamang sebagian tidak boleh di tanam padi dan tanaman lainnya, karena ada pengerukan situ / danau kukulu atau tepatnya danau cijambe yang makin dangkal dan mengkerut bagaikan nenek – nenek yang kedinginan... heheh.

Tentunya sobat sudah pada tahu tentang danau, danau adalah suatu cekungan pada permukaan bumi yang berisi air. Danau dapat memiliki manfaat serta fungsi seperti untuk irigasi pengairan sawah, ternak serta kebun, sebagai objek pariwisata, sebagai PLTA atau pembangkit listrik tenaga air, sebagai tempat usaha perikanan darat, sebagai sumber penyediaan air bagi makhluk hidup sekitar dan juga sebagai pengendali banjir dan erosi.


Situ Cijambe seluas 15 hektare yang berada di Pintu Seng, Kampung Kukulu, Desa Balingbing, Kecamatan Pagaden Barat, sudah mengalami pendangkalan dan penyempitan oleh lahan-lahan pesawahan milik warga, malahan sudah diperjual belikan ... hehehe.

Jurig Cai lagi narsis dulu
 Situ cijambe ini sudah ada pada zaman kolonial belanda ... katanya sob, soalnya mamang ndak ikutan waktu jaman itu heheeh...



Para petani di 4 desa lainnya menginginkan agar situ tersebut di keruk dan perluasan karena lebarnya sekarang makin menyempit dan tidak mampu untuk memenuhi pengairan di 4 desa tersebut, dan sekarang terlaksana pengerukan situ Cijambe , kira kira sudah berlangsung 2 bulanan dengan pengerukan menggunakan alat berat, ndak pakai cangkul, kalau pakai cangkul kapan kelarnya sooob hehehe...

Pasokan air ke pesawahan di 4 Desa, yakni Desa  Bendungan, Mekarwangi, Margahayu  dan Munjul termasuk di sawah mamang hehehe, sudah semakin sedikit dan seuprit. Sementara, pesawahan di empat Desa itu mengandalkan suply air dari situ tersebut. Tapi untungnya mamang sawahnya ada yang dialiri air dari irigasi yang berbeda jadi tetep bisa nyawah 3 kali dalam setahun... keren kan ehheeh, dengan dikeruknya situ ini ada juga sawah mamang yang gagal tidak nyawah, padahal benih padi sudah di semai di pabinihan atau pawinian kata orang sunda mah hehe, eh tahu – tahu ada kabau pengerukan dan perbaikan sasak atau pintu di Situ Cijambe, jadi gagal deh itu semaian terbengkalai dan mati mengering.

Pasokan dan persedian  airnya sekarang jadi berkurang, sehingga demi kepentingan umum dan hajat hidup orang banyak maka sudah selayaknya situ itu, kembali di normalkan lagi. Agar kebutuhan air para petani, bisa kembali terpenuhi dan Situ Cijambe normal kembali, sebab sudah puluhan tahun tidak pernah dipelihara dan dijaga, sehingga para penggarap yang ada dilahan Situ itu, sudah tidak merasa lagi, bahwa lahan yang mereka garap bukan lahan milik pribadi, padahal jelas-jelas lahan itu lahan tanah negara, yang berada dibawah pengawasan PJT II.
 

Warga juga berharap agar penggarap di area situ tersebut rela untuk dinormalisasi kembali, boleh lah dengan adanya ganti rugi kepada penggarap meskipun itu tanah negara hehehe. Demi kepentingan hajat hidup orang banyak, saya yakin jika mereka sadar dan rela, akan menjadi amal ibadah kelak dikemudian hari... Amiin..... .
 

Mang Sartim yang berprofesi sebagai Jurig Cai atau Ulu-ulu mengatakan kepada MangYonoNews... “ situ itu sudah perlu dinormalkan lagi, sehingga daya tampung airnya besar, sehingga pasokan dan persediaan air untuk para petani memadai, dan tidak perlu bergiliran, seperti sekarang ini, kan kasihan tuh digilir – gilir, memangnya cewek apaan heheh” dan dia ternyata bekerja jadi Jurig Cai sudah 11 tahun, jadi tahu persis kondisi situ ini, memang sudah berpuluh-puluh tahun tidak pernah dipelihara dan dijaga kelestariannya, coba lihat saja, lumpurnya sudah dangkal, lahannya semakin sempit, hingga kemampuan untuk menampung air, semakin sedikit kata mang Sartim sang Jurig Cai menuturkan heheh...

Dengan dikeruknya Situ Cijambe serta di perluas dari keadaan sekarang, mudah – mudahan, mamang nyawah di daerah yang dipasok dari situ ini bisa nyawah 3 kali, minimal dua kali lah, jangan seperti saat ini nyawah duakali saja airnya harus dilakukan bergiliran, seperti pemadaman listrik saja hehehe...

Semoga maju dan sejahtra untuk para petani di area Situ Cijambe, denger  - denger malahan ada perusahaan asing dari negara seberang yang mau melakukan nyawah di daerah Subang, luasnya sekitar 5000 hektare... Mudah – mudahan terlaksana ya... tentunya  harga padi  makin setabil dan tidak perlu import beras lagi... betul tidak?...

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

27 komentar

kok danaunya bisa jadi dangkal gitu yah ?? apa karena faktor alam, ?? apa karena manusianya....
mudah mudahan situ cijambe bisa kembali normal setelah dilakukan pengerukan.....
mudah - mudhan situ cijambe dapat dijaga sebaik - baiknya....

Balas

Lah iya, mang pdhal dulu kita dikenal sbg negara agraris...
skg jd negara importis kali ya, hahaha...

selamat pagi, mang.

Balas

semoga pengerukannya lekas selesai ya Mnag...jadi masyarakat bisa nanam padi lagi...

Balas

Mungkin karena faktor X.

Balas

memang nenek2 kalau ga kedinginan kulitnya ga mengkerut ya mang ?? :D

Balas

enak atuh kang kalo punya sawah yang dekat dengan situ,,, sawah sayamah jauh banget,, kalo gk hujan,, ya gk nyawah,,, peling ngebon saja yang gak membutuhkan banyak air

Balas

jurig jariannya keren...

adalah satu ironi kita sering mengecam penjajah belanda sampe melupakan kalo belanda banyak kasih contoh yang bisa kita pelajari. contohnya bangunan belanda yang awet dan bisa berfungsi sampai sekarang. ga kaya bangunan bikinan indonesia raya yang awet rajet anggarannya banyak menguap

Balas

Wah hebat atuh mang kalo nyawahnya bisa setaun 3x mah, pasti stok berasnya ndak berkurang ya mang?

Balas

ya paktor manusia mas, danaunya dibikin sawah sedikit demi sedikit lama - lama danaunya jadi se upritt

Balas

jadi kebalik ya mas... mungkin sekarang petaninya pada jadi pejabat.. heheeh

Balas

mudah - mudahan sesuai rencana dan sekejul ya mbak... supaya saya bisa nyawah di daerah ini hehehe

Balas

iya kang kalau pengen melar dan gemuk bisa direndam pakai minyak tanah eheheh

Balas

iya kang malahan ada yang 1 tahun 3 kali nyawah

Balas

betul mas, kok bisa awet ya, mungkin tepattakarannya ya mas...

tapi sekarang cepet kaya kan hehehe

Balas

iya kang, tapi sekarang banyakan yang hajatan atau syukuran, ngasih beras jadi puyeng sampai 50 kiloan....

Balas

kapan ya mang saya punya sawah :D biar bisa panen 3 kali setahun kaya mang yono :D

Balas

Saya juga sawahnya seuprit kang, tapi cukup buat makan sehari hari dan kondangan

Balas

Kalau danau/situ/waduk sudah dangkal begitu memang harus dikeruk dan di dalam kan lagi kedalamannya agar mampu menampung air lebih banyak lagi untuk irigasi sawah yang ada di sekitarnya. Yah, untuk sementara nyawahnya libur dulu. Kan enak bisa liburan sambil nge-blog hehehe :D

Balas

wah emang enak mang kalu jadi petani. tapi kalu sumber airnya kya gitu pusing juga y mang heheh.

Balas

selain seperti cewek dan listrik, ternyata pengairan sawah juga seperti bola mang.. digilir juga :D

Balas

belanda kan mikirnya kualitas bangunan biar mampu bertahan dalam jangka panjang. kalo kita yang penting jangkapesak sama jangkanungora nya hese mang...

Balas

yang penting sawah yang di rumah bisa dicangkulin kan..?

Balas

wah ada perusahaan asing yang mau nyawah di subang keren banget mang...

Balas

betul sekali... ndak nyawah juga yang penting bisa ngeblog hehe

Balas

iya mas, biar dah 1 kali ndak nyawah, karena pengerukan danau tapi nantinya bisa nyawah 3 kali

Balas

Bola2 salju, by sule.. Aseek.. Tarik mang...

Balas

Iya om, perusahaan asing join dengan perusahaan pribumi subang

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger