Personil Kebersihan Perumahan Kavling POLRI, Jelambar, Jakarta Barat

Personil Kebersihan Perumahan Kavling POLRI, Jelambar, Jakarta Barat 

Sampurasun ... Rampes... Mas inilah Personil Kebersihan Perumahan Kavling POLRI, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, khususnya RT 001 yang sehari-hari mengumpulkan sampah di perumahan tempat saya bekerja, namanya Mas Karjan asli Indramayu yang berduet dengan Kang Sam yang asli Banten , kalo ga pagi, sore menjelang malam di mengambil sampahnya. Di sekitar perumahan ini juga banyak pekerja seperti beliau, katanya sih tiap RT mempunyai pasukan atau personil masing – masing.

Si Mas Karjan ini sudah lama kerja di perumahan Kav. POLRI Blok E khususnya di RT 001, seingat saya pas saya kerja di sini juga dia sudah menjadi pasukan, meskipun dia punya harta Mas yang banyak dan gede ( Mas Karjan hehehe) tapi tetep saja cari sampingan dan menggeser Nasib Bemo Grogol Jakarta Barat atau Tentang Bajaj di Jakarta ..... hehehe. 

Honornya sih diambil dari iuran warga Perumahan (iuran kebersihan tiap bulan)Tapi rata-rata per keluarga kasih 100-ribuan kalo ga salah. Yah bayangin saja berapa honornya per bulan, tapi kata Mas Karjan, dibandingkan dari upah perbulan malahan besar pendapatan dari menjual sampah pelastik, kardus dan barang lain yang di pilih dari sampah tersebut. Kalau ada barang-barang yang bisa dijual kaya koran atau kardus beliau kumpulin. Tapi kalu sampah yang di luar pagar rumah harus beradu cepat dengan pemulung. Mungkin sama upah Admin Blog Mang Yono juga besar sampingan Mas Karjan ... eheheh
 

Personil Kebersihan Perumahan Kavling POLRI
Personil Kebersihan Perumahan Kavling POLRI, Jelambar, Jakarta Barat

Kalau pemulung itu mereka cuma ambil barang-barang yang menurut mereka masih layak dijual, seperti botol plastik dan kardus. Kalau uda mulung, terus sampah itu ga bisa dijual (dijadiin uang) tempat sampah beserta sampahnya ya ditinggal dan cari kadang sampahnya di berantakin hehehe.

Personil Kebersihan Perumahan Kavling POLRI, Jelambar
Mas Karjan

Saya ga bilang pemulung itu ga baik, tapi abang sampah perumahan dan pemulung itu beda. Jadi kenapa pemulung yang mau digaji 2 juta per bulan seperti kabar ini?

“ Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mencetuskan ide agar para pemulung dilibatkan dalam menjaga kebersihan di Ibukota. Rencananya para pemulung akan mendapat gaji Rp2 juta perbulan.
Personil Kebersihan Perumahan Kavling POLRI, Jelambar, Jakarta Barat
Kang Sam - Asli Banten

Pernah mengatakan dalam suatu surat kabar “Kami kasih pemulung dengan gaji tetap. Kalau misal 2.000 orang pemulung saja dikasih Rp2 juta per orang baru Rp48 miliar. Daripada kasih Rp75 miliar ke orang lain tapi tidak bersih. Mereka akan mendapat gaji sambil memulung. Yang dia mau, ambil. Yang mereka tidak mau dikumpulkan ke kita” kata Ahok.

Menurutnya melibatkan para pemulung dalam masalah kebersihan akan menguntungkan kedua belah pihak.

Di sisi lain pemulung mendapatkan sesuatu yang mereka dapatkan untuk dijual sendiri. Sementara sampah yang tidak mereka butuhkan dikumpulkan.

Mas Karjan
Kalau tau lagi di poto malah banyak gaya hahah
Mudah-mudahan ini bisa menjelaskan. Kalau boleh saya kasih pendapat mendingan tukang sampah perumahan digaji cukup, terus ada bonus akhir tahun di samping THR, kalau perumahan tempat mereka kerja bersih dan rapi khan nyaman dan indah juga ya, apalagi akhir - akhir ini Jakarta diguyur salju.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar