Congcorang / Walang Kadung, Binatang Penyembah

Sampurasun ... Rampes

MANGYONO.com –  Congcorang / Walang Kadung, Binatang Penyembah. Orang Sunda sering menyebutnya dengan sebutan congcorang. Kalau orang Jawa sering menyebut dengan sebutan walang kekek atau walang kadung. Dalam bahasa Indonesia menamainnya dengan nama belalang sembah. Karena kaki depannya yang selalu terangkat layaknya menyembah... Hehehe.

Banyak keunikan yang dimiliki walang kadung ini. Ia dapat memutar kepalanya 180 derajat. Tujuannya untuk memantau sekitar dengan dua mata majemuk yang besar dan tiga mata sederhana lainnya yang terletak di sela dua matanya.

Congcorang / Walang Kadung, Walang Keke, Binatang Penyembah
 Congcorang / Walang Kadung, Walang Keke, Binatang Penyembah. Foto jepretan admin

Baca juga Burung Pipit Peking Bersarang Di Pohon Melati Belanda


Warna tubuh jenis belalang ini pun beragam. Ada hijau, kuning atau coklat. Ia lihai berkamuflase pada tanaman dimana mereka tinggal, sehingga makhluk lain tidak menggira keberadaannya.

Congcorang menclok di pohon
 Congcorang menclok di pohon bunga Melati Belanda. Foto jepretan admin
Keberadaan belalang sembah masih mudah didapati diarea kebun dan sawah atau taman depan rumah. Tetapi untuk wilayah kota yang telah dipadati manusia dan gedung - gedung, belalang ini sangat sulit ditemui.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar