Siduru sambil ngeblog dan nunggu nasi mateng

Sampurasun ... Rampes.

MANGYONO.com - Meskipun dirumah memakai heater (pemanas) central... #Haha gaya.  Tapi dokter memberikan saran, utuk memakai pemanas natural saja yaitu dengan membakar kayu diperapian (fire place) atau di hawu. Bahkan pemanas yang dihasilkan dari pembakaran kayu ini katanya bagus sekali apabila di bandingkan heater, bahkan ada sebagian orang yang  alergi terhadap pemanas gas yang secara terus menerus....

Duduk didepan perapian (fireplace) alias Siduru depan hawu untuk menghangatkan badan. Kebetulan dirumah saya ini kalau memasak nasi dan lauk - pauknya menggunakan tungku hawu, dan dapur saya ini terletak dekat leuit ( lumbung padi ), dapurnya pun terbuka alias gak pakai dinding ... hehehe. Cuma sekarang saya tidak usah ngarorotek dulu, karena mertua yang ngarorotek.

FOTO: Admin sedang siduru depan tungku hawu.
 FOTO: Admin sedang siduru depan tungku hawu.

Hawu: tungku orang Sunda yang terbuat dari tanah liat atau tumpukan batu bata ada juga yang terbuat dari semen tahan api dan menyatu dengan lantai dapur.

Siduru: istilah bahasa Sunda untuk cara menghangatkan badan dengan mendekatkan telapak tangan yang terbuka ke arah api.

Ngarorotek : Istilah bahasa sunda untuk mencari kayu bakar di kebun, hutan.
Ngeblogpun sambil siduru dan ngopi ...  nunggu nasi mateng juga ... hehehe.

Baca juga : Menghangatkan badan depan tungku hawu
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar