Skip to main content

Kuliah itu pilihan, bukan paksaan

Kuliah itu pilihan, bukan paksaan

Anjuran dalam menuntut ilmu bisa kita temukan dimana saja, seperti kutipan kata mutiara, motivator, puisi, cerita inspirasi dan lain-lain. Bahkan Baginda Rasulullah SAW pernah bersabda 

" Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat.". 


Menempuh jenjang pendidikan lanjutan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta memang impian semua pelajar yang benar-benar serius dan bersungguh-sungguh dalam menimba ilmu pengetahuan.

Setelah pengumuman kelulusan di Sekolah Menengah Atas, bagi yang lulus akan akan gencar dan sibuk kesana-kemari menggali informasi seputar penerimaan Mahasiswa/i baru di setiap perguruan tinggi.

Kuliah itu pilihan, bukan paksaan
Ilustrasi : Kuliah itu pilihan, bukan paksaan by Wiki Pebrianto


Dalam hal ini, akan banyak yang mengikuti program SNMPTN, SBMPTN dan Bidik Misi karena memang sangat dianjurkan sebagai alternatif pertama untuk bisa bergabung dengan kampus impiannya.
Banyak opini berpendapat bahwa menjadi seorang Mahasiswa/i merupakan suatu kebanggaan. Seorang mahasiswa itu biasanya memiliki daya intelektual yang besar, punya wawasan yang luas dan berbicara layaknya tutur seseorang yang berpendidikan cukup tinggi.

Menurut saya hal diatas memang ada benarnya. Karena setelah seseorang lulus kuliah dan menyandang gelar Akademik, maka akan menjadi sumber daya manusia yang potensial pada bidangnya, produktif dalam menciptakan terobosan baru, mampu menerbitkan ide dan gagasan yang brilian, mempunyai skill atau keahlian dan siap tempur ke dunia kerja.

Tapi Menurut saya bukan berarti orang yang tidak kuliah akan tertinggal jauh pula. Karena tidak sedikit juga yang berpendapat bahwa kuliah hanya akan menunda Startup kesuksesan yang sebenarnya bisa dimulai sejak tamat SMA.
Kenapa saya katakan menunda ?

Kuliah itu paling cepat 3 tahun, jika seseorang tidak kuliah dan langsung memulai wirausahanya sendiri sejak tamat SMA, dengan metode serta langkah yang benar, maka 3 tahun kedepannya, kemungkinan besar dia sudah bisa meraup profit bahkan membantu kehidupan keluarganya.

Banyak contoh-contoh orang besar yang bisa menjadi inspirator bagi kita semua, misalnya Bill Gates (CEO Microsoft), Mark Zuckerberg (CEO Facebook) dan Steve Jobs (CEO Apple). Mereka tidak pernah menyelesaikan studi kuliahnya.

Bayangkan lagi, jika pada saat itu mereka melanjutkan perkuliahannya, mungkin kita tidak akan pernah mengenal yang namanya Microsoft, Facebook dan IPhone.

Tapi apa yang kita lihat sekarang ? siapa yang tidak kenal mereka ?
Coba renungi kalimat yang pernah diuangkapkan Bill Gates pada dunia ini :

" Saya gagal dalam beberapa mata kuliah saat ujian, tetapi teman saya berhasil. Sekarang dia sudah jadi insinyur dan punya posisi penting di perusahaan Microsoft, dan saya-lah pemilik Microsoft itu sendiri. ".

PENUTUP
Tujuan saya membuat artikel ini hanya opini dan sebatas menyampaikan isi kepala saja, bukan berarti saya mengajak ataupun mempengaruhi para pembaca untuk kuliah atau tidak kuliah, saya bukan profokator, hanya saja mencoba untuk menjalankan yang namanya Demokratif.
...................................


Biografi Penulis :
Nama    : Wiki Pebrianto
Alamat : Jl. Adinegara No. 10, Padang, Sumatera Barat
Profesi : Mahasiswa angkatan 2014 di Perguruan Tinggi Negeri Politeknik ATI Padang  dengan jurusan Manajemen Industri.

Blog          :  lobanggelap.blogspot.co.id
Facebook   :  Wiki Pebrianto
Google+    :   Ky Cules


Tulisan dari Wiki Pebrianto di blog ini :
Ada-ada saja format iklan online di Indonesia
Kuliah itu pilihan, bukan paksaan
Uniknya Angkot di Kota Padang


********* 
"Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik. Kirimkan tulisan anda ke e-mail (blogmangyono@gmail.com)."  
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Comments
0 Comments