logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Kenapa Padi jenis IR 42 lebih mahal dari padi lain dan padi ketan?.

Kenapa Padi jenis IR 42 lebih mahal dari padi lain dan padi ketan?.

Ada email masuk dari sahabat pembaca setia blog ini... Mau saya jawab via email, eh dia menyarankan “Mang, jawabanya di postingan blog aja ya...”. Ya, sudah saya tulis dipostingan aja sesuai permintaan pelanggan ... Hehehe. Baca Padi Sawah IR - 42 (1980) jenis padi pera

Sebenarnya saya ini bukan ahli dibidang pertanian tetapi saya Pakar-nya... Eh, maksudnya Pak Karyono .... Hahaha.

Kenapa Padi jenis IR 42 lebih mahal dari padi lain dan padi ketan?.

Ok, langsung saja ya.... Email dari sahabat pembaca setia blog saya ini mengajukan pertanyaan seputar padi..... 

“Mang, kenapa padi jenis IR 42 harganya lebih mahal dari jenis padi lain atau padi ketan?”.

Jawaban saya sih begini...
Padi jenis IR 42 harganya mahal, karena jarang ditanam oleh petani,

Kenapa jarang ditanam petani?...

Pertama :
Karena Umur penanaman sampai panen 135-145 hari

Kedua :
Beras ini jika dimasak nasinya tidak pulen, namun pera sehingga cocok untuk keperluan khusus seperti untuk nasi goreng, nasi uduk, ketupat dan lain sebagainya. Biasanya harganya relatif lebih mahal daripada IR 64 karena beras ini jarang ditanam oleh petani.... karena umur padinya itu loh 135-145 hari.

Asal tau aja ya : 
Padi jenis ini sudah 36 tahunan lebih yaitu padi yang dilepas pada tahun 1980. Padi jenis ini baik ditanam di lahan sawah irigasi, pasang surut dan rawa... jadi senengnya tempat yang berair... hehehe. Orang Minang biasanya lebih menyukai rasa nasi yang agak berderai / pera. Makanya orang Minang lebih suka pada beras IR-42. Baca Padi Sawah IR - 42 (1980) jenis padi pera


Baca juga : 
Inilah Tanaman Padi Ketan di Kabupaten Subang. 
Nyawah yuk ... 3 minggu lagi air mengalir ke sawah di Pagaden Barat 
Teknik penyemaian padi petani Pagaden Barat, Subang



Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

7 komentar

oh begitu ya kang, padi itu/ beras IR-42 bisa mahal karena jarang ditanam, tapi saya baru tahu ini loh. kok yang dimakan dirumah tahu beras IR-42.darimana ya kang?

Balas

Waw saya baru tuh tu kang, IR itu singkatan dari apa ya kang ?

Balas

Betul.. bisa dibedakan dari bentuknya ... Hehehe

Balas

Padi IR adalah sebutan untuk bibit padi yang merupakan hasil persilangan antara padi peta dari Indonesia dan padi jenis lain dari Filipina.

Di namakan padi IR karena di hasilkan dari penelitian oleh jawatan penelitian padi internasional (IRRI di Los Banos Filipina.

Balas

Oh jadi begitu begitu ya mang alasannya ternyata memang begitu, ahi hi hi.
Tapi kalau saya mah kalau beli beras yang murah saja dan yang paling penting tidak berbahaya dan terbuat dari plastik karena akan sangat berbahaya untuk tubuh apabila dikonsumsi.

Balas

Bagus sekali ulasannya, sangat bermanfaat.
salam kenal ya dari Willova

Balas

pantes aja mahal soalnya jarang di tanam dan juga membutuhkan waktu yg sangat lama sekali ya kang

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger