Cara membuat Kolecer dari bambu atau kayu

Sampurasun .. Rampes ..

Blog Mang Yono.  Mendengar kata “Kolecer”, mungkin sebagian orang agak asing atau aneh. Betapa tidak, Kolecer ini bisa dikatakan sebuah alat atau instrumen yang terbuat dari bahan sederhana yang intinya adalah sebuah baling-baling kayu atau bambu yang akan berputar jika tertiup angin dan biasanya mengeluarkan suara yang mendengung keras atau mengeluarkan suara gesekan antara rumah / barungbung atau surumbung dengan AS-nya. Sebelumnya saya sudah pernah menulis tentang kolecer ini pada postingan Kolecer sebagai pengusir burung Pipit di sawah

Biasanya Kolecer di panjer pada musim kemarau yang lebih panjang dan tiupan angin yang kencang, Dulu waktu saya masih kecil banyak orang yang membuat dan  manjer Kolecer, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa bahkan aki-aki turut berlomba memiliki alat ini. 

Cara membuat Kolecer dari bambu atau kayu

Benda yang menyerupai kincir angin ini pada awalnya merupakan suatu budaya dalam masa-masa panen. Dimana pemilik kolecer dengan suara terbesar sebagai penanda datangnya musim panen akan mendapatkan bagian yang besar dari hasil panen tersebut. berbeda dengan sekarang. Saat ini permainan tradisional yang terbuat dari bambu atau kayu jati dan membentuk seperti baling-baling besar  ini lebih digunakan sebagai alat permainan tradisional yang biasanya berada di atap setiap rumah atau dimainkan oleh anak-anak kecil ketika angin lumayan kencang.

Cara pembuatan kolecer yang saya ketahui adalah sebagai berikut.
Pertama siapkan bahan - bahan yang diperlukan, yaitu :

(1). Bambu untuk badan sekitar 50 Cm dan bambu untuk tiang kolecer sepanjang kira-kira 5 - 10 Meter, ukuran bambu tiang lebih kecil dari ukuran bambu Badan, ini nantinya bambu untuk tiang dimasukan ke bambu untuk badan.

(2). Kayu Jati, sebagai bahan dasar Kolecer atau kincirnya / baling-baling.

(3). Beberapa aksesoris injuk atau tali rapia, atau barangbang kelapa / pelepah kelapa yang masih ada daunnya

(4). batang kayu jati kira-kira berdiameter 3-4 cm
Paku.

(5). Bambu untuk ekor kolecer, kalau memakai barangbang kelapa tidak usah memakai bambu ini.

Langkah kedua, adalah membuat kolecer dengan menggunakan kayu Jati atau bisa juga kayu lain, tapi lebih bagusan kayu Jati ding hehehe.

(1). Serut  sedikit demi sedkit sampai berbentuk pipih dan tengahnya di buat agar tebal dan dibuat lubang  berbentuk kotak.

(2). Kemudian serut bagian samping sampai membentuk seperti baling-baing pesawat, kemudian cari bambu untuk barungbung / surumbung kira-kira berdiameter 1 -2 cm dan bambunya harus tebal, boleh bambu betung atau bambu apa saja yang kulitnya tebal dan potong sekitar 5 – 8 Cm, buat kotak pada ujung bambu tersebut kira – kira panjangnya 2 Cm.

(3). Kemudian bambu  yang sudah dibuat kotak pada ujungnya tersebut di masukkan ke kotak atau pangkal profelernya dan buat sekuat mungkin.

(4). Langkah selanjutnyauntuk pembuatan badannya 
Share:

Burung Pipit Peking Bersarang Di Pohon Melati Belanda

Sampurasun .. Rampes ..

Blog Mang Yono. Lagi – lagi burung pipit bersarang di bunga Melati Belanda di taman mungil saya, setelah saya intip ternyata sudah ada anakannya dengan jumlah 6 ekor, tapi ada yang berbeda pada pipit yang satu ini, orang – orang pada menyebutnya ini jenis burung pipit peking, setelah saya Googling ternyata burung pipit peking ini mempunyai nama ilmiah Lonchura punctulata, tapi masih satu kerabat dengan burung pipit jawa, yang waktu itu saya pernah posting juga pada postingan Bunga Melati Belanda sangat disukai burung Pipit untuk membuat sarang.

Perbedaan burung pipit peking  dan burung pipit jawa atau burung pipit bondol ( pipit haji ), yang membedakannya yaitu burung pipit peking bulunya berbintik - bintik pada bulu dadanya.

Burung pipit peking bersarang di pohon bunga Melati Belanda
Burung pipit peking bulunya berbintik - bintik pada bulu dadanya.

Silahkan baca juga : Halaman Rindang Dan Berbunga, Burung Datang Dan Bersarang.


Dalam bahasa Inggris disebut Scaly-breasted Munia dan dalam bahasa daerah saya sendiri di sebut piit peking atau piit cenil.

Burung pipit peking jenis makanannya sama dengan burung pipit lainnya yaitu burung pemakan biji - bijian terutama padi, gandum dan biji-biji rumput liar, tapi bukan biji yang lain seperti biji salak, kedondong atau biji nangka, kalau biji salak enaknya dibuat kolak biji salak hehehe. 

Burung pipit peking bersarang di pohon Melati Belanda

Silahkan baca juga : Cerita berburu telur burung Pipit, Anak burung, Sarang burung pipit

Burung pipit peking membuat sarang di pohon-pohon yang lumayan tinggi, terutama pohon pinang di pinggiran sawah atau sungai, tapi sering juga terlihat membuat sarang di pohon -pohon palem sekitar taman-taman perkotaan, Burung gandum dan biji-biji rumput liar bisa mengahsailkan telur 4 - 6 butir yang berwarna putih dan akan di erami selama 14 hari. Dan setelah 25 - 28 hari anak-anaknya mulai belajar terbang dan mencari makan sendiri.

Anak Burung pipit pekin. Poto By Mang Yono
Anak Burung pipit pekin. Poto By Mang Yono

Akan tetapi selama 7 - 10 hari setelah keluar dan masih belajar terbang,sang induk akan tetap menyuapinya, sebelum mereka betul - betul mandiri dalam mencari makanan.
Anak Burung pipit pekin ada 6 ekor. Poto By Mang Yono
Anak Burung pipit pekin ada 6 ekor. Poto By Mang Yono

Seperti halnya pipit jawa, burung pipit peking pun di anggap sebagai hama oleh para petani. Walaupun oleh para petani di anggap sebagai hama, namun sangat di sayangkan jika burung ini sampai hilang dari alam kasihan anak cucu kita tidak tahu burung pipit peking. Walau di pandang sebagai hama oleh para petani, burung pipit peking ini, tetapi jika di rawat secara telaten niscaya burung ini akan sangat menarik dan sangat cocok untuk di coba.

Di Pohon Melati Belanda Ini Burung Pipit Peking Bersarang. Poto By Mang Yono
Di Pohon Melati Belanda Ini Burung Pipit Peking Bersarang. Poto By Mang Yono


Silahkan baca juga : Pentingnya menanam Tumbuhan yang dapat memikat Burung

Untuk memelihara burung pipit peking ini sangat mudah dan menyenangkan
adapun supaya burung dapat beradaptasi dengan kita,sebaiknya carilah burung yang masih dalam sarang untuk pemberian pakan bisa dengan beras yang telah di haluskan

Cara pembuatan makanan dari beras, yaitu dengan cara merendam beras terlebih dahulu, hal ini dimaksudkan agar beras lebih mudah dihaluskan dan dicampur air sedikit.
Alternatif lainnya bisa juga di berikan bubur bayi rasa beras merah yang banyak di jual di toko-toko

Untuk pemberian makannya dengan menggunakan lidi atau juga pipet. Hal ini sudah pernah saya buktikan dulu waktu saya masih keci, kalau sekarang rasanya gak mungkin deh, karena saya jarang di Kampung dan kerjanya suka berpindah – pindah.

Setelah burung pipit ini dewasa kita lepas saja ke alam liar untuk mencari makan sendiri,

Mereka tak mau terbang jauh, walaupun mereka terbang agak jauh,,mereka kembali lagi ke sangkarnya sungguh menyenangkan bukan? Sampai akhirnya mereka membuat sarang lagi di taman kita. 

Silahkan baca juga : Cerita Burung pipit dan buku catatan Ayah

Share:

Apa pendapat Anda tentang Anak bandel dan tidak bisa diam

Sampurasun .. Rampes ..

Blog Mang Yono. Sebagai orang tua, tentu Anda - andini sangat kewalahan menghadapi anak yang bandel dan tidak bisa diam, bahkan sangat susah diatur. Jika ditinggal sebentar saja, anak sudah membuat berantakan seisi rumah seperti kapal pecah, rumah pecah, pokonya barang yang mudah pecah – pecahan hehehe. 

Kadang Anda - andini pun dibuat berdebar - debar tak menentu, saat anak bermain-main dengan barang-barang yang mudah pecah dan membahayakan dirinya, seperti bermain gelas, piring dan botol yang terbuat dari kaca tapi barang yang tidak mudak pecah juga kadang berbahaya seperti kulkas, lemari, Tipi, nanti kalau sudah usil malah barang tersebut dilemparnya keluar ( kuat ndak ya hehehe). Bahkan, kadangkala anak suka berlompat-lompatan di atas kursi, tempat tidur tanpa diketahui naiknya kapan.

Apa pendapat Anda tentang Anak bandel dan tidak bisa diam
Gigin sedang makan, pas saya jepret kebetulan lagi lungguh

Silahkan baca juga : Selamat tingal Flek Paru - paru selamat datang Usil dan Bandel

Seperti anak saya ini, kalau ditinggal sebentar dan melihat air di dekatnya, entah itu air di gelas langsung dah ada yang nyemplung ke air tersebut, kadang Remot Tv, Remot parabola, dan remot AC. Kalau remot AC gak pernah ding, karena saya khan tidak memakai AC hehehe. Pernah suatu hari Anak saya yang Sulung “ Gugum “ sedang mainan Notebook, lagi asik asiknya adiknya “ Gigin “ menghampiri kakaknya, kakaknya pergi untuk ngambil camilan, saya sih gak begitu memperhatika karena sedang asik ngeblog juga, dan saya pikir juga “ ah, gak mungkin tuh masa Notebook di cemplungkan ke gelas” eh taunya tuh gelas berisi air diguyurkan ke Notebook, sampai sekarang masih di bengkel  .... ckckck.

Perilaku anak yang bandel dan tidak bisa diam ini oleh sebahagian orang tua, ada yang menganggap lumrah dan remeh. Sebab, mereka menganggap masalah itu hal biasa terjadi pada masa anak-anak dan akan menghilang seiring dengan perkembangan usia anak, mungkin dulunya dia juga seumuran segitu bandelnya minta ampun, berarti kelakuan anak anda adalah kelakuan warisan dari orang tuannya ya heheheh. 

Seperti kata sesepuh 
"Buah kelapa tak akan jatuh jauh dari pohonnya, kalau tidak hanyut ke sungai "

Menurut para mastah – mastah diluaran sana, Anak menjadi bandel dan tidak bisa diam, ini menggambarkan bagaimana anak bereaksi terhadap lingkungan di mana anak berada. Reaksi atau perilaku anak itu dipengaruhi oleh sikap emosi anak dalam merespon rangsangan dari lingkungannya.
Share:

Kolecer sebagai pengusir burung Pipit di sawah

Sampurasun .. Rampes ..

Blog Mang Yono. Kalau Anda – andini mungkin ada yang belum tahu tentang Kolecer ( bahasa sunda ), tapi kalau sudah berkunjung ke Subang Jawa Barat, Pasti deh tahu hehehe.

Kolecer ( bahasa sunda ) merupakan sebuah mainan atau alat yang berupa kincir angin, baling-baling terbuat dari kayu jati dan ditopang oleh bambu. Untuk memutarkan Kolecer dengan maksimal dibutuhkan angin yang besar, sehingga terkadang bunyi dari putara tersebut bagaikan deru mesin pesawat terbang, ramainya kolecer tergantung cuaca atau musim yang mendukung. 

Silahkan Baca juga :  Liburan Ke Sawah Wisata Murah Meriah

 

Kolecer sebagai pengusir burung Pipit di sawah
Kolecer dipanjer di petak sawah. Poto by Mang Yono

Banyak warga di daerah subang yang memasang kolecer di sawah, pekarangan rumah. Apabila angin sedang besar maka terdengar gemuruh dari baling-baling tersebu. Ukuran baling-baling sekitar 1 meter hingga lebih dari 6 meter. Berbicara mengenai kincir angin tradisional. Kalau Negara Belanda terkenal dengan kincir anginnya sehingga mendapat julukan negeri kicir angin. Maka dengan banyaknya kolecer yang tersebar di Kabupaten Subang, sudah sepantasnya Subang juga dijuluki “Subang Kota Kolecer”.

Silahkan Baca juga : Tips Berlibur Dan Wisata Ke Sawah
Tetapi seiring dengan perkembangan zaman sampai saat ini, mainan tradisional tersebut sudah mulai tergerus arus modernisasi, kolecer yang ada sekarang tidak banyak atau sudah tidak lagi ramai seperti tahun-tahun pas saya masih kecil. Semoga saja kolecer  tetap ada menjadi salah satu warisan budaya kita, bila perlu dikembangkan menjadi salah satu tujuan wisata yang menyenangkan dengan membangun desa kolecer yang tentunya akan membantu masyarakat setempat.

Bagi para petani, Kolecer akan sangat bermanfaat digunakan saat padi mulai menguning. Kolecer – kolecer tersebut digunakan sebagai pengusir burung pipit. Biasanya kolecer tersebut dipasang atau dipanjer di petakan sawah, satu petak sawah memerlukan satu kolecer, jadi kalau 20 petak sawah  memerlukan 20 Kolecer hehehe.

Nah untuk cara membuat kolecer silahkan baca dipostingan selanjutnya tentang Cara membuat Kolecer dari bambu atau kayu

Share:

Jaman sudah canggih, Jaman dunia digital dan internet

Sampurasun .... Rampes ...

Blog Mang Yono. Saya adalah seorang Ayah yang mempunyai 2 (dua) anak umur 12 dan 1 (satu) anak balita yang berusia 2 Tahun. Untuk seorang ayah yang gaptek dan gak ngerti apa itu dunia internet. Yang saya tau cuma facebook, itupun karena jaman sekarang orang diseluruh dunia sudah tak asing lagi dengan facebook yang bisa diakses di ponsel tentunya. mau tahu akun pfacebook saya silahkan ya berkunjung ke akun facebook Mang Yono

Berawal dari facebook inilah saya mengenal Blog, ada yang ngesare diinbok memberi link yang menuju ke Blog-nya dan akhirnya saya terjun dn membuat Blog Mang Yono. Jaman sekarang semua orang sudah tau dunia internet, jadi saya juga gak mau ketinggalan heheheh.

Jaman sudah canggih, serba dunia digital dan internet
Gigin sedang putar lagu di Notebook

Silahkan baca juga : Selamat tingal Flek Paru - paru selamat datang Usil dan Bandel

Bahkan jaman dunia Digital sekarang ini, semuanya serba internet, termasuk mengasuh / momong anak balita saja memakai Gadget.  Meskipun pengasuh dengan gadget bukan berbentuk seorang 'mbak' yang sibuk mondar-mandir kesana kemari mengikuti anak yang diasuhnya hehehe. Seperti yang dilakukan saya ini, liburan sekarang ini saya lebih banyak momong anak daripada main ngeblogg.

Gadget yang tak bernyawa ini hanya bisa bersuara bila diaktifkan, namun siapa sangka keberadaannya mampu 'membius' sebagian anak saat ini. Mulai dari bermain games, nonton film, online (chatting, browsing, aktif di jejaring sosial serta download),  malahan saya dengan anak kecil saja kalah dalam urusan internetan hehehe. Dan mulailah bermunculan pro dan kontra dari orang tua .

Saya tidak bermaksud mengkonfrontir para orangtua yang berbeda pendapat terhadap gadget. Saya hanya ingin, orangtua bisa bersikap lebih bijak terhadap keberadaan gadget di tengah tumbuh kembang anak saat ini. Karena tak bisa dipungkiri, mau atau tidak, suka atau tidak, bahkan punya atau tidak, lambat laun anak-anak akan mengenal gadget. Kalaupun bukan dari orangtuanya, bisa jadi dari sanak saudara, teman atau tetangga yang memilikinya.

Anak – anak sekarang sudah banyak yang  keranjingan pada gadget untuk 2 poin: Menonton film dan bermain games. Dia sudah bisa menyalakan laptop/notebook dan hafal di mana letak folder film dan games favoritnya. Tapi harusnya para orang tua mulai mengawasi dan memantau si anak termasuk memantau dari segi waktu, misalnya jam berapa dia bisa berinternet, berapa lama atau saat sudah melakukan kegiatan wajib tertentu misalnya saja dia cuma boleh berinternet kalau sudah shalat atau sesaat sebelum tidur siang.
Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah ( 2014 )

Sampurasun .. Rampes ..

Blog Mang Yono. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1435 Hijriyah ( 28 Juli 2014 ). Saya +Yono Karyono selaku admin blog pribadi saya yaitu, Blog Mang Yono mengucapkan Mohon maaf lahir dan batin, bila ada salah dalam penulisan artikel mohon dimaafkan ya.

Saya juga mohon maaf lahir batin, bila dalam blogwalking dan berkomentar ada yang kurang srek di hati mohon dimaafkan...

Makan ketupat di kursi makan.
jangan lupa kuah lontongnya.
Mumpung hari ini hari lebaran
Mohon maafkan segala kesalahan.

Silahkan baca juga : Tentang Saya ( Mang Yono )

Buah nangka buah jambu
Buah rambutan mudah lekang
Maafkan atas segala dosa dosaku
Kita sambut lebarang dengan Riang.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1435 Hijriyah ( 28 Juli 2014 ) .
Share:

Tukar Rantang tradisi unik menjelang Lebaran di Subang

Sampurasun .... Rampes ....

Blog Mang Yono. Tiap - tiap daerah memiliki keunikan sendiri dalam menyambut lebaran, seperti di Kecamatan Pagaden Barat, kabupaten Subang terdapat tradisi tukar rantang atau biasa disebut dengan NGANTEURAN. Tradisi ini biasa dilakukan 1 atau 2 hari sebelum lebaran.

Tradisi yang sudah turun temurun ini sangat dinanti warga sekitar, termasuk saya juga yang tinggal di Kampung Gardu, Desa Bendungan, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Indonesia heheh, yang melakukan tradisi tukar rantang pada hari Minggu tanggal 27 Juli 2014. tukar rantang yaitu saling tukar makanan atau masakan yang disimpan, dimasukan atau memakai wadah rantang susun, Tradisi ini sudah turun temurun dari nenek moyang daerah sini, mungkin ini merupakan tradisi Kabupaten Subang ya?. Mungkin didaerah lain tradisi ini sudah tidak ada lagi atau hilang bahkan mungkin tidak pernah ada hehehe.

Tukar Rantang tradisi unik menjelang Lebaran di Kabupaten Subang

Silahkan baca juga : Tukar rantang Tradisi menjelang Lebaran di Subang


Pagi – pagi sekali para ibu – ibu sudah mulai memasak rendang, lodeh dan pelengkap lainnya dari mulai membuat bumbu, mengolah masakan sampai memasukan masakan ke rantang - rantang tukar rantang ke kerabat. Seperti terlihat di poto ini istri saya dan saya sibuk membuat bumbu, ini pembuatan bumbu dilakukan dengan manual yaitu mengiris sampai menulek bumbu tidak dilakukan dengan mesin, katanya cara ini paling siip dan mempunyai keunikan sendiri hehehe.
Membuat bumbu untuk memasak rendang dan lodeh
Membuat bumbu untuk memasak rendang dan lodeh dengan manual
Untuk masakan rendang keluarga saya memilih 2 macam daging yaitu daging ayam kampung 3 Kg dan daging sapi 3 Kg, meskipun harga daging agak mahal, ya gak apa lah ini kan dilakukan setahun sekali hehehe.
Memasak rendang daging ayam pakai tungku
Memasak rendang daging ayam pakai tungku
Untuk memasak daging ayam dan daging sapi pun dilakukan dengan dua model memasak, kalau daging ayam memasaknya menggunakan tungku kayu sedangkan daging sapi memasaknya menggunakan kompor Gas dan menggunakan panci pelunak daging dan tulang ( Panci Presto) hehehe. Tentunya tempatnya juga berbeda yang satu diluar yang satulagi didapur hehehe.
Memasak rendang daging sapi pakai kompor gas
Memasak rendang daging sapi pakai kompor gas
Dan pembagian tugas pun dilakukan, istri saya memasak diluar dibantu Gugum anak saya yang sulung, sedangkan saya kebagian masak daging sapi di dapur, sambil momong Gigin ( 2 Tahun ) anak saya yang kecil. Untuk tugas saya sih agak gampang – gampang susah hehehe, gampangnya tinggal nyalakan kompor memberi bumbu pada daging sapi dan tunggu deh sampai sirine berbunyi heheheh. Nah, untuk susahnya saya masak sambil momong Gigin yang tidak bisa diam, walau anteng dengan chanel tv yang dia gonta ganti, harus diliahtin juga kalau meleng sedikit dan ada air didekatnya, pasti dah remot tv nyelem ke dalam air hehehe.


Memasak rendang daging sapi pakai panci pelunak
Memasak rendang daging sapi pakai panci presto

Dalam tradisi tukar rantang ini ada kebiasaan yang perlu diketahui dan ada perbedaan antara memberi kepada kerabat dan tetangga. Yaitu tukar rantang kepada kerabat yang umurnya  lebih tua, tukar rantang berisi lengkap seperti nasi, Rendang, opor, sayur lodeh dan lain - lain. 

Sedangkan hantaran ke tetangga, rantang isinya lebih sederhana, yaitu nasi lengkap lauk pauknya, ini dilakukan istrisaya sambil membawa anak saya “Gigin “ hehehe.

Kebiasaan orang yang diberi hantaran rantang akan membalas hantaran pada hari yang sama atau hari berikutnya. Tentu saja isinya sama, nasi lengkap dengan lauk-pauk. Tradisi tukar rantang harus selalu dilestarikan karena selain bersedekah makanan, tradisi ini untuk memperetat tali silaturrahim antar kerabat dan tentangga.



Dalam tradisi tukar rantang ini ada keunikan, yaitu adanya amplop yang berisi uang yang disisipkan atau diberikan langsung kepada si anak pengirim rantang. Termasuk anak saya Gugum dan Gigin yang melakukan tradisi tukar rantang pada hari Minggu, satu hari menjelang lebaran, kerabat dan saudara saya memang agak jauh, bahkan ada yang di luar kecamatan, yaitu di Desa Sindang Sari, Kecamatan Cikaum, tapi masih satu Kabupaten hehehe. Gugum melakukan tukar rantang ke kerabat yang jauh sedangkan Gigin dan mamahnya melakukan tukar rantang ke kerabat atau tetangga yang dekat.

Untuk isi amplop beragam, mulai dari Rp 10.000 sampai dengan  Rp 50.000 atau pun Rp 100.000, tergantung pada kemampuan dan keikhlasan si pemberi. Setelah melakukan tukar rantang si anak biasanya berkumpul dan masing – masing menghitung jumlah uang yang didapat pada tukar rantang dengan senang.

Silahkan baca juga :  Tradisi Tukar Rantang Keluarga mamang di Subang
Share:

Tips Berlibur Dan Wisata Ke Sawah

Sampurasun .... Rampes ....

Blog Mang Yono.  Ini Cerita Hari Sabtu kemarin 26/07/2014, Saya menyempatkan pergi kesawah, tapi tidak membawa cangkul dan alat lainnya heheh, Cuma sekedar ingin melihat apakah padi disawah saya ini sudah menuning apa belum hehehe, saya pergi sendirian tanpa ditemani keluarga ataupun anak saya, kebetulan hari juga sudah sore karena saya sebelumnya iseng mencangkok pohon Jeruk Bali, disawah memang suasananya sejuk dan bebas dari polusi, ya sambil menikmati cuaca yang sejuk dan segar... Berrr.... sambil berlari – lari kecil... wow segar .. hehehe.

Jarak dari Rumah saya ke sawah lumayan deket sekitar 500 Meter. Dengan cukup berjalan kaki jadi bisa sambil ngabuburit.

Liburan Ke Sawah Wisata Murah Meriah

Setelah bekerja di Jakarta dan aktipitas sehari – hari pikiran menjdi lelah, bisa – bisa otak akan tekor, nanti isi ulangnya dimana coba hehehe. Jenuh dan ingin beristirahat. Kalau dipaksakan terus, ujung ujungnya bisa berdampak stress. Maka dari itu, kita harus menyisihkan sebagian waktu kita untuk berekreasi atau refressing meskipun hanya pergi kesawah. Rekreasi atau refressing ini bertujuan untuk menghindari otak stress dan membuat otak rilex.... Betul tidak?.

Tips Berlibur Dan Wisata Ke Sawah


Banyak pilihan tempat yang bisa kita pilih untuk melepaskan kejenuhan dan kepenatan. Salahsatunya dengan pergi ke sawah.

Ini saya kasih tips yang bisa digunakan dalam perencanaan rekreasi yang murah meriah. 

Wisata Ke Sawah sambil melihat tanaman padi

(1). Pilihkan objek terjangkau. Baik tenaga maupun waktu. Sawah menjadi alternatif yang gampang dan menyenangkan apalagi sawah sendiri, ya sambil memetik buah timun hasil tanaman sendiri ataupun memetik lalapan.

Untuk orang Kota yang jarang pergi kesawah, lakukanlah pergi ke sawah saat pagi hari, jika pergi di siang hari kulit kita bisa berubah warna. Saat pagi, udara di daerah persawahan cukup segar. Warna hijau daun padi bisa membuat mata sehat dan mententramkan hati. Tapi saya khan bolak – balik ke sawah terus, jadi gak apa lah pergi disore hari juga, khan saya memang pengen hitam hehehe.

(2). Jangan pakai sandal jepit. Kalau memakai sandal jepit, bisa - bisa sandal tersebut putus ketika kaki kita terbenam lumpur atau malah ketinggalan didalam lumpur hehehe. Pakai sepatu bot lebih aman walaupun kaki terbenam dalam umpur. Tapi akan lebih baik telanjang kaki biar bisa merasakan keadaan tanah.

(3). Jangan lupa bawa makanan dan tikar. Sambil menikmati pemandangan alam kita bisa sambil makan dan minum kalau lalapan sepertinya banyak di sawah, jadi jangan bawa lalapan dari rumah hehehe.

(4).Dilarang buang sampah sembarangan. Hal ini merusak pemandangan dan merusak kehidupan tumbuhan yang berhabitat disana.

Kita bisa mengabadikan kenangan itu dengan berfoto. Jepret ... jepret !
Share:

Cara Mencangkok Pohon Jeruk Bali Ala Mang Yono

Sampurasun .... Rampes ....

Blog Mang Yono.  Meskipun pada postingan sebelumnya saya pernah menulis tentang Memperbanyak tanaman dengan cara mencangkok, gak apa dah ini untuk memperjelas biar tambah jelas, sekalian penyegaran dengan poto – poto hasil jepretan terbaru saya hehehe.

Kebetulan saya hari Sabtu tanggal 26 Juli 2014 ini sedikit senggang, sambil ngabuburit  juga, saya iseng – iseng mencangkok pohon Jeruk Bali di belakang rumah saya. Tidak tanggung – tanggung keisengan saya ini mencangkok pohon jeruk bali sebanyak 5 buah hehehe. Seperti pada poto dibawah ini.

Cara Mencangkok Pohon Jeruk Bali Ala Mang Yono
Cangkokan Jeruk Bali saya jumlahnya ada 5 Bh

Nah, bagi Anda yang ingin tahu, atau sekedar ingin mengetahui cara mencangkok Pohon Jeruk Bali, silahkan dilanjutkan membacanya.
 

Siapkan alat - alat dan bahan yang diperkukan : 

Alat - alat dan bahan yang diperkukan
Alat - alat dan bahan yang diperkukan

1. Satu buah pisau,  pisau tersebut harus bersih  bila perlu dicuci dulu dan diasah, jangan menggunakan pisau yang bekas untuk mengiris bawang, cabai, terasi dan lainnya.


2. Tali rapia secukupnya, kira – kira panjangnya 20 Cm, tiap cangkokan memerlukan 3 tali, yaitu diujung Bawah – tengah – ujung Atas.


3.  Sabut kelapa, ijuk, gedebong pisang, tapi saya biasanya menggunakan plastik  karena lebih mudah dan praktis.


4. Tanah yang agak basah, kalau kering bisa dicampur dengan air.


5. Air untuk membasahi tanah dan cuci tangan

Nah, Setelah peralatan yang diperukan untuk mencangkok pohon jeruk bali lengkap, mari kita lanjutkan untuk cara pencangkokannya

Cara mencangkok Pohon Jeruk bali kerja:

 
1. Pertama – tama carilah dahan yang tidak terlalu besar atau terlalu kecil kira – kira sebesar ibu jari,   dan posisi dahan gampang dijangkau, usahakan mencari dahan yang tegak dan tidak ada buahnya. Ukurlah dari batang pohon kira - kira satu jengkal jangan terlalu mepet. Seperti Poto 1.


Pengupasan kulit batang kira - kira 20 Cm dari dahan
Poto 1 . by Mang Yono

Kupaslah kulit dahan yang akan dicangkok sekelilingnya dengan panjang kupasan ± 8 cm, untuk pengupasan biar lebih mudah yaitu melakukan geratan sekeliling pada batang bawah dan batang atas. Biasanya pohon Jeruk bali gampang sekali dikupas, dan kulitnya gampang dilepaskan dari batangnya.
Seperti Poto 2 .


Poto 2. by Mang Yono
Poto 2. by Mang Yono

2. Setelah selesai dikupas kulitnya , keriklah lendir / cambium dengan perlahan dan hati – hati, usahakan pengerikan cambium / lendir batang dilakukan dengan satu arah, yaitu  dari arah bawah ke atas jangan bolak – balik, karena sesuai pengalaman saya kalau pengerikan cambium / lendir batang dengan bolak – balik, pencangkokan akan gagal dan tidak tumbuh akar. Seperti Poto 3 .


Poto 3. by Mang Yono
Poto 3. by Mang Yono


Setelah pengerikan kambium selesai, rapihkan bagian atas kerikan, usahakan dengan hati – hati, jangan sampai merobek kulit bagian atas. Seperti
Poto 4 .


Poto 4. by Mang Yono
Poto 4. by Mang Yono

3.  Tutuplah hasil kupasan dengan tanah, bila tanah terlalu kering, bisa ditambahkan air, tujuannya supaya tanah tersebut bisa menempel pada batang pohon Jeruk bali. Perlu diingat juga, dalam proses penempelan tanah jangan menggunakan alat lain seperti sendok tanaman, apalagi menggunakan cangkul hehehe. Penempelan tanah dilakukan dengan tangan langsung, kalau yang alergi pada tanah silahkan menggunakan sarung tangan hehehe .

Seperti Poto 5.

Poto 5. by Mang Yono
Poto 5. by Mang Yono


Sambil ditekan – tekan tanah tersebut dibentuk opal dan aga meruncing ke bagian ujunga, pembentukan tanah ini bertujuan untuk memudahkan pembungkusan / penutupan tanah.
Seperti Poto 6.


Poto 6. by Mang Yono
Poto 6. by Mang Yono

4. Selanjutnya apabila penempelan tanah sudah selesai, bungkuslah tanah dengan plastic, lalu ikat kedua ujungnya dan tambahkan ikatan di tengah agar tanah tidak jatuh, selanjutnya proses pelubangan dibagian atas dan bawah dengan menggunakan lidi , paku atau benda lain yang bisa untuk melubangi pembungkus tersebut, pelubangan pada pembungkus cangkokan bertujuan  untuk memudahkan air masuk dan keluar.
Seperti Poto 7.


Poto 7 . by Mang Yono
Poto 7 . by Mang Yono

Untuk langkah terakhir, siramlah cangkokan – cangkokan yang masih baru tersebut. Lakukan penyiraman rutin paling sedikit seminggu sekali dan lihat, teliti cangkokan. Apabila kering, segera disiram dengan  melalui lubang bagian atas cangkokan. 


Biasanya akar akan tumbuh pada  3 - 8 minggu kemudian, tergantung jenis tanaman yang kita cangkok. 


Silahkan baca juga : Cara Menyambung tanaman dan stek satu mata
Share:

Blog Gado - gado juga bisa mendaftar dan menjadi publisher Google Adsense

Sampurasun .... 

Blog Mang Yono. Google AdSense merupakan situs yang menyediakan program Pay Per Click (PPC). Situs ini merupakan layanan dari Google. Ini saya tulis karena banyak temen dari dunia maya yang inbox ke akun Facebook saya, menghubungi saya melalui   Contact Us menanyakan Syarat dan ketentuan mendaftar Google Adsense, padahal saya juga masih baru di Google Adsense. 

Ya sudah, saya tuliskan aja disini, ini sesuai yang saya ketahui loh, apabila ada yang kurang mohon di maklumi dan dimaafkan ya.

Blog Gado - gado juga bisa mendaftar dan menjadi publisher Google Adsense
Blog Gado - gado juga bisa mendaftar dan menjadi 
publisher Google Adsense




Baca juga : 

Dengan menjadi Publisher Google AdSense, kita akan memperoleh penghasilan dari konten online yang ada di blog kita meskipun blog kita gado – gado, seperti blog saya ini, malah orang bank mengira Blog Mang Yono ini adalah Blog penyedia dan menjual Gado – gado online hehehe.

Silahkan baca juga : Cara Mencairkan Uang Google Adsense via WU di Bank Danamon

Setelah mendaptar ke Google Adsense dan disetujui oleh pihak Google AdsenseKita, kita wajib memasang script iklan Google AdSense di blog kita. Kalau script iklannya tidak kita pasang, terus pengunjung blog kita mau klik apa coba?, Hehehe. Apabila iklan di blog kita di klik oleh visitor atau pengunjung blog kita, maka kita akan memperoleh penghasilan. Nominal angka per klik juga beragam yakni antara $ 0.01 sampai $ 0.1 USD per kliknya, terus kita berdoa semoga banyak yang klik iklan kita perharinya. Saya juga tadinya gak percaya loh pada blog Gado – gado saya ini, kok bisa blog ngasal seperti blog saya ini mendapatkan $ 3 sampai $8 perharinya, bahkan lebih dari itu, tapi itu waktu blog saya inibelum di subdomain, sekarang agak minim pendapatannya sejak tanggal 1 Juli 2014 blog saya ini di subdomain menjadi www.mangyono.com, mungkin visitor atau pengunjung saya masih minim ya, Global Rank-nya juga masih di angka 700.000-an sedangkan Rank Indonesia masih di 6.000-an, ya sudah biarkan saja air mengalir sampai jauh hehehe.

 Apabila penghasilan kita sudah mencapai minimal payout pada bulan yang lalu, yaitu  $ 100 USD, maka kita akan dibayar via Western Union Quickcash atau cek. Seperti Google Adsense saya ini via Western Union Quickcash, meskipun baru 3 bulan berturut – turut mendapatkan kiriman dari Google Adsense dengan jumlah yang melebihi  minimal payout $ 100 USD bahkan ada yang sampai berlipat – lipat dari itu hehehe. Seperti pada tanggal 23 Juli 2014 saya mendapatkan email dari Tim penagihan Google Adsense yang isinya seperti di poto ini.

Silahkan baca juga : Cerita perjalanan mendapatkan uang dari Google Adsense


email dari Tim penagihan Google Adsense
Email dari TIM Penagihan Google

Untuk menjadi Publisher Google AdSense tidaklah mudah, ada berbagai syarat dan ketentuan yang harus kita penuhi. Dan tidak sedikit dari webmaster (pengelola blog) yang belum bisa mendaftar Google AdSense atau bahkan yang sudah  menjadi Publisher Google AdSense  dan mau Payout malah kena baned.

Syarat Untuk Mendaftar Google AdSense yang saya ketahui yaitu:
(i) Yang paling utama yaitu kita harus mempunyai sebuah blog. Bisa dari Blogger atau bisa juga dari Platform yang. Atau kita memasangnya di Vidio Youtub kita.

(ii). Yang kedua kita harus mempunyai E-mail dari Gmail. Karena nantinya akan digunakan untuk mendaftar Google AdSense karena email yang selain Gmail tidak bisa untuk mendaftar ke Google adsense.

(iii). Blog yang didaftarkan berupa Konten blog yaitu berupa artikel, foto, video tidak berupa konten yang bersifat dewasa atau por+nografi, ke2rasan, atau menjual atau iklan obat – obat terlarang, iklan roko dan masih banyak lagi.

(iv). Pastikan bahwa anda sudah berumur 18 tahun lebih. Ini sepertinya terlihat sepele, namun tidak sedikit para blogger yang tidak diterima oleh Google AdSense dengan alasan ini, yakni umur mereka kurang dari 18 tahun dan sudah mempunyai KTP atau sejenisnya. 

Silahkan baca juga : Cuma 10 Menit terima Uang Via Western Union lewat Bank Danamon

Mungkin masih banyak lagi sarat dan ketentuannya, tapi silahkan anda cari sendiri deh tentang sarat dan ketentuan dari Google adsense atau sobat bisa menambahkan di kotak komentar hehehe. 

Silahkan baca juga : Cara menemukan MTCN atau NOMOR PEMBAYARAN di Akun Google Adsense


Baca juga pembayaran bualanan Google Adsense saya dari tahun 2014 sampai dengan tahun ini:
Pembayaran Google Adsense tahun 2014 
Gaji Pertama Dari Google Adsense Bulan Mei 2014
Pembayaran Google Adsense Bulan Juni 2014.
Pembayaran Google Adsense Bulan Juli 2014.
Pembayaran Google Adsense Bulan Agustus 2014.
Pembayaran Google Adsense Bulan September 2014.
Pembayaran Google Adsense Bulan Oktober 2014.
Mencairkan Google Adsense Bulan November 2014
Mencairkan Google Adsense Bulan Desember 2014

Pembayaran Google Adsense tahun 2015
Pembayaran Google Adsense Bulan Juli 2017
Pembayaran Google Adsense Bulan Agustus 2017



Share: